Berita Terbaru

Wednesday, October 8, 2014

Gubernur kepeleset sebut nama Ketua Deprov Sulut
by RONAL ROMPAS - 0

USAI dilantik dan diambil sumpah dalam Rapat Paripurna Istimewa Deprov Sulut, Rabu (8/10) , empat Pimdeprov Sulut periode 2014-2019 langsung menempati kursi pimpinan.(foto: sm)
Manado—Empat Pimpinan Deprov (Pimdeprov) Sulut periode 2014-2019 resmi dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado Mabruq Nur SH MH, dalam Rapat Paripurna Istimewa Deprov Sulut di Gedung Parlemen, Jl Pemuda No.6, Sario Manado, Rabu (8/10). Mereka adalah Ketua Drs Steven Kandouw (PDIP), Wakil Ketua Drs Vreeke Runtu (Partai Golkar), Marthen Manoppo (Partai Demokrat), dan Ir Wenny Lumentut (Partai Gerindra).
Sebelum dilantik, Sekwan Sulut Drs Jhon Palandung MSi membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri No.161.71.3801/2014 tanggal 1 Oktober 2014 tentang Peresmian Pimpinan Deprov Sulut periode 2014-2019. “Dikeluarkannya SK Mendagri ini dengan catatat, jika di kemudian hari terjadi kekeliruan maka akan ditinjau kembali,” ujar Palandung.
Usai dilantik, Kandouw langsung melanjutkan rapat paripurna. Dia berharap semua anggota dewan dapat bekerjasama dengan pimpinan dewan, untuk kesejahteraan rakyat. Bahkan politisi PDIP ini berjanji akan mengembalikan citra legislatif di mata rakyat Sulut. “Kami bertekad akan kembalikan citra lembaga ini (Deprov Sulut, red) yang berkarakter, solid, dan berkomitmen tinggi untuk kesejahteraan rakyat Sulut,” ujarnya.
Dia bahkan mengingatkan juga kepada para politisi di Gedung Cengkih—sebutan untuk kantor Deprov Sulut—dari berbagai latar bekalang partai politik untuk bekerja lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya. “Dewan sekarang harus lebih taat Tata Tertib, dan lebih menghargai waktu saat pelaksanaan rapat-rapat, baik rapat paripurna, rapat badan, maupun rapat komisi,” tegas Kandouw.
Di satu sisi, ada yang menggelitik usai acara pelantikan, ketika Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang (SHS) diberikan kesempatan membawakan sambutannya. Orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini bahkan kepeleset menyebut nama Ketua Deprov. “Yang saya hormati saudara Ketua, Vreeke Kandouw,” ujar SHS sambil menatap ke arah meja pimpinan dewan dan sedikit membuat ruang rapat paripurna gaduh. Mungkin masih mengingat-ngingat nama kecil Kandouw, SHS kemudian mengklarifikasi. “Maaf, maksud saya saudara Steven Kandouw. Karena duduk bersebelahan dengan Pak Vreeke Runtu,” kata SHS sambil tersenyum dari atas podium.
Hal lainnya, SHS mengingatkan Kandouw untuk membiasakan diri menyebut Gubernur dengan saudara. “Saudara Ketua harus membiasakan diri memanggil Gubernur dengan saudara Gubernur, bukan lagi bapak. Karena kita ini sejajar,” kata SHS sambil melihat ke arah Kandouw. Gubernur kemudian melanjutkan sambutannya, dengan mempertegas kedudukan dewan dan kepala daerah. “Dewan adalah mitra sejajar dengan kepala daerah. Melakukan konsultasi dengan kepala daerah bukan sebagai atasan tetapi sebagai mitra kerja. Begitu juga dengan pimpinan vertikal lainnya,” tegas SHS.
Hadir dalam acara pelantikan ini juga antara lain Wagub Sulut Dr Djouhari Kansil MPd, pejabat esalon II Pemprov Sulut, dan legislator periode 2009-2014, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Sulut, juga sejumlah Pimpinan DPRD Kabupaten/Kota se-Sulut. Adapun tokoh agama yang mendampingi empat Pimdeprov tersebut saat pelantikan yakni Pdt Denny Weku MTh dan Pastor Fred Tawalujan Pr.(dewe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment