Berita Terbaru

Saturday, May 17, 2014

Wapres RI buka kegiatan WCRC Sekaligus tinjau gedung CTI-CFF
by RONAL ROMPAS - 0

Wakil Presiden RI, Boediono dalam sambutannya saat membuka acara World Coral Reef Conference (WCRC) di Grand Kawanua Convention Center (GKIC) Manado, Jumat (16/5) lalu mengatakan, perlunya mendapat perhatian khusus akan  keadaan terumbu karang di kawasan laut Indonesia. Dimana terumbu karang merupakan faktor pendukung bagi kelangsungan produksi ikan sebagai ketahanan pangan masyarakat. “Ini sangat penting untuk dijaga kelangsungannya. Oleh karenanya diperlukan komitmen dan inisiatif di tingkat nasional, global, maupun regional untuk meningkatkan pengelolaan terumbu karang sebagai penopang laut dan sumber pangan yang berkesinambungan,” jelas Boediono.
Wapres RI, Boediono saat memeberikan sambutan dalam pembukaan acara WCRC
Wapres mengharapkan, adanya inisiatif dan kemitraan yang efektif untuk mendorong upaya global dalam pengelolaan terumbu karang. Sehingga melalui forum internasional tersebut, dapat mendorong masyarakat untuk menjaga terumbu karang, demi kesejahteraan rakyat. “Saya harap konferensi ini menghasilkan kesepakatan global, karena terumbu karang merupakan ekosistem laut yang kaya, membuahkan hasil kongrit dalam upaya kita untuk melestarikan dan mengelolah terumbu karang yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang saat menyampaikan sambutan sekaligus rasa terima kasih kepada Wapres RI dan segenap rombongan dari negara-negara peserta iven WCRC
Hal senada disampaikan Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang, bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk forum dunia seperti WCRC dilakukan untuk menghasilkan kesepakatan global menuju pengelolaan terumbu karang yang berkesinambungan demi keberlanjutan perikanan, ketahan pangan dan bisnis ramah lingkungan. “WCRC perlu dilaksanakan untuk menghimpun dan menyusun komitmen dan keputusan global dalam melestarikan sumberdaya terumbu karang dunia dan berharap hasil rumusan konferensi ini dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan kelautan dan perikanan dunia,” terang Sarundajang.
Wapres RI didampingi Menteri Perikanan Kelautan dan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif serta Gubernur Sulut melakukan pengetukan tetengkoren sebagai tanda iven WCRC resmi dibuka
Boediono-Sarundajang
tinjau Gedung CTI-CFF

Wapres RI saat foto bersama di gedung CTI-CFF dengan peserta enam negara CTI
Selanjutnya Wapres RI dan rombongan bersama Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang usai membuka pelaksanaan WCRC, langsung meninjau Gedung sekretariat 6 negara anggota Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF).
suasana saat Wapres RI dan rombongan mengunjungi seluruh ruangan CTI-CFF
Dalam peninjauan tersebut Wapres RI bersama isteri selain didampingi Gubernur juga mendampingi turut didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Sutarjo, Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Parekraf), Mari Elka Pangestu serta para delegasi enam negara CTI-CFF diantaranya, Menteri Sains Tehnologi dan Inovasi Malaysia, Dato’ DR Ewon Ebin, Departement Secretary of Ministry of Environment, Conservation and Climate Cange PNG, Gunther Joku, Undersecretary for Polici and Planning, Departemen in Environment and Natural Resources Philipina, Manuel Gerochi, Menteri Lingkungan Hidup, Perubahan Iklim, Penanganan Bencana dan Meteorologi Salomon Island, Bradley Tovosia serta Menteri Pertanian dan Perikanan Timor Leste Mariano, Assanami Sabino. 
Wapres RI bersama rombongan dan Gubernur Sulut setelah usai melakukan kunjungan di gedung CTI-CFF
Dalam penjelasannya Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Sutarjo saat di gedung CTI Center bahwa, gedung ini akan menjadi tempat berbagai kegiatan dan upaya pelestarian terumbu karang, perikanan, pesisir serta sumber daya laut lainnya di kawasan segitiga terumbu karang dari enam negara, sembari menyebutkan, gedung ini juga nantinya akan berfungsi sebagai tempat peraggaan keanekaragaman hayati terumbu karang berupa akuarium berukuran besar serta ruang pameran. “Kami berharap gedung Sekretariat Regional CTI-CFF bisa menjadi centre of exellence akan khasanah keanekaragaman terumbu karang serta pusat candradimuka ilmu dan ilmiah terumbuh karang,” jelas Sharif.
satu mobil Wapres RI Boediono bersama Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang usai melakukan kunjungan di gedung CTI-CFF
Sementara itu, Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang menyebutkan, gedung ini memiliki multi fungsi karena selain bangunan gedung bundar dengan lima lantai untuk digunakan sebagai tempat kesekretariatan CTI-CFF yang dilengkapi dengan Convention Hall, juga ada tempat exebition indor setinggi tujuh lantai untuk ruang aquarium, perpustakaan, training centre dan research centre. “Pemprov Sulut juga telah menyediakan lahan seluas 15 ribu meter persegi untuk cadangan pembangunan sarana dan prasarana penunjangnya,” terang SHS.
Turut hadir Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Wagub Sulut DR Djouhari Kansil MPd bersama Ibu Mieke Kansil Tatenmgkeng, Sekprov Sulut, Ir Siswa Rachmat Mokodongan, Forkopimda Sulut serta para Bupati/Walikota se- Sulut dan pejabat teras Pemprov Sulut. (Adv)
Gubernur Sulut DR Sinyo Harry Sarundajang bersama Ibu Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun saat menjemput Wapres RI, Boediono di Bandara Sam Ratulangi Manado

Wagub Sulut DR Djouhari Kansil MPd bersama Ibu Deetje Meike Kansil Tatengkeng saat menjemput Wapres RI, Boediono di Bandara Sam Ratulangi Manado

Gubernur Sulut bersama Sekprov Sulut, Ir Siswa Rachmat Mokodongan, saat mengantar kepulangan Wapres RI, Boediono di Bandara Sam Ratulangi Manado

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment