Berita Terbaru

Tuesday, June 24, 2014

Onibala: SKPD jangan terlambat proyek
by RONAL ROMPAS - 0

Manado—Kepala Badan Inspektorat Sulut, Drs Mecky Onibala mengingatkan kembali soal keterlambatan pengadaan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sulut yang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) agar lebih diperhatikan lagi. Pasalnya, hal tersebut yang bisa menjadi pemicu adanya penilaian merah dalam penyerapan anggaran. “Biasanya itu terjadi karena kemampuan pengelola Sumber Daya Manusia (SDM) nya yang bisa saja lalai. Selain itu, pula tergantung masa tahun proyek yang tidak lewat tahun anggarannya karena itu juga sering mengalami keterlambatan penyelesaian pekerjaan,” jelas Onibala di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sulut,  Senin (23/6) kemarin.
Dikatakanya, pihaknya masih akan melihat pelaksanaan proyek sampai bulan Desember mendatang. Untuk itu dirinya juga tetap melakukan koordinasi dengan Wakil Gubernur Sulut yang membawahi bidang pengawasan. “Gubernur dan Wagub Sulut sebelumnya juga sudah sering mengingatkan agar dalam pelaksanaan pekerjaan pengadaan itu harus cepat selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Inspektorat tidak bisa intervensi terlalu jauh karena itu wilayahnya SKPD,” ungkapnya sembari mengatakan, Inspektorat hanya memberikan pembinaan agar prosesnya sesuai jalur aturan.
Sementara itu, Wagub Sulut, Dr Djouhari Kansil MPd, sebelumnya pernah mengatakan bahwa penyebab terjadinya keterlambatan tersebut diakibatkan berkas-berkas yang ada di SKPD belum dilengkapi pihak ketiga. “Ini juga termasuk kelalaian dari staf pengelolanya yang lambat meng-SPJ-kan berkasnya, sehingga menghambat penyerapan anggaran. Begitupun dalam tayangan Rencana Umum Pengadaan (RUP) masih juga UPT/Balai yang belum memasukkan tapi sudah digabungkan di RUP induk SKPD sehingga sudah dianggap selesai,” ungkap Kansil.
Untuk paket-paket luncuran sudah selesai dan dituntaskan dalam minggu ini, sehingga evaluasi bulan depan tidak menjadi alasan klasik bagi SKPD-SKPD yang bersangkutan, karena penandatanganan kontrak bersama paket lelang tahap dua akan dilaksanakan pada 26 juni 2014 mendatang. “Itu sudah termasuk semua SKPD yang melaksanakan pekerjaan fisik. Diharapkan juga supaya memasukan data lengkap rekam jejak seperti foto dokumentasi mulai dari nol persen sampai dengan 100 persen selesai,” tandasnya.(try30)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment