Berita Terbaru

Slider Area

Politik Pemerintahan

Olahraga

Minahasa Utara

Friday, December 7, 2018

Kuhu: Warga Minut Harus Waspada di Akhir Tahun
by Frani Bagawie - 0

Kegiatan sosialisasi di Satpol PP dan Damkar di Desa Laikit.(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM-Memasuki akhir tahun ini, masyarakat di Kabupaten Minut diminta harus meningkatkan kewaspadaan dan jangan terpancing dengan isu yang menimbulkan konflik bisa memecahkan kerukunan beragama. Hal tersebut dikatakan oleh Sekda Minut, Ir Jemmy Kuhu MA saat membuka kegiatan sosialisasi peningkatan kapasitas aparat dalam rangka pelaksanaan siskamswakarsa bagi lembaga swadaya masyarakat di Desa Laikit Kecamatan Dimembe, Jumat (7/12). "Warga Minut harus waspada di akhir tahun ini karena bisa saja ada oknum-oknum yang ingin merusak toleransi beragama. Sebab, perayaan Natal sudah dekat dan kita jangan sampai percaya dengan isu-isu atau hoaks," ujar Kuhu.
Untuk itu, lanjut dikatakan Kuhu, adanya isu hoaks, warga diminta segera melaporkan ke perangkat hukum yang ada di daerah. Nantinya, aparat hukum yang akan langsung menindak. "Untuk itu, kerjasama antara organisasi masyarakat atau Ormas dengan aparat hukum sangat penting," tambahnya.
Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Minut, Theodore Vanny Lumingkewas SSTP mengatakan jika tujuan kegiatan ini guna memberikan pelatihan dan pemahaman kepada Ormas untuk bisa meningkatkan keamanan di daerah dalam rangka menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru. "Kegiatan ini kita libatkan Ormas, perangkat Desa Laikit dan Linmas agar mereka bisa paham tugas dan fungsi mereka dalam menjaga keamanan wilayah," tambahnya.
Dalam kegiatan ini, menjadi pemateri adalah Kasat Lantas Polres Minut AKP Heriadi Ismail dan Kapus Kodak Letkol Frans Lumingkewas Ssos dan turut dihadiri oleh Camat Talawaan Jhohan Mewengkang.(lee)
Read More

Thursday, December 6, 2018

Tak Ada Perda Yang Membatasi Indomaret dan Alfamart di Minut
by Frani Bagawie - 0

Keberadaan usaha ritel seperti ini harus ada peraturan daerah.(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM- Keberadaan usaha riteil seperti Indomaret dan Alfamart di Kabupaten Minut sudah mulai menjamur. Ini dikarenakan tidak adanya Peraturan Daerah (Perda) yang membatasi usaha waralaba tersebut di daerah yang dipimpin oleh Bupati Vonny A Panambunan. Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Drs Fanny Kawatu kepada wartawan belum lama ini. “Terjadi kekosongan hukum atau belum adanya perda yang mengatur sehingga usaha retail tersebut dapat saja berdiri. Menurut kabar, perda tersebut telah diajukan, tapi sampai saat ini belum ada progress,” sebut Kawatu.
Dirinya mengatakan, pemerintah desa tentunya harus menghormati akan hak dari pemilik bidang tanah dan pembeli atau calon investor, karena hal tersebut tentunya akan membawa dampak pembangunan di daerah tersebut. "Tentunya investasi yang dilakukan harus memiliki ijin lokasi untuk melakukan pembangunan. Ijin lokasi tersebut dikeluarkan ketika ada transaksi yang jelas yang bidang tanahnya telah mendapat pengesahan dari BPN,” tandas Kawatu.
Ditambahkan Kawatu, ijin lokasi ini harus sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW), rekomendasi lingkungan hidup, Upaya Pengelolaan Lingkungan (UPL) dan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL).(lee)
Read More

Dispora Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMK Kema
by Frani Bagawie - 0

Kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan pencegahannya.(foto:ist)
AIRMADIDI,SMCOM-Pemkab Minut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada Kamis (6/12), melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba bagi generasi muda dan pencegahannya di SMK Perintis Desa Kema Kecamatan Kema, Kabupaten Minut.
Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu MA dan dihadiri Kepala BNN Provinsi Sulut Brigjen Pol Drs Utomo Heru Cahyono MSi yang juga selaku narasumber dalam kegiatan tersebut.
Sekda dalam sambutannya mengatakan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. "Kiranya melalui kegiatan ini, para peserta didik boleh menjadi duta bagi teman-teman tentang bahayanya peredaran dan penggunaan narkoba. Karena dengan penyalahgunaan narkoba, maka masa depan generasi muda akan sirna dan masa depan bangsa pun terancam," jelas Kuhu saat membawakan sambutan Bupati Minut.
Sementara itu, Kepala Dispora Minut Maxiliam Tapada mengatakan, akibat penyalahgunaan narkoba, maka generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sebab sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata-ratakan, usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar sampai 24 tahun. "Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu-waktu dapat mengincar anak didik kita kapan saja," tutup Kuhu.(lee)
Read More

Wabup Boltim Pimpin Rakor Penanggulangan Kemiskinan
by fadjrin haryanto - 0

foto: ist


BOLMONG, SMCOM - Untuk menyamakan persepsi program penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timhr (Boltim), Rabu (5/12), bertempat di Kantor Bupati dilaksanakan rapat koordinasi program penanggulangan kemiskinan daerah.

Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Boltim Drs Rusdi Gumalangit dihadiri pimpinan perangkat daerah dan Sangadi se Boltim. “Rapat ini untuk mengetahui dan mengevaluasi sudah sejauh mana pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di Boltim,” ujar Wabup.

Wabup menuturkan, upaya percepatan penanggulangan kemiskinan terus dilakukan mulai dari tingkat nasional, tingkat provinsi hingga di daerah melalui program Gerdu Seru (Gerakan Terpadu Sejahterakan Ekonomi Rakyat Untuk Menuntaskan Kemiskinan). “Tahun 2018 merupakan tahun ketiga pelaksanaan program Gerda Seru melalui program RTLH, KIS, KIP dan program pemberdayaan lainnya,” kata Wabup.

Dengan program-program yang telah dilaksanakan itu, angka kemiskinan di Boltim mengalami penurunan dimana tahun 2016 pada posisi 6,77 persen turun menjadi 6,2 persen di tahun 2017. “Kita harapkan target akhir RPJMD dan target SDGs dapat dicapai,” tutur Wabup.

Sebaliknya, lanjut Wabup, tingkat pengangguran dan para rumah tangga baru masih memerlukan perhatian khusus. “Ini yang perlu menjadi perhatian khusus dari Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan untuk dapat mengintervensi program pemberdayaan dan perlu pelatihan kewirausahaan agar tercipta tenaga kerja yang sudah terlatih,” tutupnya.(mg1)
Read More

Wednesday, December 5, 2018

Siswa SMA Meriahkan Lomba Hari Anti Korupsi di Kejari Minut
by Frani Bagawie - 0

Foto bersama pemenang lomba dengan jajaran Kejari Minut.(foto:glen/smcom)
AIRMADIDI,SMCOM-Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi (HAK) yang jatuh pada Minggu 9 Desember mendatang, maka Kejaksaan Negeri (Kejari) Minut Airmadidi menggelar Lomba Yel-yel, Stand up Comedy dan Pengucapan Tri Krama Adhyaksa tingkat SMA se-Kabupaten Minut, Rabu (5/12) di lapangan kantor Kejari Minut. Adapun tema 'Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi' ini dibuka oleh Plh Kajari Minut, Fien Ering SH MH dengan tim penilai atau dewan juri terdiri dari Kejari Minut, Dispar Minut dan 2 orang Dinas Pendidikan Minut.
Ering dalam sambutannya mengatakan, kegiatan lomba hari Anti Korupsi selalu dilaksanakan setiap tahunnya. "Saya sangat senang para siswa sudah ikut turut memeriahkan kegiatan ini karena mereka nantinya akan menjadi penerus bangsa yang harus menjauhi tindakan korupsi," katanya.
Dirinya mengharapkan kiranya peserta yang menjadi pemenang dalam kegiatan ini bisa ikut berkompetisi dalam tingkat provinsi dan bahkan secara Nasional. "Karena ini juga sesuai dengan arahan dari bapak Kajati Sulut agar nantinya siapa yang menjadi pemenang bisa ikut berlomba hingga tingkat nasional," tambah Ering.
Ketua Panitia sekaligus Kasi Intel Kejari Minut Mursyidi SH mengatakan lomba ini dilaksanakan untuk memupuk mental anti korupsi sejak usia dini kepada generasi penerus bangsa. "Kami tentunya merasa bangga karena siswa-siswi begitu antusias mengikuti lomba ini. Hal ini menjadi suatu nilai tambah bagi sekolah, karena dengan lomba ini, sejak dini siswa telah disosialisasikan tentang tindak pidana korupsi yang merusak sendi kehidupan bangsa,” tutur Mursyidi.
Lomba yel-yel ini diikuti oleh 19 peserta, 7 peserta lomba stand up comedy dan 12 peserta Tri Krama Adhyaksa dimana keseluruhan berasal dari SMAN 1 Airmadidi.
Adapun juara pertama dalam lomba stand up comedy yakni Effenbert Kaunang, juara 2 Marchelino Oley dan juara 3 Putri Boham. Sementara untuk juara 1 lomba Tri Krama Adhiyaksa diperoleh oleh Magdalena Karambut, Juara 2 Syalom Malingkonor dan Juara 3 Valeri Lubis.(lee)
Read More

Tuesday, December 4, 2018

Anggota Damkar, Satpol PP dan Linmas Dapat Sosialisasi Tentang Kebakaran
by Frani Bagawie - 0

Sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran.(foto:ist)
TOMOHON,SMCOM- Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak diwakili Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang Msc MTh menghadiri Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran bagi Anggota Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas di Kota Tomohon bertempat di Aula Rumah Dinas Walikota Tomohon, Selasa (4/12).
Walikota dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah mengatakan, selaku pemerintah Kota Tomohon, menyambut baik kegiatan ini dengan harapan setelah kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran saat ini, akan lebih tanggap lagi dalam menghadapi ancaman bahaya kebakaran yang sekalipun. "Kebakaran tidak kita harapkan karena dapat terjadi kapan saja dan apabila tidak tertanggulangi akan mengakibatkan kerugian baik jiwa maupun harta benda. Lewat kegiatan sosialisasi ini diharapkan akan berdampak pada kenyamanan masyarakat terhadap ancaman bahaya kebakaran," katanya.
Menurutnya, sangat penting untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat terkait langkah-langkah pencegahan dini sampai tatacara pemadaman dengan menggunakan tabung pemadam kebakaran, dengan menggunakan alat pemadam secara tradisional serta sistem evakuasi diri/orang dan barang. Sehubungan dengan hal penanggulangan kebakaran bangunan dan lingkungan di Kota Tomohon sangat perlu didukung oleh keberadaan Linmas untuk dapat meneruskan kepada masyarakat pada umumnya tentang langkah-langkah pencegahan dini, tanggap darurat serta evakuasi. "Pada kesempatan ini saya menginstruksikan kepada petugas Damkar agar tetap melaksanakan tugas dengan tulus, iklas dan penuh tanggung jawab baik kepada pemerintah, masyarakat dan terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena tugas Damkar adalah tugas mulia demi kemanusiaan," tutupnya.
Tampak hadir Kasat Pol PP AKBP Nicolaas Pangemanan, para narasumber Fransiskus Ropa SPak SE sebagai Instruktur Dinas Damkar Manado, jajaran pemerintah Kota Tomohon dan para peserta sosialisasi.(lee)
Read More

Perayaan Natal dan HUT DWP Kota Tomohon
by Frani Bagawie - 0

Perayaan Natal dan ibadah syukur HUT DWP Kota Tomohon.(foto:ist)
TOMOHON,SMCOM- Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir. H.V. Lolowang, M.Sc mewakili Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak menghadiri perayaan menyambut Natal dan Syukur HUT ke-19 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tomohon yang di selenggarakan di Gedung Gereja GMIM Eben Haezer Kakaskasen, Selasa (4/11).
Saat membacakan sambutan Walikota Tomohon, Sekretaris Daerah atas nama pemerintah, keluarga dan pribadi mengucapkan selamat menyongsong Natal 25 Desember 2018 dan selamat HUT ke-19 Dharma Wanita Persatuan Kota Tomohon.
Sekot mengatakan, bahwa dalam mewujudkan sukacita dan kegembiraan Natal ini, diperlukan kesungguhan dan upaya yang konstruktif dari kita selaku orang percaya, sehingga refleksi terang Natal akan terpancar dalam kehidupan keseharian ditengah-tengah keluarga, jemaat, masyarakat bahkan bangsa dan Negara. “Mari kita sekalian untuk memaknai perayaan Natal ini dengan lebih menekankan lepada kesiapan batin dan kesiapan rohani kita. Saya juga memberikan apresiasi kepada dharma wanita persatuan kota tomohon yang selama ini telah menunjukan peran yang baik, simana dharma wanita persatuan merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam melaksanakan setiap program pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat serta proses pembangunan di kota Tomohon," katanya.
Selaku Khadim dalam ibadah ini Ketua BPMJ GMIM Eben Haezar Kakaskasen Pdt. Fitje Kaunang-Macawalang, S.Th, Kapolres Tomohon AKBP. Raswin Bachtiar Sirait, SIK, SH, MSi beserta Istri, Ketua DWP Kota Tomohon Ibu Wilhelmina Lolowang – Mintje, M.Pd, para Asisten Setda Kota Tomohon, kepala SKPD, para Kabag, para pengurus DWP kota Tomohon serta seluruh anggota DWP DWP Kota Tomohon.(lee)
Read More

Tomohon Kembangkan Budidaya Bawang Putih
by Frani Bagawie - 0


Kegiatan pelatihan pembudidayaan bawang putih.(foto:ist)
TOMOHON,SMCOM- Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yang diwakili oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs ODS Mandagi membuka sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Budidaya Bawang Putih yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon, bertempat di Puncak Temboan, Selasa (4/12).
Dalam sambutanya, Asisten I menjelaskan bahwa pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan optimalisasi pemanfaatan potensi lahan Kota Tomohon sebagai penghasil produk hortikultura. Kota Tomohon dengan luas wilayah 147,21 Km2, dimana 2.012 Ha diantaranya merupakan lahan potensi pengembangan hortikultura.
Beragam produk hortikultura dapat dikembangkan di Kota Tomohon. Selain agroklimat yang mendukung, Kota Tomohon juga memiliki Sub Terminal Agribisnis (STA) yang memudahkan petani yang ada di Kota Tomohon untuk memasarkan hasil produksinya sampai ke luar Provinsi Sulawesi Utara.
"Kita ketahui bersama gejolak harga beberapa komoditi hortikultura seperti cabe, tomat, bawang merah dan bawang putih telah memicu terjadinya inflasi baik nasional maupun regional. Dalam rangka penumbuhan pengembangan agribisnis tersebut, banyak kendala/tantangan yang harus kita hadapi antara lain masalah kelembagaan petani yang sampai saat ini masih lemah, masalah produksi dan produktivitas yang rendah, belum optimalnya penggunaan teknologi tepat guna, masalah pemasaran dan sebagainya," katanya.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah diantaranya yaitu kegiatan yang dilaksanakan saat ini. "Salah satu tugas aparat pembina adalah mengawal serta membimbing para pelaku usaha baik dari segi teknis pengolahan maupun manajemen kelembagaan serta akses pemasarannya keberhasilan kegiatan pelatihan ini tidak hanya ditentukan oleh tingkat kemampuan narasumber yang ada, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat keaktifan saudara-saudara sebagai peserta pelatihan. Saya mengharapkan agar saudara sekalian dapat mengikutinya sampai selesai," jelasnya.
Tampak hadir Kepala BPP Tomohon Max Runtu serta Kelompok Petani Bawang Putih.(lee)
Read More