Berita Terbaru

Thursday, May 28, 2015

GSVL percayakan Ai hadiri Festival TIK 2015 di Kota Bandung
by donwu - 0

Walikota Bandung siap berbagi untuk Manado menuju Kota Cerdas
.
Menkominfo Rudiantara berlatar belakang Walikota Manado
GS Vicky Lumentut saat membawakan sambutan pada
acara Festival TIK 2015 di Bandung, Kamis (28/5) siang.(foto: ist)
Bandung—Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah melakukan kunjungan kerja di Manado selama dua hari, yakni Rabu (27/5) malam hingga Kamis (28/5) malam. Bertepatan dengan kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut, maka di Bandung digelar Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2015, yang tujuannya membahas soal konsep Smart City atau Kota Cerdas.
Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) harus tetap berada di Manado mengawal Presiden Jokowi, sehingga dirinya mempercayakan Wawali Harley Mangindaan (Ai) untuk menghadiri kegiatan tersebut di Bandung. Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Manado Yohanis Waworuntu mengatakan, Festival TIK 2015 di Bandung sebagai lanjutan pelaksanaan Festival TIK 2014 dimana Manado jadi tuan rumah. “Wawali Manado Harley Mangindaan mewakili Walikota Manado GS Vicky Lumentut. Tema Festival TIK tahun ini adalah Sabanda Sariksa SA-TIK,” ujar Waworutu.
Wawali Manado Harley Mangindaan bersama Walikota Bandung
Ridwan Kamil dan pejabat lainnya saat menekan tombol Enter IPAD
pada acara Festival TIK 2015, Kamis (28/5) siang.(foto: foto: ist)
Sementara dalam Festival TIK tersebut, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengungkapkan Kota Bandung merupakan salah satu kota yang sedang fokus dalam pengembangan Smart City atau Kota Cerdas. Menurutnya, saat ini Kota Bandung sedang melakukan berbagai update infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mendukung bebagai kebutuhan manajemen internal pemerintahan dan layanan publik untuk masyarakat.
"Perlahan kami mencoba untuk mengimplementasikan Kota Cerdas misalnya menyediakan berbagai titik-titik internet dengan wi-fi di berbagai tempat, serta mengembangkan berbagai aplikasi salah satunya e-Kelurahan dan e-Puskesmas untuk layanan kepada masyarakat mengembangkan Bandung Teknopolis yang didesain serupa dengan Sillicon Valley. Dimana pada daerah tersebut akan menjadi sebuah pusat industri berbasis hingga mengembangkan sebuah control room dimana berbagai kinerja setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bandung dipantau secara digital,” ujar Ridwan, di depan perserta Festival TIK di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kamis (28/5) siang. Akan keunggulan Kota Bandung itu, Ridwal siap membantu dan berbagi TIK dengan kota lain termasuk di Manado. "Jika Manado melihat Bandung ada keunggulan soal TIK kami siap berbagi. Begitu juga sebaliknya," kata Ridwan.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengakui Bandung ditunjuk oleh Kemenkominfo menjadi tuan rumah penyelenggaraan TIK keempat ini, salah satu alasannya karena dinilai sukses menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Smart City Summit. Tapi Manado dengan TIK juga bisa langsung mengakses jumlah kerugian dan kebutuhan apa pasca bencana lalu.
Wawali Mangindaan menanggapi konsep Smart City atau Kota Cerdas ini bertumpu pada pemanfaatan TIK dalam pengelolaan kota yang sebenarnya berdasar pada konsep sensing (mendeteksi), understanding (memahami), dan acting (melakukan aksi). "Pertanyaannya tinggal bagaimana memanfaatkan TIK tersebut agar cocok dengan kebutuhan kota masing-masing. Dan yang penting bagaimana SDM-nya bisa mendukung TIK," ujarnya.
Diketahui festival TIK Bandung dihadiri perwakilan dari 33 provinsi dan 429 kabupaten/kota se-Indonesia. Serta ada 20 stand yang akan memamerkan inovasi baru karya anak bangsa. “Saya bermimpi nanti semangat TIK harus ditularkan sampai ke kelurahan. Intinya bagaimana TIK bisa membuat warga masyarakat happy,” ujar Mangindaan.(teem)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment