Berita Terbaru

Slider Area

Politik Pemerintahan

Olahraga

Minahasa Utara

Thursday, July 18, 2019

Ikan Payanka Jadi Menu Utama Lomba Masakan FDM Boltim
by Admin - 0



Tampak Kepala Dispar
Menyaksikan show masak
Ikan payanka. 
BOLTIM,SWARAMANADO--Ikan Payanka jadi menu utama yang disantap Wakil Bupati (Wabup) Drs Rusdi Gumallangit bersama Ketua TP-PKK Boltim Ny Nursiwin Landjar Dunggio SAP,  dalam acara Lomba Masak tingkat Kabupaten, pada Festival Danau Mooat (FDM), yang digelar di Villa Danau Mooat, Kamis (18/7/2019) siang tadi.

Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), melalui Dinas Parawasita (Dispar), tahun ini kembali menggelar FDM, yang diketahui telah menjadi agenda tahunan. Lomba masak dengan menu utama ikan khas Boltim ini,  dibuka resmi oleh Wabup Rusdi.  Kegiatan ini diikuti 21 peserta, yang berasal dari 7 kecamatan serta adapula dari sejumlah SKPD lingkup  Pemkab Boltkm. Kegiatan ini pun dihadiri Ketua dan Wakil Ketua TP- PKK/Boltim, Sejumlah Kepala SKPD, Seluruh camat dan Sangadi se-Boltlim, serta masyarakat yang berbondong-bondong menonton. 

Wabup dalam sambutannya mengatakan bahwa sejumlah kegiatan Dispar, guna untuk memperkenalkan wisata, serta wisata kuliner Boltim ke daerah luar. "Saya percaya semua pengurus PKK Boltim mampu memperagakan soal cara memasak menu ikan dengan citarasa masakan khas lokal Boltim. Sebab ini salah - satu masakan tradisional atau khas Boltim, untuk bagimana kita mempersiapkan atau menyediakan kuliner makanan khas ditempat - tempat wisata, dan ini juga bagian dari memperkenalkan wisata Boltim yang nantinya menjadi barometer," katanya. 

Untuk itu selaku pemerintah, dia memberikan support kepada Dispar dam seluruh peserta untuk tampil maksimal. "Saya berikan supor kepada Dispar Boltim. Juga kepada peserta, utusan kecamatan. Saya imbau bahwa, juara bukan jadi ukuran tetapi bagaimana rasa kebersamaan kita teruma tim PKK se kabupaten Boltim, guna mendukung porogram pembangunan daerah. Mari kita sukseskan kegiatan lomba memasak menu ikan lewat FDM," ujar Rusdi. 

Di pilihnya Ikan Payanka ini, terang Kepala Dispar Boltim Rizky Lamaluta, karena ikan jenis ini menjadi ikan khas yang dimilikk Kabupaten Boltim. "Ikan ini, memiliki kandungan yang baik dari ikan air tawar lainnya, dan ini hanya bisa ditemukan di Danau Mooat, pagi hingga siang tadi, ikan ini sudah di masak dengan bernagai resep oleh peserta lomba," terangnya.

Menurutnya pun, kegiatan ini merupakan rangkaian yang dilakukan Dispar Boltim, guna menyambut HUT Ke-11 Boltim Unggul.  Untuk itu dia berharap, agar kegiatan - kegiatan seperti ini, akan lebih menambah daya tarik wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata disini "ini FDM yang kedua kalinya. Saya berharap, ditahun mendatang FDM akan dilakukan dalam skali yang lebih meriah," ucap Rizky yang juga ketua Pantia Perayaan HUT Boltim tahun ini. 

Semantara itu, Ketua Tim penggerak PKK Boltim, Ny Nursiwin Landjar Dunggio SAP menyampaikan terimakasih kepada para pemkab melalui Dispar yang telah menambah kreatifitas ibu-ibu PKK sebagai peserta lomba masak ikan khas Boltim. "Saya ucapkan, terima kasih seluruh utusan desa dan kecamatan yang didalamnya ada pengurus PKK baik tingkat desa pun kecamatan, juga sejumlah Dinas yang telah mengikuti kegitan. Sebagai ketua Tim Penggerak PKK sangat mendukung serta mengapresiasi" terang, Umi' sapaan akrabnya. (syh). 

Read More

Kisruh Surat Desakan Ketua Dewan Adat
by fadjrin - 0

Sunarto Bataria dan Godfried Timpua


MELONGUANE, SMCOM- Usai pernyataan Ketua DPRD, kini publik Talaud digegerkan lagi dengan munculnya surat desakan yang mengatas namakan Lembaga Adat Kepulauan Talaud dan ditanda tangani oleh ketua dewan adat sendiri Arvan Bawangun. Surat yang tak bernomor dan tanggal tersebut muncul dan menjadi perdebatan seru di ruang publik masyarakat Talaud.

Akibat surat ketua dewan adat tersebut, sejumlah tokoh politik, pengurus ormas dan LSM angkat suara.Ketua Pemuda Pancasila Sunarto Bataria bahkan menantang Arvan Bawangun untuk debat terbuka.

"Yang bersangkutan tidak paham tata aturan. Lihat saja bahasanya,  "memerintahkan" kasih tahu belajar dulu struktur ketatanegaraan dan kedudukan adat dalam kaitannya dengan struktur ketatanegaraan. Saya tantang saudara Arvan untuk debat terbuka," tantang Bataria melalui salah satu media sosial, Rabu (17/7) kemarin malam.

Wakil Ketua DPRD Jakop Mangole SE pun turut bersuara. "Setiap org yang di beri kepercayaan memegang jabatan adat harus mampu menjadi pengayom seluruh masyarakat adat dan tidak boleh berpolitik praktis atau menjadi partisan," ungkap Mangole.

Godfried Timpua selaku salah satu pemangku adat Melonguane menyampaikan seruannya yang mengajak semua pihak untuk menempatkan posisinya dalam kondisi ini.

"Selaku Ketua Dewan Adat baiknya menempatkan diri selaku pengayom, penyejuk dan pembawa kedamaian bagi seluruh masyarakat Talaud dalam tataran adat Talaud.

Soal kondisi dan situasi politik, mari kita semua selaku pemangku adat dan masyarakat menyerahkannya kepada pemerintah selaku pihak yang mengurus hal tersebut sesuai kewenangannya," pungkas Timpua.(dNed)
Read More

Tuesday, July 16, 2019

Terkait pernyataan Ketua DPRD, Ketua BK DPRD dan anggota Fraksi Demokrat dukung apapun keputusan Mendagri
by fadjrin - 0

Ketua BK Godfried Timpua dan anggota dprd fraksi demokrat Pdt Van H R Ambuliling STeol


MELONGUANE, SMCOM - Pernyataan Ketua DPRD di sejumlah media, mendapat tanggapan Ketua Badan Kehormatan DPRD Godfried Timpua, Selasa (16/7) kemarin. "Tidak ada kewenangan DPRD untuk mendesak Kemendagri terkait terbitnya SK bupati dan wakil bupati terpilih. 

DPRD secara kelembagaan telah melaksanakan tanggung jawabnya berdasarkan mekanisme dan undang-undang, namun demikian semangat kita sama menyangkut kepastian pengangkatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih segera dilaksanakan sesuai jadwal waktu yang ditetapkan undang-undang bahwa masa periode bupati dan wakil bupati sebelumnya berakhir pada tanggal 21 juli 2019," ungkap Timpua.

Untuk itu ia menyarankan, semua pihak menunggu keputusan resmi dari Mendagri dan menghormati putusan yang nanti diterbitkan apapun itu. "Mari kita menunggu sambil menjaga kondisi daerah tetap stabil dan kondusif sampai munculnya SK Mendagri," pungkas Timpua.

Seirama dengan Timpua, anggota DPRD dari Fraksi Demokrat Pdt  Van Heifel R Ambuliling STeol menyampaikan dua pandangannya. "Pertama, apapun sikap dan keputusan pemerintah pusat (Mendagri) maupun Gubernur Sulut, masyarakat Talaud dalam kondisi siap menerima dan sangat kondusif serta mendukung apapun putusannya serta siapapun yang dilantik.

Kedua dan paling penting  pemerintah pusat (Kemendagri) dan Pemprov wajib meluruskan 'kekeliruan' sejarah pada masa lalu terkait tafsir periode yang membingungkan masyarakat Talaud dan sempat menimbulkan perdebatan pakar hukum tata negara terkait hal itu, agar tidak jadi beban bagi masyarakat talaud di masa depan," jelas Ambuliling.(TimSM)
Read More

Monday, June 24, 2019

Diver dan Photograpy Mancanegara Bakal Explore Bawah Laut Boltim
by Admin - 0

Boltim,SM—Divers dan Photograpy bawah laut dari luar Negeri bakal kunjungi Laut Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk melengkapi Festival Danau Mooat (FDM) yang akan digelar guna memeriahkan Hari Peringatan terbentuknya Kabupaten Boltim, Bulan Juli mendatang. ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Boltim Rizki Lamaluta bahwa kedatangan dua orang yang cukup terkenal yakni Andrew Lim dan Kent Yeung dari Hongkong ini, adalah hasil pertemuan Jaymie, pria asal malaysia, yang tengah merintis penerbangan carter dari Malaysia dan Hongkong ke Sulawesi Utara (Sulut) yang didampinggi GM Swissbell Hotel Manado dengan Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH belum lama ini, “ini adalah hasil pertemuan Pak Bupati dengan mereka yang langsung di followup dari Dispar Boltim,” ungkapnya.
Salah satu Percakapan
Dispar dan Tuan Jaymie

Bahkan kepada Dispar Boltim, Jaymie mengatakan bahwa dia memastikan bahwa Andrew Lim dan Kent Yeung, akan memiliki 2 sampai 3 hari berada di laut Boltim untuk melakukan pengambilan foto bawah laut Boltim. “tanggal 16 Juli mereka tiba di Manado, kemudian ada Join festival dan agenda lainya di Manado. nanti pada Sabtu (20/07/2019) mereka bertolak ke boltim dari Manado, 21-22 mereka lakukan shooting underwater,” jelas Kepala Dinas melalui pesan Whatsapp, Senin kemarin.

Kepala Dispar Boltim
Rizki Lamaluta
Karena kedatangan dua orang ternama dalam dunia diving dan photo underwater ini sudah terjadwal. Maka, Dispar Boltim lebih memastikan jika mereka akan berada di laut Boltim selama dua hari. “Informasi dari Jaymie, mereka pasti ke Boltim pada tanggal 20 Juli hingga 23 Juli. Semoga kedatangan mereka. Bisa mengexplore keindahan bawah laut Boltim dengan penyajian gambar yang lebih menarik,” harapnya.

Bupati Boltim, Sehan Salim Landjar SH menerima kepastian informasi ini sangat bersyukur. Karena menurutnya dengan dibantu orang-orang handal seperti ini. semoga Boltim bisa dikenal di mata dunia. “Kami kira ini baik bagi wisata Boltim. Kami berharap ini membawa hal positif bagi daerah tercinta. Dan terimakasih kepada tuan Jaymie yang sudah memfasilitasi kedatangan dua orang ini,” singkat Bupati melalui pesan singkat. (Mg2).
Read More

Thursday, May 23, 2019

Tak Terima Dipotong Pencairannya, Sejumlah ASN dan Honorer Pertanyakan Alasannya
by fadjrin - 0

ASN & Honorer Pemkab Talaud.



MELONGUANE, SMCOM- Pembayaran uang perjalanan sepuluh ASN dan tenaga honor di lingkup Setdakab Kepulauan Talaud, khususnya yang menjadi staf bupati, menimbulkan pertanyaan besar. Tak main-main, kisaran potongan yang diduga dilakukan AM oknum staf pengelola keuangan yang melakukan pembayaran berada di angka Rp.400 ribu hingga Rp.1 juta.

"Kami tidak tahu apa dasar dan alasan dilakukan pemotongan yang sangat besar tersebut," ucap Rista, salah satu tenaga honorer, Kamis (23/5) kemarin.
Ia mengatakan di SPJ tertera angka yang harus dibayarkan sebesar Rp.1.880.000, tetapi yang diterima hanya Rp.1.250.000.

"Jadi kami minta harus diterangkan. Kami masih menunggu penjelasan resmi dari pimpinan. Untuk selanjutnya bilamana tidak, maka kami mungkin saja membawa soal ini ke ranah hukum," tukas Rista.
Sementara salah satu ASN malah menolak menerima pembayaran karena ketidak sesuai jumlah yang dibayarkan dengan yang tertulis di SPJ.

"Masakan di SPJ tertulis 2 juta sekian. Kemudian yang dibayarkan cuma 1 juta rupiah," ketus Ece.

Menurut ke sepuluh ASN dan tenaga honor tersebut, pembayaran itu merupakan hak mereka, yang harusnya diterima sesuai dengan apa yang diatur tentang pembayaran biaya perjalanan pendampingan luar daerah yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.(DneD)
Read More

Thursday, May 16, 2019

BSG Tutuyan Gelar Ta'jil On The Road
by Admin - 0

Tampak direksi dan karyawan
 kompak membagi-bagikan ta'jil
dalam kemasan
SwaraManado.Online,Boltim--Sepanjang jalan depan kantor PT Bank Sulut Gorontalo (BSG) Cabang Tutuyan terlihat warga mengantri. Pelayanan pun dilakukan di jalan. Ternyata, direksi dan karyawan PT BSG mengelar Takjil On The Road 1440 Hijriah dengan tema “Sucikan Hati di Bulan Penuh Berkah" dengan membagikan takjil gratis kepada para pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Kepala Cabang PT BSG Tutuyan, Ny Diana Mokoginta menjelaskan bahwa pihaknya mengupayakan agar giat Ta'jil On The Road seperti ini, akan dilakukan  setiap minggu selama bulan puasa ramadhan 1440 Hijriah, saat tiba waktu berbuka puasa. "Seperti di minggu ini, kami membagikan takjil pada hari ini, Kamis (16/05/2019)," kata Mokoginta, lanjut berharap Semoga Ta'jil On The Road yang kami lakukan di bulan puasa kali ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, "terutama mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Terpantau, makanan ringan dengan air putih disiapkan, dalam kemasan kertas rapi. Untuk Ta'jil On The Road, kamis kemarin, jelas salah satu karyawan PT BSG Cabang Tutuyan, bahwa pihaknya menyiapkan 100 paket takjil berisi tiga jenis kue dan air mineral. "Kami gelar disela-sela penantian jam pulang kerja. Secara serentak turun demi kebersamaan. Ibu pimpinan bersama kami," ujar wanita cantik bersanggul rapi ini, sambil menyerahkan ta'jil kepada pengendara motor.  (yede).
Read More

Monday, April 29, 2019

Lakukan Perjalanan Spektakuler, SWM Ukir rekor MURI
by fadjrin - 0





MELONGUANE, SMCOM-Ketinggian ombak diatas 4 meter, tak menggentarkan SWM (Sri Wahyumi Manalip) Bupati Kepulauan Talaud melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, sekaligus mengukir sejarah dan rekor perjalanan dengan Jetski terjauh yakni 127 Mil, Jumat (26/4) penghujung minggu lalu. Ditemui di ruangannya, Senin (29/4) pagi tadi, SWM menuturkan bagaimana ia melakoni perjalanan selama 13 jam membelah Samudera Pasifik.

"Ketinggian ombak sampai 4-5 meter, angin dan arus yang kencang, membuat saya mil demi mil berseluncur kencang di atas ombak bahkan terkadang hilang dari pandangan rombongan karena berada di bawah ombak," ujar Bupati SWM membuka pembicaraan.









Yang menarik, namun justru dianggap lucu oleh perempuan yang dijuluki Sang Petarung dari Perbatasan oleh Budayawan Iverdixon Tinungki ini, ialah pada saat harus menambah bahan bakar.

"Kondisi yang berombak, di tengah lautan dan lagi tidak boleh lebih dari satu yang berada di atas jetski, saya yang harus mengangkat galon bahan bakar dari air dan mengisi ke tangki jetski, ditengah hantaman ombak disertai terjangan angin dan sapuan arus. Sungguh pengalaman yang menegangkan namun mengasyikan," ucap Bupati SWM sambil tertawa lepas.

Bupati SWM mengaku sempat mengalami keram di tangan dan beristirahat sejenak, ditengah ikan hiu yang berseliweran di sekelilingnya.''






"Ini pengalaman yang sangat menantang dan berharga bagi saya pribadi. Sebab pengresmian tugu titik Nol di Utara NKRI adalah sebuah komitmen atas janji Presiden Joko Widodo sewaktu berkunjung ke Miangas dan saya selaku Bupati Kepulauan Talaud yang harus saya penuhi sebelum mengakhiri masa jabatan saya," kata Bupati SWM menutup perbincangan, seraya menyampaikan terima kasih atas dukungan doa seluruh masyarakat Talaud dan Manado yang diberikan selama ia melakukan perjalanan ke Miangas dan balik ke Beo Pulau Karakelang.(efh)
Read More

Sunday, April 28, 2019

Tempuh 13 jam, SWM ber Jetski menuju Miangas
by fadjrin - 0




SWM di atas jetski di pantai Beo sebelum menuju Miangas.



MELONGUANE, SMCOM.-.Keinginan yang kuat belum tentu bisa mewujudkan apa yang diimpikan, jika tidak dibarengi dengan tekad dan nyali yang luar biasa.
Meski sempat diberi pertimbangan oleh Ketua DPRD Max FM Lua, maupun Sekab Ir Adolf Binilang bersama para pejabat lainnya, namun tekad Bupati Kepulauan Talaud SWM (Sri Wahyumi Manalip) untuk mengukir sejarah, tak mampu dibendung.


Menunggangi jetski, SWM bertolak dari Pantai Beo menuju Pulau Miangas yang berjarak 127 Mil, guna memastikan Rekor perjalanan menggunakan jetski terjauh yang pernah dilakukan di Indonesia oleh seorang Kepala Daerah. Otomatis baik yang ikut mendampingi atau mengawal, juga yang memantau dari daratan Pulau Karakelang, Miangas bahkan dari Manado dibuat ngeri.


"Berdasarkan ramalan BMKG ketinggian ombak pada saat Ibu SWM melakukan perjalanan dengan jetski itu 4 meter bahkan lebih," ungkap Kadis Perhubungan Leida Dachlan, seusai paripurna LKPJ atau sehari sebelum keberangkatan Bupati SWM menuju Miangas.


SWM di atas jetski  menuju Miangas.

Jam demi jam berlalu, hingga malam tiba, belum juga ada kabar berita tentang perjalanan membelah Samudera Pasifik oleh sang petarung dari perbatasan, sebuah jukukan yang diberikan Budayawan senior Sulut Iverdixon Tinungki kepada SWM dalam biografi sang bupati.

"Bupati sudah tiba di Miangas setelah menempuh perjalanan selama 13 jam lebih, puji Tuhan," kata Sekab Ir Adolf Binilang melali pesan singkat, yang langsung saja dikabarkan oleh banyak pihak di media sosial disambut ucapan syukur seluruh orang yang menanti kabar perjalanan Bupati SWM.

Perjalanan yang seringkali menghadapi bahaya yang dilakoni Bupati SWM ini untuk yang kelima kalinya, tak urung meski sudah terbiasa dengan nyali sang pemimpin, membuat bawahannya sering was-was manakala sang bupati melakukan sebuah aksi yang beresiko tinggi.
Meski demikian, Bupati SWM yang sempat dinyatakan hilang sewaktu pulang daru berkampanye untuk pemenangan calon bupati sangihe dua tahun yang laku, tak pernah surut nyalinya.


SWM saat melakukan terjun payung.


Bahkan perempuan cantik yang dengan jujur mengakui kalau dirinya tidak bisa berenang menanggapi santai setiap tanya orang tentang setiap tindakan dan aksinya yang ekstrem.
"Hidup mati itu di tangan Yang Kuasa. Bagi saya melayani tanpa batas bagi masyarakat Talaud adalah hal mutlak yang harus saya lakukan. Jika tidak dilakukan, maka saya bukan pemimpin yang baik. Sebagai pemimpin saya harus siap kapanpun dibutuhkan dan siap melakukan terobosaan demi Talaud. Soal apa yang saya lakukan dinilai nekat atau apalah, saya terima sebagai sebuah kewajaran.

Karena bagi saya, niat saja tidak cukup. Perlu aksi nyata dengan nyali besar untuk mewujudkan setiap keinginan kita," ujar SWM sambil tertawa lepas dalam wawancara khusus dengan media ini.
Kini, perjalanan 127 mil dengan durasi waktu 13 jam sudah diukir sebagai sebuah rekor, mengelilingi Pulau Karakelang bermotor ria sudah dia lakukan. Satu hal lagi yang bakal dilakukan Sang Petarung dari Perbatasan yang selalu tak ingin dikatakan cantik meski diakui atau tidak memiliki paras yang ayu ini, yakni menaklukan udara melalui terjun payung yang akan dilaksanakan mulai 2 sampai 8 Mei nanti.

Sebagai orang yang mengagumi sosok SWM, banyak orang yang cemas sekaligus bercampur penasaran menantikan aksi sang bupati, yang digadang-gadang bakal maju dalam Pilwako Manado tahun depan ini.
"Bupati SWM ini ibaratnya sesuatu yang ngeri-ngeri sedap. Ngeri melihat nyalinya tapi sedap dinikmati dan dikagumi setiap hasil kerja nyata yang dia lakukan selama ini. Lima tahun mengikuti perjalanan kepemimpinannya di Talaud ibarat naik roller coaster, ngeri tapi sensasi dan kenikmatannya membuat ketagihan. Soal menuju Manado biar waktu yang menjawab, seperti yang pernah SWM katakan biar semua mengalir di hidupnya," ungkap Denny Dalihade salah satu wartawan senior.(efh)
Read More