Berita Terbaru

Wednesday, September 10, 2014

Mahasiswa berbeasiswa Sulut di Australia dituduh memerkosa teman prianya
by donwu - 0

Ilustrasi.

Canberra—Seorang mahasiswa Indonesia berusia 22 tahun dituduh merayu seorang pria dengan menggunakan akun Facebook dengan nama palsu dan kemudian memerkosa pria tersebut. Magistrate Court Canberra, Australia, Selasa (9/9) kemarin, menolak permohonan penangguhan penahanan untuk mahasiswa Indonesia itu. Magistrate Court adalah pengadilan lokal untuk memutuskan apakah sebuah kasus bisa diselesaikan di pengadilan tingkat lokal atau harus dibawa ke pengadilan di atasnya.
Billy Barthomeuz Tamawiwi adalah mahasiswa yang sedang belajar di Universitas Canberra dan mendapatkan beasiswa dari Pemprov Sulut. Menurut keterangan yang diperoleh ABC, Billy sedang belajar di jurusan hukum dan politik. Bulan lalu, Tamawiwi dituduh membuat sebuah akun Facebook dengan menggunakan nama palsu, Taylor Edwards. Lewat akun itu, kemudian Tamawiwi berteman dengan seorang pria berusia 18 tahun. Setelah mereka bertemu, Tamawiwi dituduh memerkosa pria tersebut dan kemudian mengancamnya melalui telepon. Saat ini dia dikenai tuduhan melakukan dua kali hubungan seksual tanpa persetujuan bersama, mengancam, dan menggunakan jasa untuk mendapatkan bahan-bahan pornografi anak-anak.
Hakim Bernadette Boss menolak permintaan Tamawiwi untuk tidak ditahan karena dia bisa melarikan diri atau bisa melakukan tindak kriminal lagi atau mengancam korbannya. Menurut keterangan polisi kepada pengadilan, mungkin Tamawiwi memiliki korban lain yang belum teridentifikasi. Detektif Superintendent Paul Shakeshaft dari Divisi Penyelidikan Kriminal mengatakan, para pengguna media sosial haruslah semakin berhati-hati ketika berhubungan dengan orang yang tidak mereka kenal dalam berkomunikasi lewat internet. "Akun palsu semakin banyak yang beredar dan digunakan untuk menipu orang lain dalam berbagai cara. Penipuan ini bisa berlanjut ke pencurian identitas dan tindak kriminal lainnya," kata Shakeshaft.(komc)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment