Berita Terbaru

Thursday, September 11, 2014

Bupati Mitra: Kita telah keluar dari lingkaran setan
by donwu - 0

Bupati Mitra, James Sumendap.(foto: donny/sk)

Ratahan—25 Anggota Dekab Mitra yang terpilih pada Pemilu Legislatif 9 April lalu, resmi dilantik Kamis (11/9) siang, melalui proses pengambilan sumpah dan janji yang dipimpin Kepala Pengadilan Negeri (PN) Tondano Novry Oroh SH, sebagai bagian yang paling utama dalam Rapat Paripurna Istimewa Dekab Mitra yang dipimpin Ketua Ketua Dekab periode 2009-2014 Tonny Lasut AmTm, didampingi Wakil Ketua Delly Makalow dan Katrien Mokodaser. Pelantikan 25 wakil rakyat ini dilaksanakan di Gedung Walei Wulan Lumintang pukul 11.30 Wita. 
Pada kesempatan tersebut, Lasut menyampaikan program yang telah dilaksanakan anggota Dekab Mitra periode 2009-2014, dimana selama lima tahun telah mensahkan sejumlah peraturan daerah (Perda) dan menjadi produk hukum. “Saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan masyarakat Mitra, karena telah dipercayakan sebagai anggota dewan selama lima tahun. Dan juga saya memohon maaf jika masih ada program-program yang belum terealisasi, saat kami duduk sebagai anggota dewan,” ujar Lasut.
Pada kesempatan itu Bupati Mitra James Sumendap SH memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada legislator masa bakti 2009-2014, yang telah menjadi mitra kerja pemerintah selama lima tahun. Dan dengan dilantiknya anggota Dekab Mitra masa bakti 2014-2019, diharapkan akan menjadi harapan baru dalam menjalankan roda pemerintahannya. “11 bulan yang lalu kami dilantik di tempat ini, juga dengan komitmen akan membangun daerah kita dicintai ini untuk lebih maju dan sejahtera, jadi saya berharap anggota dewan yang baru dilantik ini bisa jadi mitra kerja,” ujar Sumendap.
Dikatakannya lagi, jika ada hal-hal yang tidak berkenan yang dilakukan oleh jajarannya terhadap anggota dewan yang lama, dirinya memohon maaf. “Saya minta maaf, jika jajaran saya banyak kesalahan disaat bapak/ibu menjabat sebagai anggota dewan. Dewan lama juga telah banyak membantu program pemerintah, salah satunya program Satu Miliar Satu Desa (Samisade), dimana ini merupakan program pemerataan pembangunan, sebab kami melihat banyak terjadi ketimpangan anggaran untuk desa, sehingga dasar itulah Saya dan Pak Wakil Bupati mengusulkan program tersebut dan telah disetujui oleh dewan yang lama,” ungkap Sumendap.
Hal penting yang disampaikannya di hadapan sidang paripurna adalah terkait capaian yang luar biasa, dimana selama dalam kurun 5 tahun Pemkab Mitra mendapat Opini Disclaimer dari BPK atas pengelolaan keuangan. Namun tahun ini Mitra bisa keluar dari opini tersebut serta sudah ada peningkatan. “Kita telah keluar dari lingkaran setan, dimana kita bisa keluar dari Opini Discalimer. Tekad kita bersama untuk lebih ditingkatkan lagi, untuk itu jajaran saya harus bekerjasama dengan dewan baru, untuk menuju Minahasa yang lebih baik dan sejahtera. Karena tekad kita kembali ke jalan yang benar, demi Mitra yang lebih baik lagi,” tandas Sumendap, sembari memohon dukungan dari semua komponen yang ada.
Usai pelantikan, PDIP yang memenangkan Pemilu Legislatif di Mitra otomatis menempati kursi Ketua Sementara Dekab Mitra. Dan Drs Tavif Watuseke melalui SK DPC PDIP duduk sebagai Ketua Sementara, didampingi Tonny Lasut AmTm dari Partai Golkar sebagai Wakil Ketua Sementara. Keduanya langsung memimpin rapat sidang perdana. Hadir dalam pelantikan antara lain Wakil Bupati Ronald Kandoli, unsur Muspida, jajaran Pemkab Mitra, TP PKK Mitra, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, keluarga dan kerabat anggota dewan yang dilantik, serta masyarakat Mitra.(pow/dsw)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment