Berita Terbaru

Friday, August 28, 2015

Gubernur SHS dukung konsep Manado Kota Cerdas gagasan GSVL
by donwu - 0

Gubernur Sulut SH Sarundajang dan 
Walikota Manado GS Vicky Lumentut.(foto: swarakita)
MANADO, SwaraManado.com- Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang (SHS) memuji keberhasilan Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) yang mampu mendatangkan investor masuk ke Ibukota Provinsi Sulut ini. Bahkan kata SHS, dirinya mendukung konsep Manado Kota Cerdas yang digagas Walikota GSVL untuk kemajuan daerah. Salah satunya dengan masukknya investasi Group Lippo (PT Lippo Karawaci Tbk) untuk berinvestasi di Manado.
Dengan hadirnya investor berkalas ini di Manado, maka dipastikan kedepan akan banyak manfaatnya bagi Manado, antara lain perekonomian akan tumbuh cepat, apalagi akan menyedot tenaga kerja yang tidak sedikir. “Konsep mewujudkan Manado Kota Cerdas sudah dimulai. Pak Walikota (GSVl, red) ini telah membuka kesempatan dan sukses mendatangkan investor luar masuk ke Manado. Banyak hal positif yang akan dituai dari invertasi ini. Dimana otomatis akan membuka peluang warga Sulut khususnya Manado untuk bekerja. Kemudian roda perekonomi juga semakin bertumbuh,” kata Gubernur SHS saat membawakan sambutan pada acara ground breaking Monaco Bay, di Kawasan Blue Banter Boulevard, Jl Piere Tendean, Kelurahan Wenang Utara, Jumat (28/8/2015) siang.
Dengan diletakkannya batu pertama pembangunan yang menyedot anggaran Rp6 triliun tersebut, maka beberapa tahun kedepan akan hadir kawasan hunian terbesar dan termewah di kawasan timur Indonesia. Walikota GSVL pun mengakui bahwa kehadiran kawasan ini dipastikan ikut menggairahkan pertumbuhan ekonomi di daerah Bumi Nyiur Melambai. “Ini akan membawa dampak besar perkembangan perekonomian di Manado, serta iktu menggairahkan dunia pariwisata kita,” kata GSVL.
Proyek pembangunan Monaco Bay diketahui senilai Rp6 triliun yang dibangun di atas lahan 8 hektar dengan konsep resort mewah yang terintegrasi. “PAD (Pendapatan Asli Daerah) Manado berapa? Kurang lebih Rp1 triliun. Tapi Monaco Bay datang ke Manado membawa Rp6 triliun. Dengan triliunan rupiah mereka invetasi di sini, saya yakin PAD Manado akan ikut meningkat,” ujar GSVL.
Proses pekerjaan proyek ini akan dimulai dengan menyerap sebanyak 1000 tenaga kerja. Sementara untuk operasionalnya diperkirakan tahun 2018, akan mempekerjakan 5000-an tenaga kerja. “Saya minta ke pihak Lippo, harus mengutamakan tenaga kerja lokal baik untuk proses pekerjaan fisiknya maupun jika sudah beroperasi nanti. Saya dengar finishing dan sudah siap beroperasi itu nanti pertengahan 2018,” ujar Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang membawahi 98 Walikota ini.
Presiden Direktur Group Lippo, Theo Sambuaga, juga berterima kasih kepada Pemkot Manado melalui Walikota GSVL yang sudah memberikan kesempatan perusahaan yang dia kelola untuk melakukan investasi di Manado. “Yang kita lakukan ini, yang juga Pak Walikota lakukan, semuanya untuk warga Manado,” ujar Sambuaga.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment