Berita Terbaru

Wednesday, June 18, 2014

Dinkes tangani kesehatan konflik sosial Pemilu 2014
by RONAL ROMPAS - 0

KEPALA Dinkes Sulut saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan gladi lapangan penanganan masalah kesehatan akibat konflik sosial Pemilu 2014, di lapangan Kantor Gubernur Sulut, Rabu (18/6) kemarin.(foto:ismail/sk)
Manado—Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut, dr Grace Punuh mengatakan, kegiatan gladi lapangan yang dilakukan merupakan suatu cara untuk menanggulangi masalah kesehatan akibat konflik sosial terkait Pemilu 2014 sekaligus mempersiapkan dan membina kerjasama dengan instansi lembaga stakholder dalam penanggulangan masalah kesehatan selama pelaksanaan pesta demokrasi. “Tak lepas dari itu tentunya kita berdoa dan berharap agar pelaksanaan Pemilu ini berlangsung aman dan tertib. Akan tetapi kita harus siap mengantisipasi potensi terjadinya konflik sosial di masyarakat, terlebih masalah kesehatan,” terang Punuh dalam laporannya di kegiatan gladi lapangan yang dihadiri Wakil Gubernur Sulut, DR Djouhari Kansil MPd di lapangan Kantor Gubernur Sulut, Rabu (18/6) kemarin.
Kegiatan tersebut juga melibatkan sekitar 300 orang, diantaranya petugas kesehatan dari Dinkes Sulut, Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan dari Kementerian Kesehatan RI Regional Timur, Dinkes Kota Manado bersama Puskesmas, Rumah Sakit Prof Kandou, RS Ratumbuisang, RS TNI Woter Monginsidi, RS Bayangkara, RS AURI, Poltekes Manado serta RS Advent Teling Manado. “Selain itu, instansi pendukung lain seperti Dalmas Polda Sulut dan Polresta Manado, Satpol PP, RAPPI, Damkar, SAR, PMI, unsur TNI dari Kodim dan Korem serta Dinas Kominfo Sulut, semuanya ikut terlibat,” jelasnya sembari mengatakan pada sebelumnya sudah dilakukan berbagai rangkaian kegiatan seperti pelatihan petugas kesehatan dan awam sampai pada gladi lapangan yang dilaksanakan kemarin.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulut, DR Djouhari Kansil MPd yang juga menjadi pembina apel gladi lapangan menyampaikan, Pemprov Sulut memberikan penghargaan yang tinggi kepada Dinkes Sulut bersama jajarannya atas pelaksanaan kegiatan apel gladi yang sangat bermanfaat ini. Dimana kurang lebih dua minggu ini kita akan melaksanakan hajat agenda besar nasional untuk kelangsungan berbangsa dan bernegara, yakni Pilpres RI pada tanggal 9 Juli nanti. “Segala sesuatu yang berhubungan dengan kesiapsiagaan menghadapi moment ini perlu kita sikapi bersama dalam penanganan masalah kesehatan yang mungkin saja terjadi,” ungkap Wagub.
Diakuinya, Provinsi Sulut memang sebagai daerah kondusif dalam kehidupan bermasyarakat sehingga diharapkan konflik sosial tidak akan terjadi di wilayah ini. Kewaspadaan tetap harus dijaga sekaligus berupaya untuk menjaga keamanan di daerah kita. “Undang-undang Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan mengkategorikan sebagai wilayah bencana sosial. Dalam artian, bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian konflik antara kelompok atau masyarakat,” tandas Kansil, sembari mengatakan jika itu juga mengacu pada UU Nomor 7 tahun 2012 tentang tekanan konflik sosial yang secara khusus menangani masalah konflik di Indonesia.
Hadir juga dalam apel gladi tersebut, unsur TNI/Polri, serta sejumlah pejabat eselon II di lingkup Pemprov Sulut.(try30)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment