Berita Terbaru

Tuesday, May 20, 2014

Wawali buka soal di SDN 01 dan SDN 03
by RONAL ROMPAS - 0

WAWALI Manado Harley Mangindaan berikan motivasi siswa SD yang akan mengikuti ujian nasional.(foto: tonny/sk)
Manado—Wawali Manado Dr Harley Mangindaan, Selasa (20/5) tadi, membuka soal ujian hari kedua di SDN 01 dan SDN 03 Paniki Bawah. Sebelum membuka soal ujian, Wawali ikut memberikan motivasi siswa SD agar tidak tegang menghadapi ujian serta meminta kepada pihak sekolah dan terlebih orang tua agar memberikan dukungan serta pendampingan kepada siswa. “Ada dua hal yang bisa berdampak pada siswa yang sedang ujian dan pengaruh besar apabila dari lingkungan sekolah maupun orang tua tidak mengantisipasi dengan memberikan pendampingan yang benar. Suasana kelas dan cuaca yang tidak tentu akan mengganggu siswa, baik fisik maupun psikis,” pesan Wawali.
Wawali juga berpesan kepada orang tua dan guru agar berpikir, bersikap, dan berperilaku positif. Dengan begitu, anak yang mengikuti ujian juga tidak akan tegang. “Ketika orang tua dan guru memberikan rasa aman dan nyaman pada anak, dengan begitu suasana ujian akan terasa sejuk,” ungkap Wawali.
Dari data yang diperoleh, jumlah siswa peserta ujian sekolah/madrasah (USM) di SDN 01 berjumlah 67 siswa peserta, dan untuk SDN 03 dari 47 total peserta yang terdaftar, hanya 46 yang mengikuti USM dengan 1 orang siswa sudah tidak ikut ujian.
Dalam kegiatan pembukaan soal, Wawali juga didampingi oleh Sekretaris Diknas Kota Manado, Corry Tendean SH dan anggota dewan Komisi D, Fadila Polontalo.
Sementara itu, Kadis Diknas Manado Dante Tombeg mengatakan, ada sebanyak 7.841 siswa ikut ujian sekolah di Manado. Angka itu merupakan jumlah siswa yang juga terdaftar di Dinas Pendidikan Manado.
Ditambahkannya, para siswa tersebut berasal dari SD dan Madrasah Ibtidaiyah di 87 kelurahan yang tersebar di Manado, baik negeri maupun swasta dimana ada yang bergabung atau melaksanakan sendiri.
Lanjut Tombeg,  tahun 2014 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sekarang tidak ada lagi ujian nasional untuk SD sederajat, tetapi diganti dengan USM. "Pemerintah memutuskan tidak ada lagi ujian nasional, tetapi USM yang fungsinya sama dengan UN,” terangnya.(ton)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment