Berita Terbaru

Tuesday, September 8, 2015

Dampak kemarau, kebakaran lahan terus terjadi di Manado
by donwu - 0

Dinas Damkar saat memadamkan api yang membakar
alang-alang dan pepohonan di Kampung Langowan, 
Tingkulu, Selasa (8/9/2015) siang.(foto: iwan/sk)
MANADO, SwaraManado.com- Musim kemarau panjang yang sampai saat ini masih mendera hampir di seluruh wilayah Indonesia, menyebabkan beberapa daerah mengalami kebakaran yang diakibatkan cuaca panas yang ekstrim. Tidak terkecuali di wilayah Sulut khususnya di Manado, terdapat beberapa titik yang mengalami kebakaran alang-alang dan pepohonan.
Seperti yang terpantau Swara Kita di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Selasa (8/9) siang kemarin sekira pukul 13.00 Wita, masih ada beberapa titik di Lingkungan V tepatnya di Kampung Langowan, yang mengalami kebakaran pepohonan dan alang-alang yang coba dipadamkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Manado. Namun karena medan yang berbukit-bukit susah dijangkau sehingga menyulitkan.
Lurah Tingkulu Maxi Wullur yang saat itu berada di lokasi kebakaran memantau kondisi lahan mengatakan kalau lahan-lahan yang terbakar itu milik pribadi masyarakat. “Para pemilik lahan ini belum peduli atau tidak memanfaatkan lahan-lahan kosong ini, sehingga saat datang musim kemarau seperti ini memudahkan terjadinya kebakaran,” ujarnya. Dikatakannya, diperkirakan lahan-lahan yang terbakar di beberapa titik lokasi di Tingkulu ini mencapai 3 hektar. Dan meminta warga untuk tidak menganggap remeh kebakaran seperti ini, karena alang-alang yang sudah kering dan terbakar cepat merambat.
Wullur pun menghimbau agar masyarakat pemilik lahan memperhatikan lahan mereka. “Kami selaku pemerintah yang ada di Kelurahan Tingkulu menghimbau bagi masyarakat yang memiliki lahan agar supaya diperhatikan lahan-lahan yang dibiarkan dan tidak dimanfaatkan ini,” imbaunya. Dirinya juga berharap kepada para pemilik lahan untuk dapat memperhatikan dan mengolah lahan mereka, kemudian dipercayakan kepada siapa dan dibersihkan. “Maka kami menyampaikan kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi kebakarana agar bisa memadamkan secara manual,” pungkas Wullur.(wan)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment