Berita Terbaru

Wednesday, May 7, 2014

GSVL: Pengembang harus komit dengan pedagang
by RONAL ROMPAS - 0

WALIKOTA Manado GS Vicky Lumentut saat berdialog dengan pedagang Shoping Center.(foto:ist)
Manado—Peremajaan Shoping Centre atau yang lebih dikenal dengan gedung President, akan segera dimulai. Untuk itu, Pemkot Manado dan PD Pasar Maando memfasilitasi pihak ketiga atau pengusaha pengembang bersama pedagang untuk duduk satu meja dan berdialog guna menyatukan persepsi demi kemajuan perekonomian dan pembangunan di Ibukota Provinsi Sulut ini.
Hal tersebut dilakukan Walikoa Dr GS Vicky Lumentut didampingi Direktur PD Pasar Drs Didi Syafii, bersama pihak PT Habitat Karya Sejahtera di aula Serba Guna Pemkot Manado, Rabu (7/5) kemarin. PT Habitat Karya Sejahtera sendiri yang menjadi pemenang lelang peremajaan Shoping Centre. Dalam dialog ini turut juga di hadiri ratusan pedagang atau pemilik kios.
Dalam kesempatan itu, Walikota GSVL mengatakan, sejak awal rencana pembangunan peremajaan Shoping Centre, pihaknya telah me-warning agar semua pihak harus mengikuti aturan main yang ada, jangan nantinya akan berhadapan dengan hukum, baik itu Pemkot Manado maupun pihak pengusaha itu sendiri.
Dijelaskannya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pihak ketiga atau pengusaha pengembang di lokasi tersebut, yakni pertama, disaat pembangunan Shoping Centre, pihak pengembang harus menyiapkan lahan, untuk bisa berjualan sementara bagi para pedagang yang ada. Kedua, jika pembangunan Shoping Centre selesai, maka para pedagang lama harus diprioritaskan masuk atau menempati lokasi baru tersebut. "Pihak ketiga atau pengembang, harus bisa komit dengan pedagang. Jika itu dijalankan, pasti semuanya akan berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada yang dirugikan," tegas GSVL.
Menurutnya, belakangan beredar isu dan selebaran negatif yang provokatif, dimana pihaknya disebut telah menjual aset Pemkot Manado tersebut, itu sama sekali tidak benar. Yang ada hanyalah pihak ketiga diberi ijin sementara untuk menempati lokasi itu lewat kerjasama atau kontrak.
Begitu juga dengan ada selebaran yang menuduh walikota benci dengan warga Muslim di Kota Manado. Itu juga sama sekali tidak benar karena ini hanya dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak ingin Kota Manado aman dan kondusif. "Saya tidak akan memproses hukum oknum penyebar isu fitnah itu, tapi berharap pelaku kembali ke jalan yang benar dan bertobatlah," beber GSVL seraya mengaku kerukunan antar umat beragama warga Kota Manado sudah teruji dan tidak mudah di provokasi.
Ditambahkannya, peremajaan Shoping Centre juga belajar dari pengalaman di Bangladesh lalu. Ada bangunan pusat perbelanjaan umum yang ambruk dan menimbulkan korban jiwa yang banyak. "Hal ini tentunya kita tidak ingin musibah itu terjadi di Manado tepatnya di Shoping Centre atau gedung President yang diketahui mulai rapuh. Hal inilah yang jadi bahan pertimbangan dan jangan di bawah ke isu sesat yang hanya ingin memecah belah kerukunan antar umat beragama di Kota Manado ini," harap GSVL. Sementara itu, Ayub Albugis selaku Ketua Perhimpunan Pedagang Shoping Centre menyatakan, tidak ada niatan untuk menolak pembangunan Peremajaan Shopong Centre. Tapi hanya untuk membuat peremajaan Shoping Centre menjadi lebih baik lagi kedepan dan tidak ada pihak yang dirugikan nantinya.(dede)
« PREV
NEXT »

No comments

Post a Comment