Berita Terbaru

Thursday, May 22, 2014

Rakerkes Sulut, dokter deteksi penyakit menular
by RONAL ROMPAS - 0

Kadinkes Sulut, dr Grace Punuh saat mendampingi Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang, mengetuk tatengkoren sebagai tanda Rakerkes resmi dibuka (foto:ist)
Manado—Gubernur Sulut, DR Sinyo Harry Sarundajang meminta kepada seluruh dokter yang bertugas di Puskesmas di Sulut, agar mampu mendeteksi setiap penyakit menular seperti hepatitis B, malaria, demam berdarah (DBD), batuk TBC dan rabies di wilayah kerjanya masing-masing. “Penyakit-penyakit tersebut sangat berbahaya bagi masyarakat. Oleh karena itu, kalau tidak terdeteksi, bisa menular kepada orang lain,” ungkap Sarundajang dalam sambutannya saat membuka rapat kerja kesehatan (Rakerkes) Provinsi Sulut, di Hotel Arya Duta, Selasa (20/5) lalu.
Dikatakannya, pentingnya hal tersebut bagi para dokter, karena sudah melekat dalam profesi mulia untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. “Ini sebenarnya sudah menjadi tugas utama bagi dokter di Puskesmas untuk melakukan survei sekaligus pendataan. Karena mereka merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan dasar kesehatan kepada masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Kadis Kesehatan Provinsi Sulut, dr Grace Punuh M Kes menyebutkan, tujuan Rakerkes tersebut, selain menindaklanjuti hasil rekomendasi Rakerkes 2013 lalu dan hasil Rakerkes Nasional tahun 2014 lalu, yang didalamnya mencakup permasalahan lokal spesifik Sulut seperti upaya akselerasi pencapaian Goal MDGs dengan tujuan seperti, peningkatan kesehatan ibu, pelaksanaan Jamkesmas di Provinsi Sulut, serta meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara Provinsi dan Pemda di Kabupaten/Kota se-Sulut. “Rakerkes ini juga akan ada penandatangan kesepakatan bersama antara Dinkes Sulut dengan Perwakilan BKKBN Sulut, Perguruan Tinggi Kesehatan, SMART FM dan Kalbe Nutrision, guna menunjang upaya percepatan penurunan kematian ibu di Sulut,” terang Punuh sembari mengatakan, akan ada juga penandatangan bersama antara Dinkes dan TP PKK Provinsi untuk kegiatan Posbindu.
Turut hadir dalam pembukaan Rakerkes tersebut, selain Bupati Kabupaten Boltim dan Wabup Bolsel, juga hadir para Kadis Kesehatan, Pimpinan RS pemerintah dan swasta, Kepala BKKBN Kabupaten/Kota se-Sulut, unsur Bappeda, Biro kesra, perwakilan BPJS Kesehatan, perguruan tinggi kesehatan serta unsur organisasi profesi kesehatan.(mld)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment