Berita Terbaru

Monday, October 20, 2014

Stop konflik di Tanah Minahasa!
by RONAL ROMPAS - 0


Ketua KNPI Minahasa 
Jemmy Ringkuangan AP MSi
Ringkuangan: Masyarakat, khususnya 
generasi muda jangan terprovokasi

Tondano—Pertikaian antar pemuda di Tataaran Tondano, Minggu (19/10) lalu, sangat disayangkan oleh seluruh pihak yang ada di Kabupaten Minahasa. Terutama, bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Minahasa.
Ketua DPD II KNPI Minahasa Jemmy Ringkuangan AP MSi menyatakan, pihaknya sangat menyesalkan dan mengecam tindakan kekerasan dan kericuhan yang terjadi antara para pemuda Tataaran Tondano dengan para mahasiswa Universitas Manado di Minahasa yang berasal dari Papua tersebut. Apalagi, kejadian tersebut hingga menimbulkan korban nyawa dan sejumlah lainnya dalam kondisi kritis.
“Pertikaian ini telah mencoreng citra Tanah Minahasa yang dikenal damai, masyarakat yang memiliki tingkat tolerasi tinggi serta daerah pruralisme. Sayang sekali, padahal citra tersebut dibangun bertahun-tahun dengan susah payah,” tandas Ringkuangan.
Lebih lanjut dikatakan Ringkuangan, seharusnya pertikaian itu tidak boleh dan tidak bisa terjadi di Minahasa, terlebih di Tondano yang merupakan ibukota kabupaten. “Karena ini akan merugikan kita semua, terutama para pemuda yang merupakan generasi muda negeri ini. Sebab, untuk memperbaiki citra Minahasa yang rusak akibat kejadian ini, tidak semuda membalikkan telapak tangan. Butuh kerja keras dalam waktu yang cukup lama,” tuturnya.
Untuk itu dirinya meminta kepada seluruh pihak, mulai dari Pemkab Minahasa, aparat kepolisian, dan seluruh ornamen dan organisasi, serta seluruh masyarakat yang ada di Minahasa untuk dapat mengembalikan citra Minahasa yang damai tersebut di hari-hari yang akan datang. 
“Yang terpenting adalah membangun kembali kebersamaan dan keamanan di Tanah Minahasa. Kebersamaan yang dimaksud disini adalah, bagi seluruh masyarakat yang ada di Minahasa. Baik itu masyarakat lokal, maupun masyarakat pendatang yang ada. Siapa pun itu, kita adalah saudara,” tandas Ringkuangan.
Ringkuangan juga mengatakan, KNPI Minahasa telah turun tangan dengan membantu pemerintah dan aparat kepolisian dalam penyelesaian konflik ini. Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang, jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang negatif dan menyesatkan.
“Kejadian tersebut adalah murni kriminalitas dan tidak ada tendensi dari pihak lain. Saat ini kondisi mulai normal dan tetap waspada serta bantu aparat menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Kita semua mau damai dan daerahnya aman agar semua aktifitas bisa berjalan dengan baik. Ingat dengan kasih mampu menembus perbedaan karena torang samua basudara,” tutur Ringkuangan.
  
KEAMANAN 
DIPERKETAT

Sementara itu, meninggalnya salah satu warga Papua pada saat insiden tersebut, pihak kepolisian berjaga-jaga di lokasi tempat kejadian perkara di wilayah Tataaran dan asrama Papua, maupun di sejumlah titik yang dianggap rawan. 
Ada sekitar 4 pos penjagaan yang teresebar di Kelurahan Tataaran Patar Kecamatan Tondano Selatan tersebut, dengan menurunkan sekitar ratusan petugas keamanan, baik dari pihak kepolisian resort Minahasa dan  Polres Tomohon serta TNI. 
Kapolres Minahasa AKBP Ronald Rumondor melalui Kasubag Humas Polres AKP Selvi Torondek mengatakan, penjagaan dilakukan dengan menurunkan sejumlah personil di wilayah konflik guna mengantisipasi jangan sampe peristiwa ini terulang kembali, dimana dalam insiden tersebut salah satu warga Papua meninggal dunia dan korban luka-luka juga dialami warga Tataaran bahkan sejummlah rumah dijadikan korban pelemparan batu. ”Meskipun sudah dimediasi oleh pihak kemanan dalam hal ini Kapolres bersama TNI maupun tokoh masyarakat serta kedua belah pihak, namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi kontak fisik ketika tidak ada pengamanan,” ujarnya.
Sementara ini ada sekitar 4 pos penjagaan yang didalamnya ada personil Polisi maupun personil TNI yang berjaga-jaga. ”Ini sudah menjadi kewajiban kami untuk menjaga kemanan jangan sampai ada peristiwa yang lain, artinya kaitan dengan konflik ini kami menjaga jangan sampai ada orang luar yang menyusup untuk memprovokasi masalah ini. Tapi dapat saya pastikan sesuai pernyataan dari Pak Kapolres bahwa peristiwa tawuran yang terjadi itu murni tindakan criminal,” jelas Torondek sembari menghimbau kepada masyarakat supaya jangan mudah terprovokasi.(win/oro)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment