Berita Terbaru

Slider Area

Politik Pemerintahan

Olahraga

Minahasa Utara

Sunday, September 24, 2017

Siswa SMKN 3 Manado jadi Danpasma Kirab Perbatasan
by fadjrin haryanto - 0








Wini--Sebuah kebanggan lagi bagi Sulut, karena siswa SMKN 3 Manado meraih prestasi di iven nasional Kirab Tapal Batas yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP)  Purna Pasukan Utama (Pasma) Kirab Remaja Nasional (KRN) di Desa Wini Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara Provinsi Nusa Tenggara Timor. 

Minsello Zoenardjy dipercayakan menjadi Komandan Pasukan Utama, yang berisi perwakilan dari 9 provinsi ini. 

Siswa kelas XI yang bernama lengkap Zoenesminselloryanto hen Zoenardjy ini memimpin Pasma Kirab Perbatasan 1 ini dengan percaya diri saat parade di Ketua  Dewan Penasehat DPP Purna Pasma Ny Siti Hardianti Rukmana yang ada di panggung kehormatan bersama Ketua Umum DPP Purna Pasma KRN Letkol Yosep Falentinus D

Kebo SIP MA. Usai parade, Purna Paskibraka Manado 2017 ini memimpin pasukannya untuk melanjutkan Kirab Perbatasan 2017 ini ke etape selanjutnya. 

Menurut Wakil Ketua DPD Purna Pasma KRN Sulut Ronald Sompie, dipercayakannya delegasi Sulut memimpin Pasukan Utama Kirab Perbatasan ini adalah sebuah  pengakuan terhadap eksistensi kader dari bumi Nyiur Melambai di pentas nasional. 

"Dan ini bukti Sulut bersiap serius ke Kirab Perbatasan.   Karena memang kami mengemban misi yang dititipkan Pak Gubernur saat kami audiensi untuk kegiatan ini, sehingga kami harus tunjukkan kemampuan di kegiatan sosial di daerah yang  berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste ini," jelas Sompie. 

Karenanya, telah menjadi tanggung jawab bagi Sulut untuk terus eksis dalam kegiatan sosial. "Dengan mengusung spirit #BaktiAnakNegeri, kami di Sulut akan terus berbuat, terutama lewat kegiatan-kegiatan sosial kami," imbuh Joudy Kalumata, Bendahara DPD Purna Pasma KRN Sulut yang juga turut mendampingi Minsello yang diutus bersama Jilbert Damopoli, siswa SMAN 1 Bitung. 

Selain kegiatan parade, serta kegiatan sosial berupa operasi bibir sumbing dan katarak gratis, juga ada penanaman bibit mangrove (bakau) dan kelapa, bedah rumah bagi keluarga tak mampu, sumbangan mobil perpustakaan serta sumbangan buku dan tas bagi siswa/siswi di sejumlah sekolah di Wini, rehabilitasi TPU Cruz, serta kunjungan ke daerah negeri tetangga Republik Demokratik Timor Leste.(*)
Read More

Bupati CEP dampingi bapak Kapolda Sulut pantau Festival Teluk Amurang
by fadjrin haryanto - 0

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu saat mendampingi bapak Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito memantau acarua Festival Teluk Amurang.

AMURANG, SMCOM--Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE, Minggu (24/9) siang tadi, mendampingi bapak Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskito memantau acarua Festival Teluk Amurang yang terletak di Boulevard Kambiouw Kelurahan Bitung.

Dari pantauan media ini, Kapolda Sulut nampak asyik bercengkrama dengan Bupati Minsel terkait dengan kegiatan teluk Amurang. Bahkan langsung melihat keindahan laut Minsel dari Boulevard
Amurang.

Bupati CEP kapada sejumlah media mengatakan, sangat senang bisa dikunjungi bapak Kapolda Sulut terutama melihat langsung kegiatan Festival Teluk Amurang bahkan melihat Kota Amurang dan Minsel secara kusus. 

"Sangat senang dikunjungi Bapak Kapolda Sulut, bahkan Kapolda sangat senang berada di Amurung," singkat CEP.(servi)



Read More

CEP kembali berjuang untuk Minsel KM Labobar kembali ke Amurang
by fadjrin haryanto - 0

Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE

AMURANG, SMCOM--Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu SE sangat peduli dengan kemajuan Kabupaten Minsel. Hal ini terbukti, Bupati CEP kembalgi berjuang di Kementerian Perhubungan Pusat dengan hasil, KM Labobar bakal kembali lagi berlabuh di pelabuhan Amurang.

Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Maritim pelabuhan Amurang Sonny Sariowan kepada media ini akhir pekan lalu mengapresiasi perjuangan Bupati Minsel CEP. Karena KM Labobar dalam waktu dekat sudah kembali berlabuh di pelabuhan kebanggaan orang Minsel.

 "Kami berikan apresiasi serta terima kasih kepada ibu Bupati Minsel, karena berkat perjuangan beliau KM Labobar akan kembali lagi berlabuh di pelabuhan Amurang," ujarnya.

Dirinya juga menambahkan, sebagai warga Minsel sangat bangga dengan usa dan kerja keras Bupati dalam memajukan Minsel terlebih di bidang transportasi laut. 

"Beliau pantas dan layak diberikan apresiasi dari warga Minsel, karena selama ini Bupati CEP selalu berjuang buat rakyat Minsel," ujar Sariowan.

Senada yang sama juga digaungkan oleh pemerhati perhubungan Minsel Karel Hendrik Lakoy. Dirinya menilai langka Bupati Minsel untuk berjuang agar KM Labobar kembali ke Pelabuhan Amurang harus diberikan apresiasi. 

 "Sebagai masyarakat kami bangga karena aktivitas pelabuhan Amurang akan ramai lagi saat KM Labobar berlabuh. Dan ini satu langka kongkrit yang harus diberikan apresiasi," tukas Lakoy.(servi)
Read More

Wabup Wongkar wakili Bupati di HUT GMIM Wiau Lapi dan GMIM Bersinode
by fadjrin haryanto - 0

Nampak Wabup memasang lilin didampingi tokoh Agama dan ketua Jemaat setempat serta mewakili Sinode GMIM.


AMURANG, SMCOM--Wakil Bupati Minsel Franky D. Wongkar, SH mewakili Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE Menghadiri Ibadah Syukur HUT Ke-180 Tahun Jemaat GMIM Imanuel Wiau Lapi Wil. Tareran dan HUT Ke-83 Tahun GMIM Bersinode, Minggu (24/9) Pagi tadi.

Dalam sambutan Wabup Wongkar mengajak masyarakat dan jemaat mendukung program-program Pemerintahd Kabupaten Minsel dalam menjadikan Minsel Hebat dan Terdepan. 

"Saya mewakili Bupati mengajak mari kita bersama membangun Kabupaten Minsel yang kita cintai bersama ini, menjadi lebih baik lagi. 

Dengan cara masyarakat bersama dan terlibat dalam program-program kerja dalam hal ini menjaga keamanan dan kebersihan wilayah masing-masing," jelasnya.

Usai menghadiri Kegiatan di GMIM Imanuel Wiau Lapi, Wakil Bupati Minsel melayat di Rumah Duka Alm. Pnt. Bpk. Robinson C. Kumaat, ME ( Pimpinan Bank SulutGo Capem Motoling & Tompasobaru ) di Desa Rumoong Atas Kec. Tareran.(servi)
Read More

Wednesday, September 20, 2017

Tim Kesenian SMP 1 Amurang bakal ikut Festival Maengket kreasi baru di Bali
by fadjrin haryanto - 0

 Willem Josephus Spd

AMURANG, SMCOM--Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Amurang, benar-benar sangat serius dalam melestarikan kesenian dan kebudayaan, serta terus mengembangkan minat dan bakat para siswa dan siswi di bidang kesenian. 

Hal ini terbukti, pada Bulan Oktober nanti, Tim Kesenian SMP N 1 Amurang bakal ikut dalam Festival Maengket Kreasi Baru di Pulau Dewata Bali.


Tarian Kreasi Baru SMP N Amurang dalam lomba di Provinsi

Kepala Sekolah SMP N 1 Amurang Willem Josephus Spd kepada media ini mengatakan, bahwa keikutsertaan Tim Kesenian SMP N 1 Amurang dalam Festival Tari Maengket Kreasi Baru di Bali adalah bentuk dari esistensi pihaknya di dunia Kesenian. 

"Kami SMP N 1 Amurang sangat peduli dengan kesenian untuk itu dengan minat dan bakat para siswa, kami selalu eksis dalam setiap lomba kesenian baik di KabupateN, Provinsi, maupun Nasional," ujarnya.


Tarian Kreasi Baru dalam lomba di tingkat Provinsi Sulut
 
Disinggung terkait dana yang akan dipakai pada kegiatan di Bali, Josephus menambahkan, untuk persoalan dana pihaknya berusaha lewat proposal, donatur maupun kartu kawan yang dijalankan. 

"Intinya kartu kawan yang dijalankan yakni untuk mengajak seluruh siswa maupun orangtua serta masyarakat bersama peduli tentang dunia pendidikan. Semua kegiatan SMP N 1 Amurang mendapat dukungan dari komite sekolah juga lewat rapat," ungkapnya.(servi)
Read More

DP3A Minut catat 20 kasus terhadap perempuan anak di Minut
by fadjrin haryanto - 0

Kegiatan sosialisasi pelaksanaan kebijakan perlindungan perempuan dan anak yang dilaksanakan oleh DP3A Minut.(foto:glen/sm)


AIRMADIDI, SMCOM--Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Minut sampai awal bulan September ini bisa dikatakan menurun signifikan jika dibandingkan tahun kemarin. 

Buktinya, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Minut mencatat jika sampai posisi 3 September 2017, Minut baru mengoleksi 20 kasus pada perempuan dan anak atau turun dibandingkan tahun kemarin yang mencapai 81 kasus. 

Hal itu disampaikan Kepala DP3A Minut Ir Jofieta N Supit MSi dalam kegiatan sosialisasi Pelaksanaan Kebijakan Perlindungan Perempuan dan Anak di Minut yang dilaksanakan di aula kantor Bapelitbang Minut, Rabu 20 September 2017.

"Dalam 20 kasus ini terbagi atas 17 kasus kekerasan seksual dan 3 kasus KDRT. Untuk daerah yang mendominasi kasus terjadi di wilayah Kalawat dan Airmadidi," ujar Supit.

Dalam kegiatan ini dibuka oleh Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu dengan menghadirkan narasumber Denny Sompie yang juga merupakan salah satu anggota Dekab Minut.

Lanjut dikatakan Supit, yang menjadi kendala saat ini adalah hukuman bagi pelaku. Sebab, hukuman yang diberikan dinilai masih kurang dan tak memiliki efek jera bagi pelaku.

"Hal ini memang sudah pernah kami bahas dengan kementerian terkait waktu acara di Manado lalu. Namun dalam penentuan masalah hukuman itu merupakan hak MPR RI,"  jelas Supit.

Sesuai data yang dipaparkan DP3A Minut, pada tahun 2016, jumlah kekerasan terhadap perempuan dan anak mencapai 81 kasus. 

Adapun perinciannya, untuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebanyak 34 kasus, pelecehan seksual 6 kasus, pelecehan seksual terhadap anak 22 kasus, perdagangan orang 1 kasus, kekerasan terhadap anak 10 kasus dan orang hilang 8 kasus. 

Sementara wilayah terbanyak terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Kecamatan Airmadidi sebanyak 22 kasus, kemudian Kecamatan Kalawat 21 kasus, Kecamatan Kauditan 16 kasus, Kecamatan Dimembe 7 kasus, Kecamatan Kema 5 kasus, Kecamatan Talawaan 4 kasus, Kecamatan Likupang Timur 3 kasus, Kecamatan Likupang Barat 2 kasus dan Kecamatan Likupang Selatan 1 kasus.(lee)
Read More

Tuesday, September 19, 2017

Lengkong: Petani harus manfaatkan produk turunan kelapa
by fadjrin haryanto - 0

Wakil Bupati Minut, Ir Joppi Lengkong.

AIRMADIDI,SMCOM--Kabupaten Minut merupakan daerah penghasil kelapa terbesar di Sulut. Namun sayangnya, sebagian besar petani hanya memanfaatkan kelapa ini sebagai penghasil kopra. 

Padahal, turunan kelapa pun bisa menghasilkan nilai ekonomis jika itu bisa dikembangkan oleh petani. Hal itu dikatakan Wakil Bupati Minut, Ir Joppi Lengkong.

 "Sampai saat ini memang hanya kopra yang selalu diandalkan petani, sementara batok dan batang kelapa serta serabutnya tidak dimanfaatkan dengan baik," jelas Lengkong, Selasa 19 September 2017.
 
Diakui Lengkong, dalam mengolah pohon kelapa untuk menghasilkan produk bernilai tinggi, memang tidak bisa dikelola oleh petani karena membutuhkan investor yang memiliki peralatan yang lengkap. 

Untuk itu, Minut sendiri sudah dilirik oleh beberapa investor untuk pengembangan produk kelapa. "Salah satunya investor dari Cina yang datang beberapa waktu lalu dan telah melakukan peninjauan di beberapa lokasi di Minut," jelas Lengkong.

Produk turunan kelapa, katanya, akan mampu meningkatkan taraf kehidupan petani. "Jangan hanya mengandalkan kopra karena harganya sering tidak menentu, tapi manfaatkan turunan kelapa yang lain seperti membuat souvenir agar memiliki nilai jual tinggi," katanya.

Namun kendala yang ada sekarang, diakui Lengkong, jumlah populasi tanaman kelapa yang ada di Minut semakin berkurang. Sebab banyak petani mulai beralih ke tanaman lain yang bisa lebih cepat menghasilkan.

 "Petani juga jangan hanya mengharapkan bantuan bibit dari pemerintah. Sebab, petank bisa menghasilkan bibit sendiri dan memilih mana yang bermutu atau tidak," tambah Lengkong.(lee)
Read More

Jembatan Kuwil senilai 25 M segera dibangun
by fadjrin haryanto - 0

PEMBANGUNAN jembatan yang menghubungkan Desa Kawangkoan dengan Desa Kuwil ini menjadi perhatian serius pemerintah.

AIRMADIDI, SMCOM--Pembangunan jembatan Kuwil yang menghubungkan Desa Kawangkoan dengan Desa Kuwil di Kecamatan Kalawat, menjadi perhatian serius pemerintah. 

Bahkan, oleh pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengalokasikan dan menyerahkan anggaran sebesar Rp25 miliar kepada Pemkab Minut. Bahkan Pemkab Minut pun telah menyiapkan dana shaering untuk pembangunan jembatan itu sebesar Rp750 juta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Forsman Dandel Ssos mengatakan, pembangunan jembatan itu akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

 "Sekarang sudah masuk dalam tahap perencanaan dan secepatnya masuk dalam lelang konstruksi. Semoga di November ini sudah masuk dalam tahap pengerjaan," jelas Dandel kepada wartawan, 19 September 2017.

Dijelaskannya, jembatan Kuwil ini akan dibuat lebar 11 meter dengan panjang 70 meter. Bahkan ketinggian jembatan ditambah menjadi 18 meter dari dasar sungai. "Jadi jembatan yang ada sekarang akan ditambah tinggi lagi menyesuaikan dengan adanya pembangunan waduk Kuwil," jelasnya.

Jembatan ini, tambah Dandel, akan dibuat sebaik mungkin. Pasalnya, jembatan itu akan digunakan sebagai jalur untuk mengangkut bahan material guna pembangunan jalan tol, kereta api dan waduk Kuwil.

 "Ini sudah kami bicarakan dengan instansi terkait seperti Balai Sungai, BPJN dan Dinas Pekerjaan Umum Sulut serta Kabupaten yang akan menggunakan jembatan tersebut untuk mengangkut material," katanya.(lee)
Read More