Berita Terbaru

Wednesday, August 26, 2015

Walikota GSVL lepas 147 jemaah calon haji Manado 2015
by donwu - 0

Walikota GS Vicky Lumentut bersama Ketua TP-PKK Manado 
menyerahkan secara simbolis kelengkapan administrasi 
berupa visa dan lainnya pada jemaah calon haji.(foto: donny/sk)
MANADO, SwaraManado.com- Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) didampingi Ketua TP-PKK Manado Prof Paula Runtuwene dan Asisten II Pemkot Manado Rum Usulu, melapas 147 jemaah calon haji Manado tahun 2015, dalam acara yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jl Balaikota Tikala, Rabu (26/8/2015) sore. Diketahui, jemaah calon haji asal Manado dan Sulut secara menyeluruh akan diterbangkan ke Arab Saudi melalui Embarkasi Balikpapan.
Walikota GSVL berharap agar jalon jemaah haji bisa menjalankan ibadah ini dengan baik, supaya sekembalinya di Manado dapat memberikan perubahan baik dari manusiannya juga untuk sumbangsih pembangunan. “Saya berharap ibadah ini dijalankan sebaik-baiknya, supaya betul-betul membawa perubahan dalam pola pikir maupun tingkah laku kearah yang jauh lebih baik. Dengan menjadi insan yang lebih religious,” ujarnya.
Dirinya juga mendoakan agar jemaah calon haji bisa berangkat dan pulang dengan selamat, dan membawa haji mabrur. “Kami mendoakan kalian, dan juga saya berharap kalian mendoakan kami yang ada di Manado. Selain itu, doakan juga supaya saya boleh menjemput nantinya di Balikpapan begitu tiba dari menunaikan ibadah haji. Saya hanya sempat melepas, dan tidak bisa mengantar ke bandara, tetapi doakan saya bisa menjemput,” kata GSVL yang disambut aplaus para calon jemaah haji.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Manado H Lilik Hasmanah SAG MSi berujar, memasuki musim haji tahun 2015, pihaknya meminta jemaah calon haji memperhatikan beberapa hal agar proses ibadah haji dapat berjalan lancar. Dia mengatakan, calon jamaah memiliki kewajiban untuk memperlajari tata urutan ibadah haji dan menghapal doa-doa yang diperlukan. "Ini bisa dilakukan melalui buku yang sudah distribusikan ke seluruh Indonesia. Untuk menghapal doa juga bisa lewat audio bagi yang tidak gaptek. Jadi upload doa tawaf dan syai dan dengarkan," ujar Lilik.
Selain itu, calon jamaah haji diminta untuk memperhatikan kondisi kesehatan fisik dengan melakukan konsultasi dengan petugas kesehatan. Ini dikarenakan proses ibadah haji menuntut kesehatan fisik. Khususnya untuk risiko tinggi (risti) dan lanjut usia (lansia). Calon jamaah diminta juga untuk mempersiapkan air saat melakukan ibadah karena suhu di Arab Saudi. “Saya ingatkan kepada jemaah haji soal soal cuaca. Dimana khususnya untuk saat ini di Arab Saudi, cuaca siang hari suhu panas 45 derajat celcius dan malam hari 38 derajat celcius. Karena itu kita siapkan mental dan kesebaran kita. Kemudian kesehatan harus dijaga, kita tetap menjalankan ibadah puasa tanpa menggangu kesehatan,” ujarnya, seraya melanjutkan, calon jamaah harus untuk mengikuti proses bimbingan yang dilakukan petugas haji. Sehingga dapat memahami apa yang harus dilakukan di minah dan Arafah.
Sementara itu Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Manado KH Mashar Kihontoa SAG menerangkan kepada para calon haji, bahwa ada tiga kecerdasan yang harus dimiliki supaya mencapai haji yang mabrur. “Ada tiga kecerdasan bila bapak/ibu calon haji menginginkan hal yang baik atau mabrur, dan bangsa ini akan lebih maju, khususnya di Manado, apabila 3 kecerdasan ini ditanamkan dalam diri kita masing-masing. Tiga kecerdasan itu adalah kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual,” ujar dia.
Usai memberikan sambutan, Walikota GSVL bersama Ketua TP-PKK Manado didampingi Kakanwil Kemenag Manado, Ketua MUI Manado, dan legislator Manado Fatmah Abubakar, menyerahkan kelengkapan administrasi berupa visa dan lainnya kepada calon jemaah haji, yang secara simbolis diberikan kepada calon haji tertua yakni Bapak Fakih Ismanto (80 tahun) warga Kelurahan Titiwungen Selatan, dan kepada calon termuda yakni Ibu Firdaus Badjeber (27 tahun) warga Kelurahan Ketang Baru.(pra)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment