Berita Terbaru

Sunday, September 6, 2015

“Banyak perilaku saat ini saling menjatuhkan”
by donwu - 0

Walikota Manado GS Vicky Lumentut didoakan secara 
khusus oleh pendeta dan pelayan khusus GMIM 
Gunung Ararat Buha, Minggu (6/9/2015).(foto: ist)
Walikota Maando GSVL beribadah di GMIM Gunung Ararat Buha dan GMIM Kinamang Kaiwatu

MANADO, SwaraManado.com- Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) menyampaikan terima kasih kepada warga Manado atas terjaganya kondisi Manado yang aman dan nyaman, sehingga investasi di kota ini berkembang pesat dengan datangnya investor untuk menanamkan modalnya. "Terima kasih saya atas nama Pemkota Maando kepada masyarakat yang ikut menjaga kota ini sehingga dalam kondisi yang relatif aman, sehingga para investor mau untuk datang ke kota kita ini dan menanamkan modalnya," ujar GSVL memberikan sambutan saat menghadiri ibadah syukur HUT ke-11 Jemaat GMIM Gunung Ararat Buha, Kecamatan Mapanget, Minggu (6/9/2015) siang.
Menurutnya, investasi yang ditanamkan di Manado akan berdampak baik bagi perekonomian kota ini. Dimana, akan pula menyerap tenaga kerja lokal yang lebih banyak. "Saya juga bersyukur jika di Manado banyak datang investor. Ini sangat berdampak pada meningkatnya perekonomian di kota ini. Juga berdampak pula pada penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih banyak sehingga mengurangi angka pengangguran," kata GSVL, seraya mencontohkan dimulainya pembangunan Monaco Bay di kawasan boulevard dengan investasi mencapai lebih dari Rp6 triliun.
Kemudian kepada jemaat GMIM Gunung Ararat, Walikota berharap terus menjadi jemaat yang mandiri dan berkembang. "Selamat kepada jemaat GMIM Gunung Ararat, semoga tetap menjadi jemaat yang mandiri serta terus berkembang menjadi kesaksian bagi banyak orang," ujar Walikota.
Ibadah yang dipimpin Sekretaris Departemen Fungsional BMPS GMIM Pdt Jimmy Matheos MTeol, mengangkat tema sentral GMIM minggu berjalan dengan tema “Gereja yang Peduli, Beribadah dan Hidup dalam Ketekunan”, dalam bahan Alkitab Ibrani 10:19–39. Dikatakannya, Gereja adalah persekutuan orang percaya, yang dipanggil dari dalam kegelapan masuk ke dalam terang Yesus Kristus supaya dapat hidup sebagai anak-anak Allah, yang bersekutu, bersaksi dan melayani bagi dunia, untuk hormat dan kemu-liaan nama Tuhan. Gereja hanya dapat disebut gereja jika melakukan aspek-aspek ini.
“Tetapi harus diakui bahwa untuk mewujudkan hal-hal  tersebut tidaklah mudah. Karena dalam realita akibat ilmu pengetahuan dan teknologi serta berbagai kesenangan maupun tekanan dan masalah hidup, semakin banyak warga gereja yang mengabaikan persekutuan, kesaksian dan pelayanan gereja. Banyak perilaku yang tidak saling peduli satu sama lain bahkan saling menjatuhkan. Tak sedikit yang menjauhkan diri dari persekutuan-persekutuan, karena lebih suka hidup sendiri untuk menikmati berbagai kenikmatan dunia, sehingga mengabaikan hidup yang beribadah kepada Tuhan. Itulah sebabnya tidak heran jika warga gereja tak dapat menunjukkan identitas, integritas dan jati dirinya dengan baik di dalam dunia ini. Akibatnya banyak yang terombang-ambing, tidak tahan uji bahkan menjadi murtad,” ujarnya.
Di hari yang sama di jam berbeda, Walikota GSVL juga mengikuti ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Kinamang Kaiwatu Mapanget, yang dipimpin Sekretaris BPMS GMIM Pdt Hendry Runtuwene MTh, sekaligus meresmikan Aula Serbaguna jemaat setempat.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment