Berita Terbaru

Wednesday, May 14, 2014

Rp23 juta hasil temuan sementara BPK di Minut
by RONAL ROMPAS - 0

SUASANA rapat buka-bukaan dosa SKPD, oleh BPK RI perwakilan Sulut.(foto: boyz/sk)
Airmadidi—Pemeriksaan administrasi Pemkab Minut, yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sulut, sudah memasuki setengah perjalanan. Dari perjalanan tersebut, BPK menemukan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bermasalah dalam administrasi.
Temuan itu untuk sementara berjumlah Rp23 juta, sayangnya sejumlah SKPD belum menunjukkan niat baik untuk memberikan tanggapan ke BPK. “Secara uraiannya, Senin (12/5) lalu, sekitar Rp9 juta, dan Selasa (13/5) kemarin, ditemukan Rp13 juta,” tutur salah satu sumber BPK, yang namanya enggan dikorankan.
Yang paling menonjol, adalah temuan disalah satu SKPD, soal pembayaran kepada rekanan terhadap obyek pengadaan barang 2013, sebesar Rp1,2 miliar. “Disini kita temukan, pembayaran penuh sudah diberikan pada rekanan, dan proyeknya dikerjakan tahun 2014,” terang sumber.
Wakil Bupati Minut Yulisa Baramuli SH, yang mendengar laporan tersebut, geram dengan tingkah laku sejumlah SKPD. “Saya tegaskan, Rabu (14/5) besok (hari ini,red) 13 temuan yang ada di SKPD, segera ditanggapi. Semua harus bekerja, kalau perlu sampai malam. Jangan menganggap enteng masalah ini. Jika ada kepala SKPD yang main-main, saya akan rekomendasikan ke BPK untuk segera serahkan ke rana hukum. Pokoknya hari ini harus ada tanggapan. Mungkin karena uang kecil, jadi pandang enteng,” tegas Baramuli, Selasa (13/5) kemarin.
Sementara itu, Kepala BPK RI perwakilan Sulut Andi Kangkung Lologauw, ikut angkat bicara. Menurut Andi, temuan yang didapat disusun dengan dokumen dan audit. Berdasarkan data inilah, maka ditemukan masalah oleh tim. “Untuk itu kami meminta tanggapan, karena ini bisa mendrop out konsep temuan, asalkan ada data yang valid dan akurat, atau dokumen pendukung. Bukan hanya ngomong saja. Tanggapan ini juga bisa menjadi permasalahan. Untuk itu, adanya tanggapan ini agar BPK tidak sepihak dalam soal temuan,” terang Andi.(eres)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment