Berita Terbaru

Friday, June 6, 2014

AK tolak tawaran SHS, JD calon kuat Dirut PTSM
by donwu - 0

Jhon Dumais, kandidat Dirut PT Sulut Membangun.
Manado—PT Sulut Membangun (PTSM) siap beroperasi. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini nantinya dibentuk selain akan menangani Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), terlibat dalam mengelola jalan tol Manado-Bitung, juga akan menangai proyek fisik milik pemerintah. Kelak BUMD ini terbentuk, maka akan langsung diisi oleh orang-orang yang akan duduk di jajaran direksi, yang akan mengelolah perusahaan ini. Pemprov Sulut pun dikabarkan mulai menyiapkan fit and proper test (FPT) untuk calon Komisaris Utama, Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Umum, dan jajaran direksi lainnya.
Sejauh ini sudah ada nama yang secara blak-blakan diungkap Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang (SHS) untuk mengisi pos-pos penting seperti Direktur Utama (Dirut), salah satunya byakni Jhon Dumais (JD). Ketua Komisi I Deprov Sulut ini oleh SHS menilai cocok mengelola perusahaan tersebut, apalagi politisi Partai Demokrat ini sudah tidak lagi duduk menjadi anggota legislator periode 2005-2019.
Hanya saja terinformasi, sebelum SHS menawarkan kursi direksi ke Dumais, rupanya SHS sudah menawarkan lebih dulu kepada Drs Arthur Kotambunan BSc, namun ditolak secara halus. “Sebetulnya Pak Arthur yang Gub tawarkan jadi Dirut, tapi beliau tolak,” ujar sumber terpercaya.
Kotambunan yang dikonfirmasi tidak menolak dan juga tidak membantah. “Ndahlah.... Kalo kita so nda cocok di situ... Perlu energy extra kalo di PT Sulut Membangun. Kita pensiun jo n nikmati hidop.... hehehehehee. (Tidaklah. Kalau saya sudah tidak cocok di situ. Perlu energi ekstra kalau di PT Sulut Membangun. Saya pensiun saja dan nikmati hidup)” ujar Kotambunan dikonformasi Swara Kita, melalui blackberry messenger (BBM).
Wakil Ketua Deprov Sulut ini pun mengakui kalau Dumais lah yang mungkin dipilih SHS untuk menempati kursi Dirut. “JD (Jhon Dumais) yang SHS tawarkan, hehehehehe,” ungkapnya. Kendati menawarkan jabatan direktur secara langsung kepada Dumais di hadapan para anggota dewan, namun SHS menegaskan bahwa perekrutan tetap akan dilakukan secara profesional melalui FPT. “Sebab itu, akan ada persaingan terbuka. Tentunya sesuai mekanisme," ujar SHS lagi.
Diketahui, PT Sulut membangun dibentuk untuk mengganti Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sulut yang sudah ditutup. Pemprov Sulut menutup Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu dikarenakan terus mengalami kerugian. Bahkan terinformasi, sudah dua kali PD Pembangunan itu disuntik dana segar supaya bisa eksis, namun ironisnya tak juga kunjung bangkit dari keterpurukan. Seluruh aset PD Pembangunan kemudian akan dialihkan ke PT Sulut Membangun.(dewe)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment