Berita Terbaru

Friday, August 28, 2015

GSVL terkenang karir PNS-nya bersama almarhum Vouke Pepah
by donwu - 0

Walikota Manado GS Vicky Lumentut dan Ketua TP-PKK 
Manado Paula Runtuwene, saat melayat 
ke rumah duka RV Pepah, Jumat (28/8/2015) sore.(foto: ist)
MANADO, SwaraManado.com- Kabut duka dihadapi masyarakat Sulut, dengan berpulangnya ke Rumah Bapa di Sorga, Reinhard Vouke Pepah dalam usia 76 tahun. Mantang pamong asal Desa Kumelembuai, Minsel, ini telah dipanggil oleh Sang Kuasa pada Kamis (27/8/2015) kemarin. 
Pada Jumat (28/8/2015) sore ini, Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) bersama Ketua TP-PKK Manado Prof Paula Runtuwene, melayat ke rumah duka di Lingkungan IV Kelurahan Tikala Baru, dan secara bersamaan dengan ibadah pengiburan yang digelar jemaat Maranatha Makasili Wilayah Kumelembuai.
Saat diberi kesempatan membawakan sambutan, Walikota GSVL mengungkapkan banyak kenangannya ketika dirinya masih sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Banyak kenangan yang tidak mudah dilupakan, baik oleh keluarga, tetapi juga oleh banyak orang. Dan diantara banyak orang itu, termasuk saya sendiri. Saya punya kenangan yang tidak mungkin dilupakan dalam karir saya. Kalau hari ini saya boleh berdiri dihadapan almarhum senior saya, maka itu terjadi karena binaan dan tuntutan dari senior saya ini,” ujar GSVL memulai sambutannya.
Dikatakannya, almarhum menjadi bagian yang tidak bisa dilupakan salam karir GSVL sebagai PNS. “Almarhum adalah salah satu sosok yang mempengaruhi karakter kehidupan saya. Beliau telah meletakkan pembinaan-pembinaan yang membuat kami para yunior mengikuti jejak dan teladan mereka,” ucapnya.
GSVL berujar bahwa almarhum banyak menuntun dirinya dimana selama menempati posisi-posisi strategis di Pemprov Sulut, almarhum banyak mempengaruhi GSVL saat menjadi PNS Pemprov Sulut. Apalagi sejak almarhum menjabat Asisten III bidang Adminsitrasi Pemprov Sulut. “Saya ingat waktu itu ada acara di rumah Prof Jan LL Lombok, mantan Rektor Unima, yang saat itu masih menjabat Kepala Biro di IKIP, di acara itu ada Pak Pepah. Begitu saya masuk rumah, Pak Lombok bilang ke Pak Pepah, kapan ngana (saya, red) jadi Kepala Biro (di Pemprov Sulut, red). Padahal saya waktu itu masih Kepala Sub Bagian. Pak Pepah langsung bilang, kalau lihat dari wajahnya, ada tanda-tanda jadi Kepala Biro. Saya waktu itu hilang keseimbangan, wajah jadi merah dan salah tingkah. Karena kalau bicara Kepala Biro waktu itu adalah orang yang pengalamannya sudah banyak dan betul-betul orang yang spesial,” ujar GSVL mengisahkan.
Waktu kemudian berlalu, lanjut GSVL, tiba-tiba dirinya mendapat informasi bahwa benar saya diangkat menjadi salah satu Kepala Biro Pemprov Sulut. “Ya, tiba-tiba orang pertama yang memberitahu saya bahwa saya sudah menjadi Kepala Biro adalah Pak Pepah. Saat itu saya bertugas sebagai Kepala Dinas PU Bitung. Saya kemudian diitarik kembali ke Pemprov Sulut, dan menjadi satu-satunya Kepala Biro termudah. Saya bertanya pada Pak Pepah waktu itu, kenapa saya yang dipilih, dan Pak Pepah bilang tidak usah tanya, bekerja saja,” terang GSVL yang sesekali menyeka air matanya yang mengalir di pipi.
Tak hanya itu, lanjut GSVL, soal pendidikan juga almarhum menjadi pemotivasi dirinya. “Saat studi Strata 2, yang juga memberikan izin saya lanjut studi adalah Pak Pepah. Karena menurut beliau suatu waktu era ini akan berubah, pegawai tidak lagi melulu S1 tetapi sudah harus ditingkatkan sumber dayanya. Dan benar, karena pandangan visioner almarhum sehingga dari situ banyak PNS yang mulai lanjut studi sampai sekarang, bahkan sampai S3. Inilah sepenggal cerita kenapa saya tidak bisa melupakan jasa almarhum terhadap karir saya,” ungkap GSVL.
Karena itu, dia berujar bahwa warga Sulut patut berbangga karena pernah memiliki sosok Vouke Pepah, yang sudah banyak memberikan pengabdiannya kepada daerah ini. “Beliau sudah memberikan banyak hal positif untuk daerah kita, pemikiran dan ide sehingga Sulut terus maju sampai sekarang ini. Berbanggalah keluarga, istri, anak-anak dan cucu-cucu. Dan saya secara pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada keluarga atas karya almarhum kepada daerah kita, khususnya juga untuk Manado,” tutup Walikota GSVL. 
Almarhum RV Pepah akan dikebumikan Sabtu (29/8/2015) besok.(dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment