Berita Terbaru

Wednesday, February 18, 2015

Peras Oemar bakri, Tiga wartawan asal manado diamankan Polres BM
by RONAL ROMPAS - 1

Dua Oknum Wartawan saat di ruang
penyidik Polres BM
Kotamobagu—Diduga lakukan pemerasan, tiga oknum wartawan asal Manado ditangkap anggota Reskrim Polres Bolmong Rabu (18/2) kemarin sekitar pukul 09.00 wita. Di ruang kerja Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Kotamobagu.
Ketiganya adalah  AM alias Andi (32),  AS alias Anto (39) dan PP alias put. Ketiganya diperiksa di ruangan Reskrim unit II Polres Bolmong  karena tertangkap tangan melakukan pemerasan kepada sejumlah guru di Sekolah tersebut.
Informasi sebelumnya, tiga oknum wartawan tersebut ditangkap karena adanya laporan dari salah satu guru bahwa  telah melakukan pemerasan kesejumlah guru.
Kasie Humas Polres Bolmong AKP Saiful Tamu mengatakan, saat ini ketiganya sedang dalam pemeriksaan. Sebab, selain tertangkap tangan bersama  barang bukti uang Rp 5 juta, hasil rekaman CCTV di ruangan Kepsek sementara dipelajari. “Uangnya ditemukan setelah 
Sejumlah Guru memadati lorong Kantor
Polres BM
sudah berada di dalam saku salah satu wartawan,” kata Saiful.
Dari berita acara pemeriksaan (BAP) di Polres, kejadian  pemerasan ini terjadi sejak Senin (16/2). Dimana, tiga wartawan yang beralamatkan Manado itu, melakukan peliputan di sekolah SMP Negeri 4 Kotamobagu. “Nah dari BAP yang ada, Senin itu mereka datang ke SMP 4 berkaitan dengan proyek pembangunan SMP 4. Karena mau ketemu dengan kepala sekolah tidak ada, tiba-tiba dari salah satu wartawan, melihat salah satu murid, tidak memakai sepatu. Salah satu staf di Tata usaha SMP 4 menegur kepada wartawan tersebut. Namun, wartawan tersebut tidak terima. Katanya sudah melanggar undang-undang pers no. 40 tahun 1999, dengan ancaman 2 tahun, dan denda 5 ratus juta. Tentu mendengar kejadian tersebut salah satu staf itu sudah ketakutan dan melaporkan ke Kepsek,” kata Saiful menjelaskan dalam laporan tersebut.
Musyawarah yang dilakukan, justru meminta uang timbal balik. Namun, setelah uang berhasil diterima, polisi masuk dan menangkap tiga oknum wartawan tersebut. “Saat ditangkap, uangnya sudah berada disaku PP,” tambah Saifu melanjutkan bahwa saat ini ketiganya sedang menjalani pemeriksaan. “Tiga saksi dari SMP Negeri 4 telah dimintai keterangan juga,” pungkasnya.
Terpantau, saat pemeriksaan terhadapa ketiganya, sejumlah guru dari sekolah tersebut memadati lorong kantor Mapolres Bolmong, untuk menunggu hasil BAP terhadap oknum guru. (yede).
« PREV
NEXT »

1 comment