Berita Terbaru

Monday, May 12, 2014

SERTIFIKASI GURU, AGIS warning Kab/Kota
by RONAL ROMPAS - 0

Manado—Ketua Aliansi Guru Indonesia Sulut (AGIS), DR Arnold Poli SH MAP menanggapi terkait dengan pencairan dana sertifikasi yang terkesan terkatung-katung. Untuk itu, ia mengingatkan kepada kabupaten/kota agar tak mempersulit proses pencairan dana carry over sertifikasi guru yang diketahui telah pensiun, dimana dana tersebut merupakan hutang pemerintah pada periode 2011 dan 2012. “Kabupaten/kota jangan mempersulit guru-guru dengan meminta kelengkapan berkas, yang sebenarnya sudah dilengkapi pada waktu lalu. Ingat, dana carry over ini merupakan hutang pemerintah yang harus secepatnya dibayarkan,” tegasnya baru-baru ini.
Pencairan dana sertifikasi yang terhutang atau cary over, Poli berujar, seharusnya masing-masing guru cukup menyiapkan nomor rekening agar pencairannya tinggal ditransfer, sebab prosedurnya sudah di penuhi. “Kabupaten/kota tidak perlu minta berkas lagi, yang perlu dilakukan adalah mengaktifkan nomor rekening guru agar dana-dana itu secepatnya dapat ditransfer,” kata Poli.
Ia mengaku ikut prihatin dengan dana yang sudah ada itu, terkait dengan proses pencairan yang berlarut-larut. “Tidak sama dengan triwulan pertama 2014, dimana dana sertifikasi harus melalui Dapodik sehingga proses pencairannya harus menunggu keluarnya Surat Keputusan. Seharusnya dana yang carry over atau terhutang dipermudah proses pencairannya, bagaimanapun itu merupakan hak guru,” katanya.
Sekretaris Kota Tomohon ini mengungkapkan dana carry over untuk guru di Kota Tomohon sudah dicairkan. “Dana carry over yang dicairkan mencapai Rp5 miliar. Sedangkan dana sertifikasi triwulan pertama untuk 1,200 guru, baru direalisasikan untuk 400 guru, dengan total alokasi dana sebesar Rp 13 M,” ungkap Poli. (ry2)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment