Berita Terbaru

Thursday, June 12, 2014

Pesta akbar sepakbola dunia dimulai
by donwu - 0

Sao Paulo—Jumat (13/6) dinihari waktu Indonesia, sebuah turnamen sepakbola terbesar di dunia akan dimulai. Di Brasil, Piala Dunia akan menjadi pesta sekaligus ajang unjuk kekuatan negara sepakbola dunia. Total ada 32 tim yang akan bertarung. Seluruh tim tersebut dibagi ke dalam 8 grup dan akan mulai berlaga mulai Jumat dinihari hingga akhirnya menjalani laga final 12 Oktober mendatang.
Setelah berhasil mengangkat trofi juara di Afrika Selatan empat tahun lalu, Spanyol akan mencoba mempertahankan trofinya tersebut. Perjuangan yang jelas tak akan mudah karena perkembangan tim-tim yang melonjak drastis dalam beberapa tahun ke belakang, apalagi Brasil yang menjadi tuan rumah tak ingin mengecewakan pendukungnya.
Kendati mendapat penolakan besar-besaran dari warga Brasil, namun Presiden Dilma Rousseff menegaskan bahwa negaranya siap menggelar iven akbar tersebut. Ia juga menepis kritik tentang penundaan, pemborosan dan kekacauan selama persiapan turnamen ini. Rousseff mengakui menyelenggarakan turnamen sepak bola paling akbar ini memang cukup sulit. Namun ia bersikeras 12 stadion telah siap dan meyakinkan para pendukung dari luar negeri bahwa Brasil akan menyambut mereka dengan "tangan terbuka", layaknya patung Kristus sang Penebus di Rio de Janeiro.
"Brasil telah melewati rintangan utama dan kami sudah siap, baik di dalam maupun di luar lapangan untuk Piala Dunia," katanya dalam satu siaran stasiun televisi setempat sebagaimana dilansir AFP, Rabu (11/6) kemarin. "Para pesimis telah ditumbangkan oleh kerja keras dan tekad rakyat Brasil yang pantang menyerah," ujar dia seraya menambahkan turnamen empat tahunan itu akan meninggalkan warisan infrastruktur berkelanjutan.
Sementara itu, sebanyak 21 kepala negara memastikan akan hadir untuk menyaksikan perhelatan Piala Dunia Brasil 2014. Dari ke-21 pemimpin dunia itu, 11 kepala negara dan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon akan menghadiri laga pembuka antara Brasil kontra Kroasia di Sao Paulo. Hal itu disampaikan langsung Rousseff di Brasilia. Para tamu negara yang akan datang ke Brasil dalam rangka Piala Dunia 2014 itu antara lain Emir Qatar Tamim bin Hamad al Thani, Presiden Gabon Ali Bongo Ondimba, dan Presiden Bolivia Evo Morales.
Pemimpin Rusia Vladimir Putin yang negerinya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 sudah menyampaikan akan menghadiri final di Stadion Maracana, Rio de Janeiro. Lainnya, termasuk Kanselir Jerman Angela Merkel dan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden, akan menyaksikan satu atau dua pertandingan. Mereka juga akan melakukan pembicaraan bilateral dengan Rousseff.
Di Belo Horizonte, tim Cile yang berjulukan ”La Roja” juga telah tiba di Brasil. Cile memenangi dua laga persahabatan sebelum tiba di Brasil, yaitu lawan Mesir dan Irlandia Utara. Tim yang dipimpin pelatih Jorge Sampaoli itu akan menjalani laga pertamanya, 13 Juni, melawan Australia di Cuiaba. Pada laga perdananya itu, para pemain Cile juga akan mendapatkan dukungan langsung dari Presiden Cile Michelle Bachelet, yang juga akan datang ke Brasil menyaksikan pembukaan Piala Dunia 2014 di Sao Paulo.
Daftar kepala negara lainnya yang sudah tercataat di kantor kepresidenan Brasil adalah Raja Belgia Philippe dan Ratu Mathilde serta Perdana Menteri Belgia Elio Di Rupo. Mereka akan menyaksikan pertandingan Belgia melawan Rusia, 22 Juni, di Rio de Janeiro. Perdana Menteri Kroasia Zoran Milanovic akan menyaksikan laga pembukaan Brasil lawan Kroasia serta menonton pertandingan antara Kroasia dan Kamerun 18 Juni, di Manaus. Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez akan menyaksikan tim negerinya bertarung melawan Perancis di Porto Alegre, 16 Juni.
Presiden Paraguay Horacio Cartes, Presiden Angola Jose Eduardo dos Santos, Presiden Suriname Desire Bouterse, Presiden Ghana John Mahama, Presiden Ekuador Rafael Correa, dan Presiden Uruguay Jose Mujica juga akan menyaksikan pembukaan dan partai pertandingan pembuka Piala Dunia 2014. Adapun Pangeran Albert II dari Monako akan menyaksikan partai Argentina melawan Bosnia-Herzegovina di Rio de Janeiro, 15 Juni, dan pertandingan Korea Selatan versus Belgia di Sao Paulo, 26 Juni.
Sementara itu, sepekan menjelang Piala Dunia, transportasi kereta bawah tanah di kota Sao Paulo justru semakin chaos setelah aksi pemogokan para pekerja belum juga diakhiri. Kondisi itu membuat warga Sao Paulo yang mengandalkan transportasi massal frustrasi karena mereka kesulitan mencari sarana transportasi untuk menuju tempat sekolah atau tempat bekerja.
Jaringan kereta bawah tanah kota Sao Paulo digunakan oleh sekitar 4,5 juta orang per hari. Transportasi utama itu terhubung dengan stadion Piala Dunia yang akan menjadi tempat pembukaan sekaligus laga perdana Piala Dunia. Akibat aksi pemogokan sebagian besar pekerja kereta api, menurut salah seorang pekerja kereta bawah tanah, operasional tiga dari lima jaringan kereta bawah tanah di Sao Paulo terganggu. Para pekerja yang frustrasi, dilaporkan harian Estado de Sao Paulo, menerobos pintu masuk sejumlah bar di Stasiun Itaquerao yang berada dekat stadion Itaquerao.
Aksi pemogokan yang membuat sebagian kegiatan di kota-kota besar Brasil terhenti membuat Menteri Olahraga Brasil Aldo Robelo mengungkapkan kekhawatiran akan kesiapan negerinya pada hari pertandingan pembuka Piala Dunia. Aparat kepolisian, para guru, dan sopir angkutan umum juga mogok menuntut kenaikan upah sehingga meningkatkan kekhawatiran akan terganggunya Piala Dunia 2014.(repc/tric)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment