Berita Terbaru

Thursday, May 22, 2014

GSVL: pulang bangun kampung halaman
by RONAL ROMPAS - 0

WALIKOTA Manado dan istri tercinta saat berfoto bersama saat malam baku dapa dengan warga Kawanua Manado yang ada di Kota Dumai Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).(foto:ist)
Manado—Meski agenda Rakernas Apeksi cukup padat dan menyita tenaga, namun itu tak disia-siakan Walikota Manado GS Vicky Lumentut yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Walikota se-Indonesia ini untuk melakukan pertemuan atau tatap muka dengan warga Kawanua Manado yang ada di Kota Dumai Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Hajatan Malam Baku Dapa yang digelar di Restoran Bungawan Jl Sei Masang Dumai, digelar dengan nuansa akrab dan penuh kekeluargaan, Rabu (21/5) malam.
Ketua Kawanua Manado di Dumai, Denny Wahani mengaku sangat terharu dan senang bisa menyambut Kawanua Manado yang saat ini mengikuti agenda Rakernas Apeksi maupun Indonesia City Expo di kota pemekaran Kota Pekanbaru Riau ini.
Dijelaskan Wahani yang turut didampingi Nikson Mowilos, warga Kawanua Manado di Dumai seperti diketahui mencapai 100 kepala keluarga dan ada yang sudah sekitar 25 hingga 50 tahun mencari nafkah di negeri penghasil minyak tersebut. Bahkan diakui mereka baru kali ini dikunjungi rombongan Kawanua Manado yang sedang mengikuti agenda nasional berupa Rakernas Apeksi.
Oleh karena Itu, mereka sangat senang dan merasa di kampung halaman sendiri bisa bertemu dan bersenda gurau dengan saudara-saudara yang datang mengikuti Rakernas Apeksi itu. "Torang nimbole kase sambunyi itu perasaan senang saat ini karena baku dapa deng rombongan Kawanua Manado, apalagi ada Pak Walikota Lumentut. Itu sama deng ada di kampung halaman sendiri. Makase banyak atas kunjungan ke Dumai ini," ungkap Wahani dengan bahasa Manado.
Sementara itu, Walikota Manado GS Vicky Lumentut saat berdialog mengaku sangat berterima kasih dengan sambutan yang luar biasa yang diberikan warga Kawanua Manado di Dumai. Sebab, ada sejumlah rombongan Pemkot Manado yang diberi atau disiapkan rumah penginapan dari warga Kawanua Manado di Dumai. Ini merupakan suatu kehormatan yang menunjukkan tali persaudaraan di antara kita, tetap terjaga dan melekat meski di negeri orang. "Saya sangat bangga dengan kerukunan warga Kawanua di Dumai, meski belum lama diundang untuk mengadakan acara malam baku dapa dengan kita-kita rombongan Rakernas Apeksi, tapi bisa terkumpul sebanyak ini," puji Lumentut.
Dijelaskan GSVL panggilan akrab Walikota Manado ini, seperti diketahui Kota Dumai di ramaikan oleh 16 suku dan kerukunannya sangat terjaga sehingga diajak mari warga Kawanua Manado di Dumai untuk mencontohi dan tetap terus promosikan budaya Torang Samua Basudara agar bisa diketahui warga Dumai yang ada.
Menurutnya, Kota Manado 15 Januari lalu diuji oleh Yang Maha Kuasa Tuhan dengan bencana alam yakni banjir bandang dan tanah longsor. “Saya tahu, banyak uluran tangan yang diberikan warga Kawanua Dumai yang mengirim bantuan baik uang maupun sembako dan pakaian. Kami berharap, bulan Juni, Kota Manado akan pulih dan bersih dari dampak bencana, sehingga akan mendapatkan penghargaan Adipura dan penghargaan Kota Sehat atau Swasti Saba Wistara. Terima kasih atas bantuan bencana for Kota Manado lalu. Kita senang membawa kabar for pulang ke Manado ini, bahwa sudara-sudara di Dumai saat ini, semuanya ada pekerjaan atau tidak nganggur. Jadi mari kumpul berkat banya-banya, dan pulang bawa ke Manado untuk bangun kampung halaman," tuturnya.
Malam baku dapa Kawanua Dumai, juga diselingi pemberian ole-ole atau souvenir dari First Lady Manado, Paula Runtuwene kepada pengurus Kawanua Manado di Dumai dilanjutkan foto bersama.(dede)

« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment