Berita Terbaru

Tuesday, June 17, 2014

Pemprov Gorontalo dan Sulut bahas masalah batas wilayah
by RONAL ROMPAS - 0

GUBERNUR Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang didampingi Ketua Deprov Sulut, Meiva Salindeho Lintang saat bersama Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie ketika rapat pembahasan dua wilayah Gorontalo Sulut.(foto:ist)
Manado—Setelah mengalami pemisahan Provinsi pada tahun 2001 lalu antara Gorontalo dan Sulut, nampaknya masih menyisahkan beberapa permasalahan yang harus diselesaikan kedua belah pihak seperti batas wilayah, aset daerah serta benda-benda purbakala.
Oleh karena itu, Pemprov Gorontalo mengundang Pemprov Sulut duduk bersama dan membicarakannya guna menemukan solusi penyelesaiannya masalahnya. Hal tersebut dikatakan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie saat memimpin rapat bersama Gubernur Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang dan sejumlah Forkopimda Sulut dan Gorontalo di Hotel Aryaduta Manado, Selasa (17/6) kemarin. “Sebagai anak kandung dari Provinsi Sulut, maka Provinsi Gorontalo menganggap filosofi 'Torang Samua Basudara' adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Gorontalo. Oleh karena itu, penyelesaian permasalahan ini hendaklah dapat diselesaikan dengan penuh kekeluargaan dan menghindari pertentangan,” ucap Habibie.
Sementara itu, Gubernur Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang yang didampingi Ketua Deprov Sulut, Pdt Meiva Salideho Lingtang STh menyatakan, bahwa Pemprov Sulut sangat mengapresiasi pelaksanaan rapat yang melibatkan Forkopimda kedua daerah sehingga diharapkan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang timbul secara komperhensif agar mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang strategis yang sifatnya solutif bagi kedua daerah yang bersaudara. “Sangat baik sekali, karena ada inisiatif penyelesaian batas antar kedua daerah dan sebagai bentuk upaya strategis mencegah terjadinya konflik baik antar masyarakat maupun Pemerintah daerah,” ungkap Sarundajang sembari mengatakan, ini juga sebagai bentuk untuk mengoptimalisasi penyelenggaraan fungsi pemerintah sehingga terlaksananya pelayanan umum dengan baik.
Terkait penyerahan aset, Sarundajang menyikapi dengan baik dan kekeluargaan karena pada dasarnya aset-aset itu secara de facto telah menjadi haknya Pemprov Gorontalo untuk digunakan demi kepentingan Pemprov Gorontalo. Namun hanya saja, secara administratif memang belum tuntas penyelesaiannya karena menyangkut aset-aset purbakala dari Provinsi Gorontalo yang mungkin telah ditempatkan di museum, sebaiknya itu tetap berada di museum saja dan tidak perlu lagi dipindah-pindahkan. “Hal itu akan menjadi bukti sejarah bahwa Gorontalo pernah menjadi bagian dari wilayah Sulut. Selain itu, nantinya bisa menjadi daya tarik wisata Sulut sehingga perlunya saya usulkan untuk membuat suatu MoU dan membentuk tim yang akan menangani secara teknis akan hal tersebut,” pungkas Sarundajang.
Sementara itu, Wakil Ketua Deprov Sulut, Drs Arthur Kotambunan BSc yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut berharap agar hasil pertemuan ini langsung ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak. “Pertemuan ini sangat penting dan strategis. Kiranya apa yang dibahas segera ditindaklkanjuti baik oleh Pemprov Sulut maupun Pemprov Gorontalo. Ini penting supaya masalah aset satu per satu segera teratasi,” ujarnya.
Usai itu sambutan kedua orang nomor satu di Gorontalo dan Sulut itu, kemudian rapat dilanjutkan dan dipimpin Sekdaprov Gorontalo, Prof Dr Ir Winarni Monoarfa Msi yang membahas, teknis penyusunan draft MoU yang konsepnya nanti akan disusun oleh Pemprov Sulut melalui Biro Hukum Setdaprov Sulut.
Tampak hadir dalam rapat selain sejumlah Forkopimda Sulut diantaranya, Danlantamal Provinsi Sulut, Kajati Sulut, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala BIN, juga turut hadir pejabat teras Pemprov Sulut seperti Kepala Badan Kesbangpol, Gun Lapadengan, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Sulut, Praseno Hadi, Kepala Badan Perbatasan, Ruddy Mokoginta, Karo Pemerintahan dan Humas, Noudy Tendean, serta Karo Hukum, Marshel Sendoh.
Sedangkan dari Pemprov Gorontalo hadir adalah para anggota Forkopimda diantaranya Ketua Deprov Gorontalo, Asisten I dan III Pemprov Gorontalo, bersama Kepala Badan Kesbang Prov Gorontalo.(try30)


« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment