Berita Terbaru

Wednesday, May 14, 2014

RAPAT AKHIR WCRC SHS: Sulut sukses di mata dunia
by RONAL ROMPAS - 0

SHS saat memimpin rapat WCRC bersama Pansus dan Panda di VIP room Bandara Sam Ratulangi.(foto:ist)
Manado—Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang, sekembalinya dari kunjungan kenegaraan di Nyanmar bersama Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), langsung mengadakan rapat akhir pelaksanaan iven internasional World Coral Reef Conference (WCRC) bersama jajaran panitia pusat (Panpus) dan panitia daerah (Panda) di ruangan VIP Room Pemda di Bandara Sam Ratulangi, Selasa (13/5) kemarin.
Gubernur dalam arahannya menegaskan, ada beberapa hal penting terkait kesiapan pelaksanaan mulai dari pembukaan pada Rabu (14/5) hari ini sampai pada penutupannya Sabtu (17/5) nanti. Penegasan Sarundajang dimaksud adalah, pertama ukuran keberhasilan pelaksanaan WCRC mulai dari menjamu para undangan. “Harus diperhatikan betul barang bawaan para tamu, karena itu adalah bawaan terumbu karang dan jangan sampai ada barang yang hilang. Selain itu juga harus dipermudah prosedur administrasinya,” tegas Sarundajang.
Kedua, katanya, setiap peserta selain harus tiba tepat waktu di lokasi kegiatan, juga harus memegang jadwal dan agenda yang jelas serta dukungan kendaraan yang mobile. “Ketiga, sukses makanan (food security) jangan sampai penyedia katering salah menyediakan makanan dan berakibat peserta sakit ataupun mengalami alergi. Selanjutnya, ke empat, masalah keamanan. Ini perlu koordinasi yang baik dengan pihak keamanan Polda dan Korem agar keamanan terjaga dengan baik,” ungkapnya, sembari menegaskan pula bahwa saat ini mata dunia sedang tertuju ke Sulut sehingga tidak bisa tidak iven ini harus sukses karena pada gilirannya akan lebih mengharumkan nama Sulut.
Gubernur juga menyentil pentingnya pelaksanaan iven WCRC ini, dimana berdasarkan penelitian para pakar, terumbu karang dapat menurunkan panas bumi. Hal ini dikarenakan fitoplankton membungkus terumbu karang sehingga mampu mengeluarkan zat Co2. “Zat ini ternyata mampu menurunkan suhu panas bumi (global warming). Jika ditarik lebih jauh lagi, hal ini berkaitan dengan food security. Adapun akibat global warming dapat mengakibatkan gagal panen yang berimbas pada ketersediaan pangan di dunia,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Sulut, Ir Ronald Sorongan MSi mengatakan, jadwal pelaksaan acara dan kesiapan kegiatan (kegiatan,red) tempat pelaksanaan rangkaian acara sudah maksimal. “Bapak Wakil Presiden RI, Boediono yang akan membuka langsung venue-venue tersebut sekaligus akan meresmikan Gedung Coral Triangle Initiative (CTI),” katanya.
Hadir dalam rapat tersebut, Sekprov Sulut, Ir Siswa Rachmat Mokodongan serta pejabat dari Kementerian Koordinator Kesra, pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Pejabat dari Kementerian Luar Negeri.(try30)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment