Berita Terbaru

Saturday, August 22, 2015

Walikota Manado ajak Pramuka jadi pelopor integritas
by donwu - 0

Walikota Manado, GS Vicky Lumentut.(ist)
MANADO, SwaraManado.com- Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) menyampaikan harapan di peringatan hari pramuka yang ke-54 tahun 2015 ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan peran dan sumbangsih gerakan pramuka bagi bangsa dan negara, terutama dalam membangun tunas-tunas muda agar memiliki watak, agar memiliki kepribadian, agar memiliki karakter, agar memiliki jati dari sebagai tunas-tunas muda yang kokoh.
“’Pramuka garda terdepan pelaku perubahan dalam pembentukan karakter kaum muda’. Tema ini sangat tepat dengan semangat dan tekad kita bersama untuk mewujudkan amanat cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Cita-cita kemerdekaan adalah membangun manusia Indonesia yang merdeka jiwanya dan merdeka juga raganya,” ujar Walikota GSVL yang diwakili Asisten I Joshua Pangkerego saat menjadi inspektur upacara pada acara puncak Hari Pramuka ke-54 tahun 2015, yang digelar Gerakan Pramuka Kwarcab Manado, Sabtu (22/8/2015) sore di Lapangan Sparta Tikala, Manado.
Untuk itu, lanjut dia, membangun suatu bangsa bukan semata-mata pembangunan fisik atau raganya, namun sesungguhnya adalah membangun jiwa bangsa. Bahkan keberlangsungan hidup kita sebagai suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan kita semua menjaga jiwa bangsa menjaga karakter bangsa. Bangsa yang berkarakter, bangsa yang berkepribadian, tidak akan mudah terombang-ambingkan di tengah-tengah samudera perubahan zaman. Itulah pentingnya gerakan pramuka menjadi bagian terdepan dari gerakan perubahan dalam pembentukan karakter bangsa,” ujar Pangkerego di hadapkan puluhan Pembina dan Kakak-Kakak Pramuka dan ratusan Pramuka se-Manado, mulai dari SD, SMP, hingga tingkat SMA.
Dikatakannya, sebagai garda terdepan gerakan perubahan, gerakan pramuka harus menjadi teladan, menjadi contoh bagi perubahan mentalitas bangsa. Gerakan pramuka harus menjadi pelopor perwujudan nilai-nilai integritas, nilai-nilai kesantunan, nilai-nilai tata krama, nilai-nilai budaya saling menghargai, nilai-nilai etos kerja, dan semangat gotong royong. “Lakukan perubahan mulai dari lingkungan terdekat Saudara-saudara sekalian. Ajak teman-teman, para sahabat yang lain untuk bergabung dalam gerakan perubahan ini. Buktikan bahwa perubahan itu nyata dan bisa dilakukan, bisa dilakukan oleh siapa siapa saja, setiap anak bangsa,” terang Pangkerego.
Dirinya juga memotivasi bahwa Pramuka harus menjadi contoh pembawa mentalitas yang optimis bukan justru ikut-ikutan lembek dan pesimis. Dirinya yakin langkah-langkah perubahan untuk membangun jiwa bangsa ini akan menjadi besar dan memperbesar apabila di sokong oleh seluruh rakyat Indonesia. “Saya berharap gerakan pramuka menggunakan momentum peringatan ulang tahun ke-54 ini untuk mengevaluasi diri, sejauhmana pramuka sudah betul-betul menjadi gerakan yang keberadaannya dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sejauhmana kiprah dan sumbangsih dirasakan ikut mewarnai watak dan kepribadian anak-anak bangsa,” tandas Pangkerego.
Pemerintah pun mendorong dilakukannya revitalisasi gerakan pramuka. “Untuk melakukan revitalisasi dibutuhkan kerja keras kita bersama, bukan hanya menjadikan gerakan pramuka bagian terpenting pendidikan karakter bangsa dalam sistem pendidikan nasional, namun juga perlu dilakukan langkah-langkah terobosan, langkah-langkah inovasi agar gerakan pramuka tetap diminati, agar gerakan pramuka tetap disukai, agar gerakan pramuka tetap relevan di mata generasi muda. Sangat sulit membayangkan gerakan pramuka bisa menjadi garda terdepan perubahan tanpa keterlibatan dan digerakkan oleh anak-anak muda. Untuk itu, saya berpesan kwarnas gerakan pramuka, kwarda gerakan pramuka, terus menerus memikirkan cara-cara yang kreatif untuk membuat adik-adik kita, anak-anak kita mencintai pramuka,” ujar Pangkerego, seraya mengucapkan salam pramuka, yang diikuti dengan tepuk pramuka.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment