Berita Terbaru

Friday, October 10, 2014

Peluncuruan buku “Ruang Ruang Gelap Jasa Konstruksi Indonesia
by RONAL ROMPAS - 0


Sebuah kontribusi untuk bangsa dari Sulut

MENTERI PU Djoko Kirmanto dan Irwan Kartiwan bertukar buku yang telah ditandatangani bersama, didampingi penulis lainnya, Henzoe dan Kamajaya.(foto: hendro/dok.gapeksindo)
Jakarta--Jumat (10/10) siang tadi menjadi momentum dari sebuah kerja panjang untuk menghadirkan pesembahan bagi bangsa, lewat kehadiran buku “Ruang Ruang Gelap Jasa Konstruksi Indonesia”. Peluncuran buku yang dilakukan bersamaan dengan Musyarawarh Nasional (Munas) IV Gapeksindo ini dilakukan di Merlynn Park Hotel Jakarta, oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto.
“SAYA berharap buku ini bisa berguna bagi dunia Jasa Konstruksi Indonesia, di tengah upaya kita untuk melangkah maju secara bersama-sama,” tutur Menteri PU, yang kemudian bersama sang penulis Ir Irwan Kartiwan langsung menandatangani buku sebagai tanda peluncuran buku ke-10 yang dihadirkan DPP Gapeksindo dan diterbitkan Gramedia Pustaka Utama itu.
Bisa disebut, buku tersebut menjadi kontribusi Sulut bagi negeri ini. Pasalnya, para penulis merupakan figur-figur yang berkiprah di daerah ini. Irka—sapaan akrab Irwan Kartiwan—adalah CEO PT Pilar Dasar Membangun (PDM) yang kantor pusatnya ada di kawasan Tikala Manado, dan dari Sulut kemudian dipercayakan menjadi Ketua Umum DPP Gapeksindo sejak 2009 lalu.
Dalam penggarapan buku ini Irka dibantu Hendra Zoenardjy (Henzoe) dan DR Kamajaya Al-Katuuk MS. Henzoe adalah Pemimpin Redaksi Surat Kabar Harian (SKH) Swara Kita, koran yang terbit di Manado sejak 9 tahun lalu. Sedangkan Kamajaya adalah dosen sastra di Universitas Negeri Manado (Unima). Ketiga penulis ini pula yang empat tahun lalu menggarap buku “Wajah Jasa Konstruksi Indonesia” dari Gapeksindo.
Dalam sambutannya, Irka mengatakan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi (Jakon) mengisyaratkan bahwa ada 4 unsur pemangku kepentingan Jakon Indonesia; yakni Pemerintah, Pakar/Akademisi, Asosiasi perusahaan dan Asosiasi Profesi.
“Karenanya,  Gapeksindo sebagai salah satu Assosiasi Perusahaan menyadari memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan dan kegagalan Jakon Indonesia, dengan menempatkan diri secara proposional dalam segenap olah dinamika sektor Jakon Indonesia secara berrtanggung jawab. Baik dalam implementasi kekaryaan, juga dalam pemikiran-pemikiran yang positif demi kejayaan Jakon Indonesia. Menyalahkan pihak lain secara membabi buta tanpa kajian mendalam, bukanlah sikap  stake holder yang bertanggung jawab,” ujar sosok pekerja keras ini.
Karenanya, buku “Ruang Ruang Gelap Jasa Konstruksi Indonesia” ini bukan bertujuan menjudge atau menghakimi siapapun. “Buku ini adalah sebuah otokritik, sekaligus sumbang saran pemikiran sederhana bagi  kita semua termasuk  keluarga besar Gapeksindo. Buku ini hanya memiliki sebuah tujuan tunggal untuk kejayaan Jasa Konstruksi Indonesia di masa mendatang. Membiarkan Pemerintah dan LPJK berpikir dan bekerja sendirian mengolah regulasi adalah sebuah pengingkaran tanggung jawab assosiasi perusahaan, sebagaimana diamanatkan oleh Undang Undang, dan saya tidak ingin Gapeksindo berada dalam kelompok yang mengabaikan tanggung jawab ini,” bebernya.
Selain itu, Irka sebagai penulis sekaligus Ketua Umum DPP Gapeksindo menyatakan terimakasih tak terhingga kepada para nara sumber. Seperti Ir Djoko Kirmanto DiplHE (Menteri Pekerjaan Umum), Ir Tri Widjajanto MT (Ketua Umum LPJKN), Ir Ikak Gayuh Patriastomo MS (Deputi Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP), Asri Agung Putra SH MH (Koordinator Divisi Penuntutan Jampidsus Kejaksaan Agung), Ir Agus H Kartasasmita (Tokoh Regulasi Konstruksi), Ir Sulistijo Sidarto Mulyo MT (Pakar Konstruksi), Marthen H Toelle SH MH (Pakar Hukum Konstruksi), Prof Ir Chaidir Anwar Makarim MSE PhD AVS (Pakar Geoteknikal), dan Ir Haris Puradiredja (Pakar Hukum Kontrak Pengadaan).
Terima kasih juga disampaikan kepada tim penasehat buku yang terdiri dari Ir Sunarto Djojosoedarmo MM, Sumarsono BE ST dan Drs Djoko Suseno MM, serta Donny Wungow yang menjadi kontributor untuk penyelesaian buku. “Terlebih kepada team penulis yang bersusah payah menangkap dan menuliskan karya pemikiran Gapeksindo ke dalam buku ini, yaitu Saudara Hendra Zoenardjy dan Saudara Kamajaya Al Katuuk. Akhir kata, kami berharap, semoga karya tulis sederhana ini bermanfaat, setidaknya menyadarkan kita semua, bahwa pekerjaan rumah  kita belumlah usai, sekian dan terimakasih,” pungkas Irka.(***)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment