Berita Terbaru

Slider Area

Politik Pemerintahan

Olahraga

Minahasa Utara

Saturday, July 22, 2017

Perayaan setahun Kepemimpinan Dirut dan Dirum PD Pasar Manado
by fadjrin haryanto - 0

Pemasangan Lilin oleh Dirut Alfrets Feri Keintjem, SE Ak dan Dirum Hendra Novrianto Zoenardjy, SPd pada perayaan Setahun Kepemimpinan Dirut dan Dirum PD Pasar.


MANADO, SMCOM-Dirut Fery Keintjem dan Dirum Hendra Zoenardy bersama jajaran staf PD Pasar beserta pedagang rayakan 1 tahun kepemimpinan Jumat (21/7) kemarin. Perayaan sederhana, bukan digedung mewah yang selalu dihadiri orang orang besar, tetapi hanya dipasar bersama teman, sahabat sehari hari.  Itulah perayaan satu tahun kepemipinan mereka, Dirut Fery keintjem serta Dirum Henzoe.
 

 Perayaan yang meriah itu diawali dengan pertandingan sepakbola mini plastik antar sesama karyawan PD Pasar dan juga pedagang yang kemudian dirangkaikan dengan acara ramah tamah dan juga penyerahan hadiah bagi para pemenang pertandingan.  Dalam kesempata itu, Direktur Utama PD Pasar, Alfrets Feri Keintjem SE, Ak berkesempatan memberikan sambutan sekaligus curahan hatinya selama setahun memimpin perusahaan daerah yang bermarkas di Pasar Orde Baru Paal dua itu.
Keintjem menegaskan penataan pasar-pasar tradisonal yang berada di Kota Manado ini harus diikuti dengan penegakkan aturan. “Sebab itu saya mengedepankan slogan BERSIH TEGAR, yang kepanjangannya adalah berhikmat, santun, indah, tegakkan aturan. Slogan ini menjadi spirit bagi kami, untuk selalu bekerja keras dan santun untuk membuat pasar menjadi indah, dengan tentu berharap selalu ada hikmat dari Tuhan, untuk kemudian melakukan penegakkan aturan,” ungkap sosok yang dikenal sebagai orang ekonomi ini.
Lebih lanjut, mantan Ketua Perbanas Sulut ini menyampaikan bahwa sejumlah pembenahan, termasuk pemberlakukan pembayaran iuran sesuai peraturan direksi (Per-dis) yang dilakukan institusinya ini sebagai bagian dari menegakkan aturan yang berlaku. Dan Keintjem kembali menegaskan apa yang dilakukan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan kepentingan bersama.
“Apa yang saya dan teman-teman di PD Pasar Manado lakukan saat ini semata-mata untuk memajukan pasar di Manado, dengan misi mendorong pasar tradisional untuk bisa bersaing dengan pasar modern. Kemudian, penegakkan aturan dan penertiban yang kita lakukan sudah sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk biaya pajak maupun notaris, itu sudah sesuai prosedur,” urai alumnus Fakultas Ekonomi Unsrat Manado ini. Keintjem juga mengisahkan bagaimana awalnya dirinya terkejut dengan kondisi menajemen PD Pasar Kota Manado sewaktu baru menjabat dirut, yang tidak termenej dengan baik.

“Karena itu secara perlahan kami mencoba membenahinya. Untuknya mohon kami diberi waktu dan dukungan untuk mengurai segala persoalan yang ada guna mencari solusinya. Menurut saya, pembenahan pasar tak hanya membutuhkan akuntabilitas dan transparansi, tetapi juga harus ada partipasi publik. "Ini semua hanya oleh kasih anugrah dan penyertaan Tuhan semata" ungkapnya Keintjem.

Kini giliran dirum Hendra Zoenardjy yang memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Dirum mengaku sangat bersyukur PD Pasar kini dipimpin oleh Pak Dirut Feri keintjem alasannya karena beliau bersih. "Sejak pertama kali saya ditawarkan menjadi dirum PD Pasar, saya bertanya siapa Dirutnya. dan mengetahui bahwa pak Feri yang menjadi dirut, saya sangat bersyukur karena yang saya tahu kalau beliau itu bersih dan visi dari pak Dirut feri jelas dan untuk itu dirinya akan mati-matian untuk berjuang bersama pak Dirut," ungkap Henzoe.
 

 Tak ketinggalan juga sambutan dari Kepala bagian umum Hentje Lumentut SIP yang sangat mengapresiasi atas suksesnya perayaan setahun kepemimpinan Dirut dan Dirum PD Pasar.
" Ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh Karyawan dan karyawati PD Pasar dan juga pedagang yang telah berpartisipasi atas terlaksananya acara ini kiranya kasih dan anugerah Tuhan selalu menyertai kita semua," tutup Hentje.(efh)
Read More

Thursday, July 20, 2017

Wakili GSVL, Usulu Tanam Pohon Cempaka Taas di Malang
by fadjrin haryanto - 0

PLT Sekda Hi. Rum Usulu saat melakukan penanaman pohon dalam lanjutan RAKERNAS APEKSI di Malang.(foto: humaspemkotmanado)

MANADO, SMCOM-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, melakukan penanaman pohon khas Manado bersama para Walikota peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Taman Singha Merjosari, Kota Malang, Propinsi Jawa Timur, Kamis (20/7) pagi tadi.

.(foto: humaspemkotmanado)
Dalam Rakernas APEKSI kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menyumbang pohon jenis Cempaka Taas, yang merupakan pohon khas Manado. Penanaman pohon yang berlangsung serentak itu tampak semarak.“Dalam APEKSI di Kota Malang ini, melalui Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan kami membawa pohon Cempaka Taas yang dibawa langsung dari Manado,” jelas Haji Rum, sapaan akrab Sekda. 

.(foto: humaspemkotmanado)
Menurutnya, pohon khas Manado selalu disiapkan pada setiap acara APEKSI untuk ditanam sebagai kenang-kenangan bagi kota penyelenggara. “Mudah-mudahan pohon yang kita tanam di Kota Malang ini, bisa bertumbuh dengan subur dan menjadi kenangan bagi masyarakat Kota Malang,” ujar Sekda.Tampak mendampingi Sekda Usulu dalam acara penanaman pohon tersebut, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Kepala Dinas Pertanian Ir Novie Talumewo, Staf Ahli Walikota Manado masing-masing Drs Herry Saptono dan Drs Atto Bulo, serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos.(***/efh)
Read More

Kejari tahan oknum bendahara Dinkes Talaud
by fadjrin haryanto - 0

OKNUM Bendahara di Dinas Kesehatan Talaud yakni perempuan berinisial SL alias Selma (rompi merah)


MANADO, SMCOM---Kejaksaan Negeri (Kejari) Talaud, akhirnya menahan oknum Bendahara di Dinas Kesehatan yakni perempuan berinisial SL alias Selma S.Si. Apt. M.M, di gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut Kamis (20/7) kemarin sekitar pukul 14.00 Wita. Penahanan ini dilakukan, pasalnya pihak Kejari Talaud telah cukup memegang alat bukti, serta untuk memperlancar proses hukum.Dari penjelasan Kepala Kejari (Kajari) Talaud Henry Silitonga, bahwa Selma diseret dalam kasus penyalahgunaan dana Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Jaminan Persalinan (Jampersal), dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2012, dengan total anggaran Rp3,2 Miliar.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dari total dana tersebut, Selma yang saat ini telah ditahan sementara di Rumah Tahanan (Rutan) Malendeng Manado, ternyata telah mengambil uang klaim dari seluruh Puskesmas Talaud sebanyak Rp893 juta."Tersangka diseret dalam kasus korupsi penyalahgunaan dana di Dinkes dengan total anggaran Rp3,2 Miliar. Dan dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka telah mengambil sebagian dana dengan total Rp893 juta, yang dipakai untuk kepentingan pribadi," jelas Silitongan

Lanjut Kajari yang sudah beberapa kali melakukan penahanan di Kejati Sulut ini, bahwa penahanan ini juga dipersembahkan dalam raka HUT Hari Bhakti Adhiyaksa (HBA) yang ke-57. "Penahanan ini juga kami persembahkan dalam rangka HUT HBA. Dan semoga dengan penahanan ini, kami bisa membuktikan bahwa Kejaksaan tidak main-main dengan perkara korupsi," tandas Silitonga.(rees)
Read More

Wednesday, July 19, 2017

Korupsi TPAPD Bolmong, Mama Didi divonis 5 tahun penjara
by fadjrin haryanto - 0

Kekayaan terancam disita,
hakim perintahkan segera ditahan.


Marlina Moha Siahaan saat di persidangan Tipikor.(foto: onal/sm)

MANADO, SMCOM-Setelah menjalani proses persidangan yang cukup panjang, akhirnya sidang kasus korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Bolmong Tahun Anggaran 2010-2011, yang menjerat bekas Bupati Bolmong yakni Marlina Moha Siahaan berakhir sudah di Pengadilan Negeri Tipikor Manado Rabu (19/7) kemarin dengan agenda putusan.

Dalam agenda ini, Marlina pun divonis oleh ketua Majelis Hakim Sugiyanto dengan hukuman penjara selama 5 tahun. Selain divonis 5 tahun penjara, oknum anggota legislator Sulut itu juga diwajibkan untuk membayar denda Rp200 juta, atau diganti hukuman badan 1 bulan penjara.
"kami memerintahkan terdakwa untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 1,2 miliar. Jika terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan, harta bendanya akan disita dan dilelang," ucap Hakim ketika membacakan putusannya.

Lanjut Hakim, apabila harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk menutup uang pengganti, akan dipidana penjara selama 2 tahun serta memerintahkan agar terdakwa ditahan. "Jika tidak cukup untuk mengganti uang, vonis terdakwa ditambah dua tahun. Serta terdakwa diperintahkan untuk segera ditahan," tegas Sugiyanto. 

Atas putusan ini, Hakim memberikan waktu satu minggu kepada terdakwa untuk berpikir. Diketahui, hukuman yang dijatuhkan Hakim kepada mantan Bupati Bolmong lebih tinggi 6 bulan, dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Da'wan Manggalupang SH. dimana, menuntut terdakwa dengan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara.

Terdakwa sendiri didakwa bersalah JPU atas penyalahgunaan dana TPAPD Bolmong, sebesar Rp1,2 miliar dengan menggunakan pasal 2 ayat (1), jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia (RI) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambahkan dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 tahun 1999, jo pasal 55 ayat (1) Ke-1, jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana, dalam dakwaan primair. 

Sedangkan dalam dakwaan subsidair, tim JPU bersandar pada pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU No 31 tahun 1999, jo pasal 55 ayat (1) Ke-1, jo pasal 64 ayat (1) KUHPidana. Tak hanya itu, terdakwa juga dijerat dengan pasal 6 ayat (1) huruf a, huruf c, dan huruf f UU RI No 25 Tahun 2003 tentang Perubahan UU RI No 15 Tahun 2012 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.(rees)
Read More

Manado memukau di Malang
by fadjrin haryanto - 0

Walikota GSVL pimpim langsung kontingen 
Manado di Pawai Budaya Nusantara 
Rakernas APEKSI & ICE 2017

WALIKOTA GSVL saat memmpin langsung kontingen Manado di Parade Budaya Nusantara.(foto: humaspemkotmanado)

 MALANG, SMCOM- Kota Manado turut berpartisipasi dalam parade budaya Nusantara dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Indonesia City Expo (ICE) di Kota Malang, Propinsi Jawa Timur, Rabu (19/7) sore tadi. Pawai budaya kontingen Manado menampilkan barisan penari dan rombongan berpakaian Kaeng Manado, dipimpin langsung Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA.
 
 
KONTINGEN Manado di Parade Budaya Nusantara.(foto: humaspemkotmanado)
 
 Ribuan masyarakat Kota Malang tampak tumpa-ruah dan beigitu antusias menyaksikan arak-arakan pawai dengan berbagai atraksi budaya masing-masing kota peserta APEKSI. Pawai budaya tersebut merupakan bagian dari pembukaan Pekan Promosi kota-kota di Indonesia yang dikenal dengan ICE 2017.Walikota Malang HM Anton dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pawai budaya Nusantara merupakan bentuk kebersamaan para peserta APEKSI yang datang dari seluruh Indonesia. Sehingga kehadiran duta-duta wisata tersebut telah ikut meramaikan Kota Malang. "Terima kasih atas keikutsertaan teman-teman Walikota se Indonesia yang telah ikut meramaikan Kota Malang dengan tampilan pawai budaya ini," tandasnya.
 
 
Walikota GSVL dan istri , saat menyerahkan bingkisan kepada Walikota Malang di panggung kehormatan Parade Budaya Nusantara.(foto: humaspemkotmanado)
 
 Walikota GSVL yang juga Ketua Dewan Pengawas APEKSI, mengaku bangga Kota Manado bisa ikut serta dalam pawai budaya Nusantara. Bahkan, dirinya memuji kerja keras Pemerintah Kota Malang sebagai tuan rumah Rakernas APEKSI dan ICE 2017.Selain itu, kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mempromosikan sekaligus undangan iven wisata Manado Fiesta 2017 yang akan berlangsung di Manado 1-10 September mendatang."Kami bangga ada di Kota Malang, kota yang sejuk dan dikenal dengan julukan kota bunga. Saya mengundang untuk datang ke Manado pada bulan September dalam acara Manado Fiesta 2017,” tukas Walikota GSVL, seraya menyerahkan bingkisan kepada Walikota Malang di panggung kehormatan.(*/efh)

 
Read More

Terkait pelaksanaan FGD, Bawaslu Sulut akhirnya minta maaf ke jurnalis media online
by fadjrin haryanto - 0

Herwyn JH Malonda bersama dua personil Bawaslu Sulut lainnya (foto: ist)


MANADO, SMCOM-Badan Pegawas Pemilu (BAWASLU) Provinsi Sulawesi Utara menyampaikan permohonan maaf ke sejumlah media online di Sulawesi Utara. Permohonan maaf itu disampaikan pimpinan BAWASLU Sulut, Herwyn Jefler Hielsa Malonda dan Johny Suak saat jumpa pers di rumah kopi di bilangan 17 Agustus, Rabu (19/7) sore tadi. "Kami mohon maaf atas komunikasi yang tidak terjalin dengan baik pada pelaksanaan FGD kemarin. Tidak ada maksud kami mendiskreditkan teman-teman media online, " ungkap Malonda.

Senada, Wakil Ketua BAWASLU Johny Suak mengungkapkan pihaknya tidak ada niat mendiskriminatifkan media online. "Selama ini kami bermitra dengan semua media massa. Tidak ada perbedaan sama sekali. Kedepannya kami akan tetap mengakomodir sahabat-sahabat media online dalam setiap kegiatan BAWASLU Sulut. Untuk lebih mudahnya, kami akan berkomunikasi melalui DPW IWO (Ikatan Wartawan Online) Sulut," tegas Suak. Sementara itu, Ketua DPW IWO Sulut, Victor Rarung, mengatakan kritikan yang disampaikan rekan-rekan media online lebih untuk kebaikan BAWASLU Sulut.  "Apa yang disampaikan teman-teman media online lebih untuk kebaikan BAWASLU Sulut juga. Tidak ada tendensi kelembagaan," ungkap Rarung seraya menjelaskan terbentuknya sejarah DPW IWO Sulut dan IWO di Kabupaten/Kota lainnya di Sulut. Murni lebih karena kepedulian teman-teman media online ke BAWASLU Sulut, kuncinya.

Diketahui, sempat terjadi polemik terkait pelaksanaan FGD (Focus Group Discussion) yang gelar BAWASLU Sulut pada Senin (17/7) lalu di hotl Aryaduta Manado. Melalui surat undangan nomor : 70/Bawaslu-Sulut/VII/2017 tanggal 16 Juli 2017, BAWASLU Sulut hanya mengundang pimpinan-pimpinan media cetak dan salah satu organisasi Jurnalis di Sulut. Melihat ini, puluhan jurnalis media online yang bernaung di DPW IWO Sulut menyampaikan kritikannya terhadap tindakkan yang tidak populer dan diskriminatif yang dilakukan BAWASLU Sulut.(efh)
Read More

Jaga Sillahturahmi, Tatong minta maaf ke Masyarakat
by yunita Cantik - 0

Walikota saat memberikan sambutan dan arahan
pada Halal Bi Halal, Rabu siang tadi
Kotamobagu—Jaga Sillahturahim, Walikota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara ucapkan maaf kepada Masayarakat yang ada di Kecamatan Kotamobagu Barat. Ini disampaikan Walikota diakhir sambutannya pada acara Halal bi halal, Rabu (19/7) siang tadi yang digelar di Lapangan olahraga Kelurahan Molinow. “Kami merasa harus mengucapkan ini, karena agenda hari ini terlalu padat, hingga membuat Bapak/Ibu saudara semuanya menunggu. Minal aidin walfaizin, Mohon maaf lahir dan batin, Doa kami diakhir acara ini, semoga kita semua yang hadir bisa dipertemukan lagi dengan bulan Ramadhan di tahun yang akan datang,” ujar Tatong diaminkan serentak oleh Ratusan masyarakat yang hadir.
Dihadapan pemerintah Kecamatan, Desa/Kelurahan dan masyarakat. Walikota membeberkan rencana kerja Pemerintah kota, termasuk menyebut sejumlah prestasi yang baru diraih Pemkot Kotamobagu dan yang akan diraih pada akhir Pekan ini. “kami juga sudah bersiap untuk menerima penghargaan Inovasi dari Pemerintah pusat, terkait program Kartu Identitas Anak yang sudah kami laksanakan. ini semua atas dukungan dan doa bapak ibu sehingga kami selaku pemerintah bisa meraih hasil atas capaian kerja keras bersama seluruh instansi pemerintah,” katanya.
Untuk itu, Walikota berharap agar seluruh masyarakat tetap menjaga kesatuan berbangsa dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan toleransi beragama. “Persatuan adalah modal utama dalam pembangunan. Mari bersama jaga keamanan dan tetap perkokoh sillahturahim antar sesama,” pesannya. (yede).

Read More

GSVL dukung penyelenggaraan APEKSI di Malang
by fadjrin haryanto - 0

 Ketua Dewan Pengawas APEKSI yang juga Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA terlihat akrab dengan beberapa Walikota dari daerah lain.(foto:humaspemkotmanado)






MALANG, SMCOM - Mantan Ketua APEKSI  yang juga Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA yang sekarang menjabat Ketua Dewan Pengawas APEKSI menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan APEKSI di selenggarakan di Convention Hall Hotel Savana, Kota Malang, Propinsi Jawa Timur, Rabu (19/07) pagi tadi. Apalagi, banyak isu strategis yang menjadi agenda pembahasan dalam Rakernas APEKSI tahun 2017.

“Rakernas APEKSI tahun 2017 ini, akan membahas berbagai topik strategis seperti reformasi birokrasi dalam rangka mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, transparan dan akuntabel, serta bebas dari korupsi di pemerintah kota,” tandas Walikota GSVL.

Rakernas APEKSI ke XII yang dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan diikuti 98 Walikota se Indonesia itu, dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur DR H Sukarwo dan Walikota Malang HM Anton, kemudian diisi dengan pemaparan terkait pemberantasan korupsi oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan. 

Rangkaian kegiatan Rakernas APEKSI di Kota Malang ini, juga dilaksanakan pawai budaya dan pameran promosi daerah dalam Indonesia City Expo (ICE) tahun 2017.(***/efh)
Read More