Berita Terbaru

Wednesday, September 16, 2015

BLH kecewa Indomaret tebang pohon di Ranotana
by donwu - 0

Pemkot Manado tak menyangka Indomaret nekat 
menebang pohon peneduh di depan gerainya di Ranotana.
MANADO, SwaraManado.com- Pemkot Manado kaget sejumlah pohon peneduh di pinggir jalan yang berada tepat di depan gerai Indomaret Ranotana di ruas jalan Sam Ratulangi, Ranotana, diduga ditebang secara sepihak oleh pihak Indomaret. (Baca: Indomaret nekat tebang pohon di Ranotana http://www.swaramanado-online.com/2015/09/indomaret-nekat-tebang-pohon-peneduh-di.html )

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Manado, Heri Saptono, yang dimintai keterangannya sangat kecewa dengan kasus ini. “Saya merasa kecewa dengan perlakukan Indomaret, karena sudah menebang pohon. Sedangkan pohon ini tidak mengganggu di bibir jalan, apalagi pohon ini sudah berusia lama,” ujar dia saat ditemui SwaraManado.com (Swara Kita Group) di kantornya, di Tikala Kumaraka, Rabu (16/9/2015) sore.
Saptono mengatakan pihaknya juga sudah memberikan surat teguran kepada pihak Indomaret terkait hal tersebut. “Saya sudah memberikan teguran kepada Indomart dan sudah menyurat kepada Bagian Perekomonian. Untuk izin bahwa Indomaret harus menyertakan juga surat pernyataan bahwa dia tidak akan menebang pohon. Bukan seenaknya mereka datang di sini terus main potong pohon-pohon,” tuturnya.
Lanjut Saptono, seharusnya pihak Indomaret melapor kepada BLH jika ingin menebang. “Minimal mereka memberikan info kepada BLH, maka kami akan mengkajai bawah pohon ini layak di tebang atau tidak. Kalau masih bagus tidak mungkin kami akan menebang. Malahan kami akan memangkas, jika sudah mengganggu listrik yang ada,” terangnya.
Saptono juga meminta agar Indomaret melakukan gerakan penanaman pohon kembali. “Jadi saya minta kepada Indomaret memberikan gerakan  menanam bibit pohon yang banyak. Karena Indomart sudah salah melakukan penebangan pohon tanpa ijin. Jadi saya sudah sempat menegur staf dinas kebersihan, karena nakal karena tidak ada informasi, langsung menebang pohon. Kalau pohon itu membahayakan, tentu kami akan menindaklanjutkan. Jadi intinya mereka tidak ada konfirmasi,” ujarnya.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Kadis Bertam) Julieses Oehlers saat dihubungi via telepon juga mengatakan tidak mengetahui tentang penebangan pohon tersebut. “Saya tidak tahu kalau ada pohon yang ditebang secara sepihak oleh pihak tertentu,” ujarnya.(wan/pra)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment