Berita Terbaru

Tuesday, May 26, 2015

Mabes Polri seriusi laporan kasus dermaga di Marore
by donwu - 0

FBMAK saat mengecek laporan kasus
 di Bareskrim Polri, Selasa (26/5) siang.(foto: ist)
Jakarta—Respon cepat dilakukan Markas Besar (Mabes) Polri dalan menindaklanjuti laporan dugaan kasus korupsi di Sulut. Laporan yang dilakukan Masyarakat Jaring Koruptor Sulut (MJKS) dan Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Pejuang Sulut, yang terhimpun dalam Forum Bersama Masyarakat Anti Korupsi (FBMAK) Sulut itu, kini sudah masuk ke Bagian Tindak Pindana Korupsi Mabes Polri.
Hal ini disampaikan saat dilakukan pengecekan laporan di Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Selasa (26/5). “Laporan yang Anda masukkan sudah kami serahkan ke Tipikor,” begitu penjelasan Anto, staf penerimaan laporan di Bareskrim, seperti yang ditirukan Stenly Towoliu dan Tommy Sumelung yang melakukan pengecekan, kemarin.
Menurut keduanya, pembangunan Dermaga Marore berbandrol Rp22 miliar itu diduga sarat korupsi, karena terkesan asal jadi. “Selain itu, lokasi pembangunan itu dinilai tidak layak, karena merupakan daerah terbuka dan merupakan wilayah yang hantaman ombaknya besar. Tapi, proyek itu dipaksakan sehingga dari awal sudah rusak terkena hantaman ombak,” imbuh Sumelung.
Ada juga paket pembangunan jalan yang kemudian tidak diselesaikan. “Harusnya bukitnya di-cutting, tapi pada kenyataannya itu tidak dilaksanakan sehingga membuat jalannya tidak selesai,” pungkas Towoliu.(dewe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment