Berita Terbaru

Thursday, September 17, 2015

Aktivitas Karangetang meningkat, warga Kola-Kola harus dievakuasi
by donwu - 0

Aktivitas Gunung Api Karangetang di Pulau
Siau terus meningkat, seperti terpantau 
Kamis (17/9/2015) .(foto: stenly/sk)
ULU SIAU, SwaraManado.com- Akibat meningkatnya aktivitas Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, maka Pemkab Sitaro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang merekomendasikan agar warga Dusun Kola-Kola Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur (Sitim) untuk segera meninggalkan pemukiman. "Kami sudah menyurat serta menyampaikan secara langsung kepada warga agar turun dan tidak menetap di rumah," ujar Camat Sitim Drs W Pangulimang, Kamis (17/9/2015).
Terkait dengan adanya penolakan warga untuk dievakuasi, Pangulimang juga turut menyayangkan perilaku warga tersebut. "Memang ada sebanyak 8 (delapan) orang yang tidak mau turun, dan sudah banyak cara yang dilakukan agar supaya mereka turun. Namun yang terpenting kami sudah lakukan tugas dengan maksimal, dan kalaupun warga tidak mau turun itu urusan mereka, meskipun sebenarnya kami mengharapkan agar mereka bisa mengungsi untuk menghindari hal-hal yang tidak diiinginkan," tandas Pangulimang.
Sementara itu Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang Siau Didi Dina ST mengatakan, guguran awan panas terus terjadi pada Rabu (16/9/2015) lalu ada sebanyak 24 kali luncuran awan panas dengan arah Kali Batuawang. "Luncuran awan panas terjadi dari ujung leleran lava pijar dengan dengan jarak luncur masih sama yakni 500 sampai 1000 meter," jelas Didi.
Diketahui, saat ini status Gunung Api Karangetang masih berada pada level Siaga. Sementara aktifitas guguran awan panas terus mengalami peningkatan, dengan jarak luncur guguran lava pijar dari puncak ke ujung lelehan sekitar 2500 meter ke Kali Batuawang, Kali Kahetang 2000 meter, Kali Keting 1700, dan sesekali ke Kali Batang 1000 meter.(sga)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment