Berita Terbaru

Wednesday, August 19, 2015

Walikota Manado ajak guru diskusi soal dana sertifikasi dan TTP
by donwu - 0

Walikota GS Vicky Lumentut berdiskusi dengan 
para guru se-Manado, Rabu (19/8/2015) siang.(foto: ist)
GSVL: Jangan nanti di luar sana ada yang sebarkan isu kita so pake itu doi”

MANADO, SwaraManado.com- Masalah pembayaran kesejahteraan guru seperti dana sertifikasi dan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) yang dinilai belum maksimal dan menjadi keluhan para guru di Manado selama ini, segera teratasi. Pasalnya, Rabu (19/8/2015) siang, Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) sendiri yang mengajak para guru untuk berdialog. Dimana dalam dialog terbuka tersebut, Walikota GSVL meminta masukan dari para Oemar Bakrie—julukan para guru—untuk mencarikan solusi bersama.
Dikatakan Walikota, belakangan ini marak keluhan dan tudingan miring seputar kesejahteraan atau hak para guru yang belum maksimal disalurkan, sehingga dirinya mengambil inisiatif berdiskusi dengan guru untuk mengetahui unek-unek para guru, supaya tidak ada yang simpang siur. “Ini semua agar mengetahui persis apa yang menjadi aspirasi kalangan guru, mari jangan malu dan sungkan menyampaikan keluhan yang ada,” ujar GSVL kepada para guru.
Dikatakan mantan birokrat handal ini, dari diskusi ini bisa ditemukan titik terang kenapa sampai hal tersebut terjadi. “Mungkin baik pihak Diknas dan Badan Keuangan yang lamban atau lalai mengurus berkas guru yang ada, atau mungkin ada pemahaman yang tidak diketahui pihak guru seputar aturan dan mekanisme penerimaan dana sertifikasi dan TTP tersebut,” tegasnya.
Jangan nanti, lanjut GSVL, beredar isu bahwa dirinya sudah memakai uang yang menjadi haknya guru. “Jadi mari torang bicarakan secara terbuka, jangan nantinya di luar sana ada yang sebarkan isu Walikota GS Vicky Lumentut so pake itu doi atau hak guru. Tidak ada uang sesen-pun saat ini, yang bisa dipermainkan atau diambil. So banyak instansi berwenang seperti BPK, KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian yang mengawasinya. Jadi tidak sembarang ambil hak orang itu sama saja kebablasan alias bunuh diri," tukas Walikota GSVL.
Para guru pun mengapresiasi langkah bijak yang dilakukan Walikota. “Dengan adanya diskusi terbuka seperti ini, kita bisa tahu bersama dimana kendala sehingga dana sertifikasi dan TPP lambat disalurkan. Sebab diakui beredar isu tidak baik yang dihembuskan oknum-oknum tak bertanggungjawab terkait masalah ini. Dengan demikian, kami mendapatkan pencerahan soal masalah ini,” ucap sejumlah guru.
Hadir mendampingi Walikota GSVL dalam diskusi bersama para guru ini, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Corry Tendean, dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPK-BMD) Manarsar Panjaitan.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment