Berita Terbaru

Slider Area

Politik Pemerintahan

Olahraga

Minahasa Utara

Wednesday, September 19, 2018

Ranperda APBD-P 2018 Disetujui Semua Fraksi DPRD Dibahas Ketingkat Lanjutan
by Frani Bagawie - 0

RAPAT paripurna tentang Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD 2018 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Minut Berty Kapojos.(foto:glen/smcom)
AIRMADIDI,SMCOM--Pemkab dan DPRD Minut melaksanakan rapat paripurna tentang Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD 2018 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Minut Berty Kapojos dan Wakil Ketua Denny Wowiling di ruang sidang kantor DPRD Minut, Rabu (19/9).
Dalam rapat paripurna ini, Fraksi PDI-P yang dibacakan oleh Altje Poli, Fraksi Gerindra Sintya Erkles, Fraksi Golkar Ellia M Tooy, Fraksi Demokrat Fano Pangkerego, Fraksi Hanura Arlens Pungus dan Fraksi Restorasi Keadilan Indonesia Denni Sompie, semuanya menerima rancangan peraturan daerah perubahan APBD 2018 meskipun ada beberapa catatan yang harus dipenuhi oleh pihak eksekutif.
Semua Fraksi yang ada di gedung wakil rakyat ini meminta agar rancangan peraturan daerah perubahan APBD 2018 ini bisa dilanjutkan dalam pembahasan berikutnya. Untuk itu semua fraksi meminta pembahasan lanjutan nantinya bisa dilaksanakan secepatnya dan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Bupati Minut, Vonny A Panambunan (VAP) pun menyampaikan terima kasih atas beberapa catatan yang diberikan masing-masing fraksi untuk ditindaklanjuti pihak eksekutif. "Ini akan menjadi masukan yang baik untuk ditindaklanjuti. Namun untuk catatan fraksi soal penghapudan aset RSUD, itu sudah dilaksanakan. Demikian juga soal Honda K2 akan dipertimbangkan untuk tahun depan agar bisa masuk dalam formasi CPNS," tambah VAP.
Dalam rapat paripurna ini turut dihadiri Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong, seluruh kepala SKPD dan Forkopimda.(lee)
Read More

Disnaker Warning 265 Koperasi Yang Ada di Minut
by Frani Bagawie - 0

KEPALA Disnaker Minut Petrus Macarau.
AIRMADIDI,SMCOM--Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Minut memberikan warning atau peringatan keras kepada 265 koperasi yang ada di Minut agar dapat melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Sebab diduga masih banyak koperasi di Minut belum melakukan RAT. "Karena RAT merupakan salah satu tolak ukur sejauh mana koperasi itu berkembang dalam menjalankan usahanya. Untuk itu kami terus mendorong agar koperasi di Minut harus mampu melaksanakan RAT," ujar Kepala Disnaker Minut, Petrus Macarau kepada wartawan, Rabu (19/9).
Dikatakan Macarau, pelaksanaan RAT merupakan kewajiban pengurus koperasi sebagai pelaksana undang-undang dan anggaran dasar koperasi. Pelaksanaan RAT dengan tepat waktu merupakan tolak ukur penilaian kinerja pengurus yang merupakan amanat rapat anggota dalam mengelola koperasi. "Untuk itulah kita mendorong agar koperasi yang ada di Minut ini bisa melaksanakan RAT. Kita sudah sampaikan himbauan ke sejumlah koperasi yang aktif. Kita terus pantau perkembangannya. Ini penting untuk melihat sejauh mana perkembangan usahanya," kata Macarau.
Dikatakan Macarau, berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian dan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM RI Nomor 19/PER/M.KUKM/IX/2015 tentang penyelenggaraan RAT. "RAT itu merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi baik untuk menetapkan kebijakan umum maupun dalam menetapkan rencana kerja dan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi," jelasnya.
Ditambahkan Macarau, RAT paling lambat dilaksanakan 2 tahun sesuai perundang-undangan yang berlaku. Jika tidak dilaksanakan, maka koperasi tersebut siap dibekukan pemerintah. "Ini sudah akan habis tahun dan diharapkan koperasi melakukan RAT. Jika tidak, siap-siap koperasi itu dibekukan," tambah Macarau.(lee)
Read More

Tuesday, September 18, 2018

Deklarasi Pemilu 2019, VAP Minta Stop Baku Cungkel
by Frani Bagawie - 0

DEKLARASI "Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk" di lokasi lapangan Desa Kaima, Kecamatan Kauditan.(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM--Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pada Selasa (18/9) menggelar deklarasi "Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk" di lokasi lapangan Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan turut dihadiri KPU, Bawaslu dan ribuan masyarakat Minut.
Dalam deklarasi tersebut, Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) mengatakan Pemilu 2019 mendatang, kader partai politik maupun simpatisan jangan saling menjatuhkan. "Di Minut hingga saat ini daftar calon sementara ada 355 orang. Jadi kita lihat sama-sama nanti pada tanggal 20 November mendatang akan ada pengumuman dari KPU tentang daftar calon tetap (DCT). Jadi jangan karena beda calon terus sudah saling menjatuhkan. Stop baku cungkel antara saudara," ujar VAP.
Lanjut dikatakan VAP, tujuan pemilu ini adalah untuk membangun Minut menjadi sejahtera lewat calon legislatif dan Presiden yang akan kita pilih. Untuk itu diharapkan warga bisa sama-sama mendukung Pemilu 2019. "Iya seperti yang tertulis di baliho kali ini dalam deklarasi, tolak politik uang, kami menolak politik dalam tempat ibadah, kami siap mendukung Pemilu 2019 aman damai sejuk dan anti Hoax," terang Bupati Minut sembari mengatakan pemerintah kabupaten Minahasa Utara mendukung pemilu 2019.
Dalam deklarasi tersebut juga ditandai dengan penandatangan spanduk dan pembacaaan ikrar di atas panggung yang disaksikan ribuan masyarakat Minut.
Adapun dalam baliho yang ditandatangani ini bertuliskan 'kami masyarakat Minahasa Utara bertekad mewujudkan pemilu 2019 yang aman damai dan sejuk' kemudian 'kami masyarakat Minahasa Utara bertekad untuk menolak dan melawan politik uang, menolak dan melawan politisasi sara, menolak politisi tempat ibadah, menyatakan stop berita bohong dan muatan provokasi di media sosial, menyatakan stop fitnah dan ujaran kebencian di media sosial. Lalu 'kami masyarakat Minahasa Utara mendukung kepolisian negara republik Indonesia untuk melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran  yang berkaitan dengan pemilu  2019'.(lee)
Read More

Petani di Minut Diminta Kendalikan OPT Tanaman Kelapa
by Frani Bagawie - 0

GERAKAN pengendalian OPT tanaman kelapa di perkebunan Desa Werot Kecamatan Likupang Selatan, Selasa (18/9).(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM--Jumlah populasi tanaman kelapa di Sulut termasuk didalamnya Kabupaten Minut, setiap tahunnya selalu menurun. Hal ini disebabkan oleh adanya Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) pada tanaman kelapa berupa hama Oryctes. Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) meminta agar petani harus mampu mengendalikam OPT tersebut. "Hama Oryctes ini merusak daun kelapa. Tanda kelapa sudah terkena hama seperti daun yang tergunting berbentuk segi tiga dan akan mengurangi produktifitas kelapa. Jika sudah pada serangan yang tinggi, hama ini bisa menimbulkan kematian pada kelapa," ujar Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Republik Indonesia (RI) Dudi Gunadi saat melaksanakan gerakan pengendalian OPT tanaman kelapa di perkebunan Desa Werot Kecamatan Likupang Selatan, Selasa (18/9).
Diakuinya jika memang masih masyarakat belum mengetahui apa penyebab rusaknya dan matinya pohon kelapa. Maka dari itu, pihak kementerian serta Dinas Pertanian bersama-sama menghadirkan gerakan dan salah satu upaya memberdayakan masyarakat untuk mau menolong diri sendiri dalam mengurus dan menjauhi hama pada kelapa. "Kami ajarkan masyarakat dengan hal hal yang mereka tidak punya. Hari ini kita bantu mereka dengan alat perangkap yaitu Oryctes, dan kita jelas bagaimana bentuk kumbang, cara hidup kumbang dan bagaimana kita memerangkapnya. Kita lakukan gerakan itu supaya masyarakat tahu mengendalikannya agar supaya kelapa di Sulut khususnya Minjt ini semakin terjaga dan tidak rusak karena hama," jelasnya.
Sementara saat ditanya terkait beberapa luas perkebunan yang akan menerima bantuan perangkat hama, dirinya menjawab sebanyak 500 hektar. "Bahannya sebetulnya tidak mahal seperti seng kita bisa ganti dengan plastik bekas dan embernya bisa kita pakai dengan bekas ember cat," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Sulut RD Ngantung saat dimintai keterangan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi petani kelapa. "Bicara hama atau Oryctes yang merusak dan mematikan tanaman kelapa harus kita basmi bersama dan tanaman kelapa harus kita lindungi. Umumnya dari tanaman kelapa sudah ada serangan, maka dari itu kami yang ada di tempat ini bersama masyarakat untuk sama-sama terlibat langsung bagaimana melakukan pengendalian atau tidak akan menyebar populasinya," jelas Ngantung.
Sementara Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan dalam sambutannya yang diwakili Kepala Dinas Pertanian Minut Jan Sinaulan memberikan apresiasi akan kegiatan ini. "Petani Minahasa Utara masih bergantung pada kelapa, dikarenakan separu dari lahan Minut adalah tanaman kelapa," tutup Sinaulan.(lee)
Read More

SAS Lantik Pengawas dan Anggota Banwas PD Pasar Tomohon
by Frani Bagawie - 0

PENGAMBILAN Sumpah/Janji dan Pelantikan Pengawas dan Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah Pasar Kota Tomohon.(foto:ist)
TOMOHON,SMCOM--Pemerintah Daerah Kota Tomohon melaksanakan Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pengawas dan Anggota Badan Pengawas Perusahaan Daerah Pasar Kota Tomohon, Direktur Utama PD Pasar, Direktur Pengembangan Usaha PD Pasar, dan Anggota Badan Pengawas PDAM Kota Tomohon, Selasa (18/9) di Aula lantai 2 Sekretariat Daerah Kota Tomohon.
Wakil Walikota Tomohon Syerly A Sompotan usai pengambilan sumpah janji dan melantik jajaran baru di lingkungan Perusahaan Daerah di Kota Tomohon ini menyampaikan dalam sambutannya berharap bahwa kiranya yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara karena jabatan yang di emban merupakan amanah dari Tuhan yang Maha Kuasa.
Lanjut Wawali, bahwa pelaksanaan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan merupakan salah satu konsekuensi dari dinamika organisasi, terutama dalam kerangka penyesuaian (Adjustmen) terhadap perkembangan lingkungan strategis organisasi itu sendiri, intinya bahwa hal ini dilaksanakan adalah untuk lebih meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
SAS menambahkan, ada beberapa poin penting yang harus disampaikan dalam momentum pelantikan saat ini. Pertama, BUMD sebagai sektor penghasil PAD harus mampu dipacu dan digenjot secara maksimal, bersinergi dan bertumbuh untuk peningkatan kesejahtraan masyarakat. Kedua, dalam rangka otonomi daerah kiranya pejabat perusahaan daerah segera melakukan langkah-langkah pengembangan dibidang tugas yang dipercayakan melalui kreativitas dan inovasi yang logis dan progresif.
Adapun mereka yang dilantik yakni AKBP (Purn) Ruddy Nelwan sebagai Ketua Banwas PD Pasar Kota Tomohon, Ruddie Lengkong SSTP sebagai Sekretaris Banwas PD Pasar Kota Tomohon dan Alfrets Pailah sebagai anggota Banwas. Sementara dalam jajaran direksi yakni Noldy Montolalu SE sebagai Direktur Utama PD Pasar Kota Tomohon, Mac R Kambey sebagai Direktur Pengembangan Usaha PD Pasar Kota Tomohon serta Repsi Nongko SE yang dipercayakan sebagai anggota Banwas PDAM Kota Tomohon.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Rohaniawan Pdt Andrea Kowaas MTh, Asisten I Drs ODS Mandagi, Asisten III Ir Corry Caroles serta Kepala Bagian Hukum Setda Kota Tomohon Denny Mangundap SH.(lee)
Read More

Bawaslu Tomohon Audiensi Dengan Pemkot
by Frani Bagawie - 0

BAWASLU Tomohon saat audiensi dengan Pemerintah Kota Tomohon di rumah dinas Walikota dan diterima langsung Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak.(foto:ist) 
TOMOHON,SMCOM--Ketua  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tomohon Deysi Soputan didampingi anggota Steven Linu bersama jajarannya, Selasa (18/9), melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Tomohon di rumah dinas Walikota dan diterima langsung Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak.
Untuk diketahui jajaran Bawaslu Kota Tomohon telah dilantik pada 15 agustus 2018.(lee)
Read More

Walikota Ingat 3 Pilar Yang Fokus Pada Kepemudaan
by Frani Bagawie - 0

KEGIATAN penyiapan bahan koordinasi dan pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan masyarakat, pemuda dan olahraga dilaksanakan di rumah dinas Walikota Tomohon.(foto:ist)
TOMOHON,SMCOM--Pemkot Tomohon, Selasa (18/9), melaksanakan kegiatan penyiapan bahan koordinasi dan pelaksanaan tugas di bidang pemberdayaan masyarakat, pemuda dan olahraga dilaksanakan di rumah dinas Walikota Tomohon.
Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak saat membuka kegiatan mengungkapkan undang-undang tentang kepemudaan menyebutkan 3 pilar yang fokus pada kepemudaan yakni penyadaran pemuda, pemberdayaan pemuda dan pengembangan pemuda itu sendiri sehingga kita tahu bahwa pemuda adalah pemilik masa depan bangsa. "Pemuda merupakan aset masyarakat dan merupakan pembawa perubahan aktif yang dapat memberikan kontribusi energi, idealisme dan wawasan untuk pertumbuhan dan kemajuan masyarakat. Olehnya marilah kita sebagai pemuda di Kota Tomohon yang juga sebagai generasi bangsa, untuk terus menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan daerah maju dan masyarakatnya sejahtera," pinta Eman.
Sebelumnya, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Tomohon Ronald Kalesaran SE sebagai pelaksana kegiatan menjelaskan pemuda merupakan salah satu komponen penting bangsa ini. Pemuda juga mempunyai fungsi dan peran yang sangat strategis sehingga perlu dikembangkan potensi dan peranannya melalui penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan sebagai bagian dari pembangunan nasional. "Kegiatan ini dimaksudkan untuk membuka wawasan pemuda dalam memahami undang-undang kepemudaan," terang Kalesaran.
Narasumber dalam kegiatan, unsur Pemerintah Provinsi Sulut bersama Pemkot Tomohon. Sedangkan peserta dalam kegiatan, para perutusan pemuda Kecamatan dan kelurahan se Kota Tomohon. Tampak hadir Asisten Kesra Setda Kota Tomohon Drs ODS Mandagi, Kadis Dikbud Kota Tomohon Dr Juliana D Karwur MSi, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Tomohon Michael Joseph SSTP MSi.(lee)
Read More

Monday, September 17, 2018

Terkait Penerimaan CPNS, Hari Ini Honda K2 Bakal Demo
by Frani Bagawie - 0

AIRMADIDI,SMCOM--Pemerintah pusat sudah menetapkan jumlah penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 termasuk Pemkab Minut. Namun sayangnya, kabar ini tidak sepenuhnya bahagia diterima masyarakat umum. Buktinya, para tenaga honorer daerah atau Honda K2 di Pemkab Minut tidak senang. Pasalnya, dalam perekrutan CPNS tahun ini, pemerintah hanya memberikan jatah 3 orang khusus Honda untuk diikutsertakan dalam penerimaan tersebut.
Alhasilnya, para Honda K2 di Pemkab Minut berencana melakukan aksi demo pada Senin (17/9) di kantor Bupati Minut.
Menurut salah satu tenaga Honda K2 Minut, Noldy Torar mengaku jika ia dan rekan-rekannya sesama Honda K2 kecewa karena untuk mereka hanya disediakan 3 kursi untuk diperebutkan. "Saya kecewa walau memahami kalau di UU ASN batas maksimal CPNS 35 tahun. Tapi seharusnya pemerintah pusat lebih utamakan yang sudah bertugas mengabdi bertahun-tahun. Sebab kami juga sudah memberi kontribusi tenaga dan waktu bagi pembangunan di daerah," ujar Torar, Minggu (16/9).
Untuk itu, sambungnya, para Honda K2 Minut akan berunjuk rasa terhadap pemerintah pusat di kantor Bupati Minut. "Dalam aksi damai ini kami akan menyampaikan aspirasi kepada bupati agar bisa bantu perjuangkan. Intinya kami di Minut menolak penerimaan CPNS dari jalur umum. Jika ada 175 kursi yang dibuka, utamakan dulu 158 kursi dari Honda K2. Sisanya baru dibuka untuk di luar Honda K2," tegas Torar.
Diakuinya, saat ini sudah ada Honda K2 yang meninggal atau sudah keluar dan bekerja di tempat lain. "Tapi kami yang sudah bekerja sebagai tenaga honor sejak awal-awal tahun Minut berdiri. Kami bertahan sebagai tenaga honor hingga sekarang dengan gaji kecil karena berharap akan diangkat jadi CPNS tahun ini. Bagaimana nasib kami akan berubah kalau tak diangkat jadi CPNS," pungkas Torar.
Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian serta Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Minut Styvi Watupongoh SIP menyebutkan tahun ini akan dibuka penerimaan untuk 175 CPNS dari jalur umum. Dimana 3 kursi disediakan bagi Honda K2. "Untuk Minut akan menerima CPNS sebanyak 175 orang. Dengan perincian 83 orang untuk tenaga kesehatan, 50 tenaga guru dan sisanya tenaga teknis," katanya seraya menambahkan ke 175 kursi CPNS tersebut sudah termasuk tiga kursi yang disediakan bagi tenaga honda K2 yang berumur di bawah 35 tahun.(lee)
Read More