Berita Terbaru

Thursday, May 22, 2014

Kapolres: Kami rangkul preman di Minahasa
by RONAL ROMPAS - 0

Foto bersama Kapolres, TNI, Pemerintah dan Tokoh Pemuda Tondano.(foto: erwin/sk)
Tondano—Sesuai pengakuan Kapolres Minahasa, AKBP Dra Henny Posumah MM, kalau preman yang ada di Minahasa sekitar 175 orang sesuai data kriminalitas yang dikantongi oleh Polres Minahasa. Hal ini disampaikan langsung Kapolres saat melakukan pembinaan terhadap tokoh pemuda berpengaruh di Tondano, Kamis (22/5) kemarin, di Aula SMK I Kembuan Tondano.
Menurutnya, untuk angka tindak kriminalitas di Minahasa juga berdasarkan data sejak tahun 2012 sampai 2014 ada sekitaran 1.866 kasus yang terbagi dari sejumlah perkara. “Bahkan di tahun 2014 pada bulan Mei ini ada sekitar 101 kasus kriminal yang terjadi," terang Posumah.
Lebih lanjut dikatakannya juga, dari kasus-kasus sebelumnya, Polres Minahasa berharap ada penurunan tingkat kejahatan. Untuk itu peran serta elemen masyarakat sangat diperlukan. “Untuk menghindari angka kriminalitas di Minahasa, kami akan merangkul seluruh preman agar bersama-sama menyatukan persepsi demi untuk Minahasa yang berubah," tukasnya.
Disisi lain, program Pemkab Minahasa salah satunya adalah dari segi keamanan khususnya di Ibu Kota Kabupaten yakni di Tondano. Untuk itu, sejumlah perwakilan pemuda dari kelurahan yang ada masing-masing di undang 2 orang untuk hadir dalam rangka pembinaan kemasyarakatan demi peningkatan keamanan dan kenyamanan lingkungan di Kabupaten Minahasa, yang di gelar oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Minahasa, di Gedung Aula SMK 1 Tondano, kemarin.
Kapolres Minahasa hadir sebagai pemateri, mengatakan, di Minahasa sudah terkenal dengan ladangnya premanisme. Buktinya, informasi tersebut sering didengarnya dan tentunya akan berdampak pada kemajuan pembangunan di tanah Minahasa. "Kalau julukan premanisme tersebut sudah melekat di pikiran masyarakat, maka dengan sendirinya investor tidak akan masuk di tanah Toar Lumimuut ini," ungkapnya.
Untuk itu, pada kesempatan ini, Pemkab Minahasa memfasilitasi kegiatan pertemuan dalam rangka memberikan pemahaman kepada tokoh pemuda yang ada di seluruh kelurahan yang ada di Tondano. "Dari tokoh pemuda yang hadir saat ini, saya sangat mengapresiasi. Pasalnya mereka sudah membawa diri untuk berkomitmen tentang perubahan di tanah Minahasa. Sebab dengan kehadiran mereka, sudah bisa menunjukan sikap yang ingin memajukan pembangunan dengan menjaga stabilitas keamanan yang dijaga bersama," ujar Posumah.
Dirinya mengharapkan juga kepada lurah-lurah yang hadir supaya jangan hanya sesudah adanya kejadian baru melapor, tetapi bisa menciptakan hubungan baik dengan masyarakat yang ada di wilayah masing-masing. “Di kelurahan sendiri tentunya ada struktur pemerintah. Begitu juga tokoh-tokoh agama dan organisasi lainnya dan tokoh-tokoh pemuda yang saat ini kami undang. Kiranya himbauan saya agar saling berkoordinasi satu sama lain sehingga suasana di wilayah kelurahan bisa aman dan terkendali," kata Posumah, sembari meminta peran aktif semua elemen masyarakat sangat diharapkan.
Sementara itu, tokoh pemuda yang hadir dalam pertemuan tersebut, Kristo saat dikonfirmasi koran ini, sangat mendukung akan program dari Polres dan Pemkab Minahasa ini. "Kami semua yang hadir sudah berkomitmen untuk mendukung akan program Kamtibmas, meskipun kami pernah masuk dalam daftar nama yang ada di Polres, bukan berarti kami tidak akan membantu. Justru sebaliknya kami sangat mengapresiasi atas itikad baik serta melibatkan kami dalam acara kali ini," ujar Kristo yang biasa akrab disapa Ito dan dibenarkan oleh Dewa.
Hadir dalam pertemuan tersebut mewakili Pemkab dari Kesbangpol Minahasa sebagai penyelenggara, jajaran Polres Minahasa, Kodim, Kejari, para Camat dan Lurah serta tokoh Pemuda.(try33)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment