Berita Terbaru

Tuesday, June 24, 2014

PILPRES 2014, Dumais dukung “Indonesia Damai”
by RONAL ROMPAS - 0

Ketua Komisi I Deprov Sulut Jhon Dumais
Manado—Aksi ratusan wartawan Sulut, akdemisi dan praktisi, Jumat (20/6) pekan lalu, yang mendeklarasikan Indonesia Damai jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014, mendapat respon positif Ketua Komisi I Deprov Sulut Jhon Dumais.
Dikatakannya, aksi damai yang dilakukan wartawan merupakan sebuah bentuk reaksi dengan melihat kondisi perpolitikan yang terjadi akhir-akhir ini yang semakin memanas. “Saya kira apa yang rekan-rekan (wartawan, red) di sini lakukan, itu menujukkan bahwa wartawan di Sulut sangat peka dengan kondisi politik yang terjadi akhir-akhir ini. Ini merupakan langkah positif, dan harusnya menjadi gaung nasional, atau paling tidak jadi gaung di Bumi Nyiur Melambai, supaya juga rekan-rekan wartawan di daerah-daerah lain bisa mengikuti aksi damai ini di daerah mereka masing-masing,” ujar Dumais di Kantor Deprov Sulut, Sario, Senin (23/6) kemarin.
Dia juga berharap, jelang pilpres, hari H, hingga pascapilpres, masyarakat Sulut diminta menjaga keamanan dan kedamaian di daerah yang terkenal dengan kerukunan ini. “Pilihan politik bisa beda, tetapi persaudaraan kiranya tetap menjadi yang utama. Jangan hanya karena beda pilihan, antara satu dengan lainnya sudah bermusuhan. Dalam keluarga mungkin beda pilihan, tetapi jangan sampai timbul perselisihan. Demikian juga antar sahabat, rekan, teman, boleh beda pilihan capres-cawapres, namun diharapkan jangan sampai merusak pertemanan,” terang Dumais.
Diketahui, dalam deklarasi Indonesia Damai pekan lalu, wartawan Sulut mengeluarkan beberapa poin antara lain, antara lain; mengajak tim sukses capres-cawapres untuk berkampanye secara cerdas, dan menghentikan black campaign atau kampanye hitam. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan terhadap cara-cara kampanye dari para oknum tim sukses, tim pemenangan dan tim relawan masing-masing kandidat capres-cawapres yang telah jauh dari etika politik dan kearifan Indonesia.
Untuk itu, demi pembangunan peradaban bangsa Indonesia yang bermartabat, dihimbau kepada tim sukses untuk menghentikan cara-cara kampanye yang tidak beradab. “Kami setuju INDONESIA BANGKIT! Kami setuju INDONESIA HEBAT! Tapi kita semua juga harus dan wajib sepakat INDONESIA DAMAI! Dari Sulawesi Utara, gaung PERDAMAIAN ini kami gelorakan”. Demikian bunyi poin penting dari deklarasi tersebut.(dewe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment