Berita Terbaru

Wednesday, June 17, 2015

Edaran Walikota, jam kerja ASN Manado beragama Islam diatur berbeda
by donwu - 0

Walikota Manado, GS Vicky Lumentut.
Manado—Kamis (18/6) besok, umat Islam mulai diperhadapkan dengan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1436 Hijriah. Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) pun telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Penetapan Jam Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) Beragama Islam pada Bulan Ramadhan di Lingkungan Pemkot Manado.
Dimana para PNS tersebut diberikan kelonggaran dalam jam kerja, khusus untuk bula puasa. Untuk Senin-Kamis jam kerja Pukul 08.00-15.30 Wita dengan waktu istirahat Pukul 12.00-12.30 Wita, sedangkan Jumat jam kerja Pukul 08.00-13.30 Wita dengan waktu istirahat Pukul 11.30-12.30 Wita. “Jadi jumlah jam kerja bagi ASN beragama Islam selama bulan Ramadhan adalah 32,50 jam per minggu. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dihimbau bagi ASN non-Islam dimintakan untuk menghormati dan menghargai pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan dimaksud,” ujar Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Manado Franky Mocodompis, Rabu (17/6) siang.
Kemudian secara umum, Walikota GSVL menghimbau warga non-Muslim, untuk terus menjaga sikap toleransi antar umat beragama di Manado ini, dengan cara menghormati umat Muslim yang beribadah puasa. “Saya mengajak semua komponen di Manado, baik kepada yang melaksanakan ibadah puasa maupun yang tidak untuk kita sama-sama memberikan ruang bagi pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci ramadhan ini agar berjalan dengan baik, aman dan lancar, tanpa ada gangguan-gangguan. Sehingga kekusyukan ibadah ini boleh dinikmati oleh saudara-saudara yang melaksanakan ibadah,” ujar Walikota.
Ganguan-gangguan atau isu yang merusak tatanan keberagaman di Manado ini juga diharapkan tidak ditanggapi, karena isu tersebut merupakan penyesatan yang akan mengganggu citra Manado yang mengedepankan falsafah torang samua basudara. “Jadi selamat memulaikan ibadah puasa. Jaga keamanan, kenyamanan dan ketenangan, jangan terpancing dengan isu-isu yang merusak komunikasi satu golongan dengan golongan yang lain, tapi mari kita sering memberi ruang dan menjaga suasana yang kondusif,” ajak Walikota.(dewe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment