Berita Terbaru

Slider Area

Politik Pemerintahan

Olahraga

Minahasa Utara

Thursday, June 1, 2017

Ini target penghargaan WTN Dishub Manado 2017
by donwu - 0

Kadishub Manado, M Sofyan.
MANADO, SMCOM—Pemkot Manado kembali mengantongi penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2016 setelah berhasil mendapat penilaian sebagai salah satu kota terbaik di Indonesia oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Penghargaan yang keempat kalinya berturut-turut ini telah diterima Wakil Walikota Mor Dominus Bastian SE di Jakarta pada 31 Januari 2017 lalu, ditemani Kapolresta Manado Kombes Pol Hisar Siallagan, Kasat Lantas Polresta Manado Kompol Roy Tambayong, Kadis Perhubungan Manado M Sofyan, dan Kabid Perhubungan Darat Dishub Manado Donald Wilar. Penghargaan WTN 2016 tersebut ditandatangani Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan diserahkan Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto.

Penghargaan WTN merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Kemenhub untuk kota-kota di Indonesia yang pengelolaan sistem transportasinya memiliki manajemen kinerja yang baik. Pemkot Manado pun bangga karena tahun 2016 bisa diraih kembali.

Untuk itu, Kadis Sofyan kembali mengatakan, penghargaan WTN 2016 ini menjadi motivasi untuk kembali meraih penghargaan yang sama di tahun 2017 ini. Bahkan, dua kategori akan diupayakan diraih tahun 2017, yakni bidang lalu lintas dan bidang angkutan. 

“Mohon dukungannya 2017 Manado bisa meraih penghargaan bidang lalu lintas dan angkutan. Dua kategori itu yang menjadi penilaian Kemenhub. Kami akan terus berupaya dan bekerja keras memenej persoalan lalu lintas di Manado,” ujar Sofyan.(dsw)

Read More

Monday, May 29, 2017

Balita Paslaten derita sakit Hydrocephalus
by fadjrin haryanto - 0

Miris, tidak terdaftar di Jamkesda dan JKN-KIS


KONDISI Juliandro Manarisip yang menderita penyakit hydrocephalus.(foto: ist) 


Juliandro Manarisip, terbaring lemah karena divonis menderita penyakit Hydrocephalus. Anak berumur 1 tahun 8 bulan asal Desa Paslaten Satu, Kecamatan Tatapan ini mengalami pembesaran kepala sejak masih berusia 1 bulan.

HYDROCEPHALUS adalah akumulasi abnormal cairan cerebrospinal di dalam otak. Cairan ini sering meningkatkan tekanan sehingga dapat memeras dan merusak otak. Pada normalnya, cairan otak itu diserap dengan seimbang. Jadi, begitu sarapannya terganggu akibat suatu proses seperti penumpukan cairan otak, maka terjadilah hydrocephalus.

Ibu Juliandro, Rina Manarisip mengungkapkan sejak dilahirkan anaknya sudah kelihatan tidak normal. Itu terlihat dari tempurung kepala di bagian belakang yang lembek. "Disaat masih umur 1 bulan, ada cairan bening yang keluar dari telinga kiri dan kanan. Saat itu kami belum mengetahui penyakit apa yang diderita Juliandro, lantaran pembesaran belum tampak," ujar Rina kepada wartawan.

Dia menuturkan, saat berumur 2 bulan, kondisi anaknya semakin tidak baik dan akhirnya harus bawah ke Rumah Sakit Umum Kolooran Amurang untuk menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan menyatakan jika Juliandro divonis terkena penyakit hydrocephalus. Untuk penanganan lebih lanjut, akhirnya Juliandro dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Prof Kandou Manado dan dirawat selama dua minggu. Namun karena keterbatasan biaya bocah ini akhirnya harus pulang dan dirawat sendiri oleh ibunya. "Karena masalah biaya, sejak September tahun lalu (2016), Juliandro tidak dirawat secara medis. Beberapa bulan ini kita lakukan pengobatan alternatif," kata Rina.

Ketidakmampuan memberi perawatan ke dokter juga tidak lepas dari BPJS yang sudah terhenti sejak September 2016 karena tidak ada lagi uang untuk membayar iuran yang merupakan kewajiban setiap bulan.  Disisi lain keluarga ini juga tidak terdaftar dalam dalam Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) maupun Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Sebagai orang tua, dia mengaku tidak tega melihat penyakit yang diderita anaknya dan ingin buah hatinya dirawat lagi di rumah sakit. Namun sang suami yang seharusnya memberikan semangat, malah pergi meninggalkan keluarga. "Saya ingin anak saya bisa sembuh dan mendapatkan perawatan medis. Tapi mau bagaimana lagi, ongkos untuk mengantar ke rumah sakit saja tidak ada apalagi mau dirawat dalam waktu yang lama. Jadi mau tidak mau perawatan di rumah saja," ujarnya.(try-31)

Read More

TNI mulai lakukan operasi tertutup di Sitaro & Talaud
by fadjrin haryanto - 0


Tim intelejen TNI/Polri turun awasi ISIS dari 
Filipina, pelabuhan jadi target pengawasan



Gambar yang diambil dari video rekaman kelompok Abu Sayyaf dan dikeluarkan oleh kelompok ekstrimis ISIS ini menunjukkan para militan menyatakan sumpah setia kepada pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi dalam suatu upacara di Basilan, kepulauan Sulu, Filipina.(foto: Pusat Internasional Riset Kekerasan Politik dan Terorisme, Singapura.)


MELONGUANE,SMCOM,—Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Melonguane, Letkol (Mar) Moh Maftukin mengatakan, pihak TNI telah mengantisipasi kegiatan terorisme ISIS yang berhubungan dengan teroris di Filipina.  Menurut Maftukin, sebelum pemberlakuan darurat militer di Kota Marawi di Filipina, pihak TNI telah mengantisipasi hal tersebut dengan beberapa operasi tertutup dan menempatkan sejumlah personil intelijen di wilayah perbatasan NKRI dengan Filipina sebagai negara tetangga yang diusik teroris.  Bahkan, Maftukin menyatakan jika negara tetangga tersebut merupakan basis ISIS di Asia Tenggara yang perlu diwaspadai. "Intinya kita tetap mengantisipasi hal tersebut. Di sejumlah titik telah kita tempat personil rahasia. Jika ada orang, kelompok atau aktivitas mencurigakan akan kami tindak. 

Kita mem-back up tugas kepolisian, karena sifat TNI adalah BKO polisi. Sejumlah pelabuhan tikus atau pos yang rawan disusupi juga kami awasi. Pihak bandara dan syahbandar juga terus berkoordinasi dengan kami. Di Talaud sudah banyak tim intelijen TNI yang turun, tapi tidak kami publikasikan atau tertutup, hanya kita yang tahu. Ini juga menindaklanjuti pernyataan Panglima TNI 6 bulan lalu, bahwa Filipina adalah basis ISIS di Asia Tenggara," tukas Maftukin, Sabtu (27/5) akhir pekan lalu. Ditambahkan Maftukin, patroli laut dari sejumlah KRI di perairan perbatasan juga intensif dilakukan. Penempatan personil intelijen juga tetap dirahasiakan guna mencegah kebocoran informasi dan prosedur lainnya. Untuk itu, TNI/Polri mengimbau kepada masyarakat dan semua pihak untuk waspada dan dapat bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Aparat penegak hukum juga senantiasa siap siaga dalam tugas dan tanggung jawabnya.

Sebelumnya, Kapolres Talaud, AKBP Hendra Sukaca melalui Kasubag Humas Iptu Stenly Sarempa kepada wartawan menyampaikan, sebagai informasi bahwa Presiden Filipina telah memberlakukan Darurat Militer di Kota Marawi wilayah Kepulauan Mindanao Filipina yang berbatasan langsung dengan Pulau Marore Kabupaten Kepulauan Sangihe (berjarak 7 jam), sedangkan untuk Pulau Miangas berjarak 11 jam ke kepulauan yang dikuasai oleh MLIF (MORO LIBERAL ISLAMIC FRONT) dan 8 jam menuju Kota Melonguane. 

Berdasarkan fakta di lapangan, kelompok jaringan teroris yang tergabung Abu Sayyaf, MLIF, Teroris Mindanao sudah berafiliasi dengan ISIS dan rencana membangun kekuatan di Asia Tenggara dengan tujuan Kota Kepulauan Marawi sebagai basisnya. Dengan dilakukannya operasi militer besar besaran oleh Pemerintah Filipina, saat ini Pulau Marawi sudah terkepung, dan ada kemungkinan anggota kelompok teroris ini mempersiapkan diri untuk melarikan diri, dimana jalan lolos satu satunya adalah ke daerah utara NKRI yaitu Sangihe atau Talaud. "Mengantisipasi akan hal ini kita perlu melakukan pengawasan optimal di pintu masuk pelabuhan, baik yang resmi maupun yang tidak resmi, pengawasan perahu motor baik datang maupun pergi dan berbendera asing maupun tidak dari perbatasan Filipina ke teritorial NKRI wilayah Resort Talaud. 

Polisi sektor perbatasan dimintakan untuk melakukan pengawasan ekstra. Babinkamtibmas dipacu berdayakan informasi masyarakat dan berikan pemahaman kaitan program mengantisipasi radikalisasi yang berafiliasi dengan ISIS. Mengantisipasi 96 warga Indonesia yang diduga telah mengikuti pelatihan teroris dan sudah bergabung dengan ISIS, membangun komunikasi dengan TNI dan bertukar informasi, mewaspadai nelayan perbatasan yang masih ada hubungan emosional dengan teman-teman bahkan warga di daerah Mindanao, memberikan pemahaman pada Toga, Tokmas dan Todat serta masyarakat itu sendiri, termasuk meminta masyarakat segera melaporkan segala kemungkinan dan kecurigaan serta informasi yang ditemukan di wilayah atau lapangan terkait adanya pergerakan teroris ISIS," kata Sarempaa. 

Sementara itu, menyusul ditetapkannya darurat militer di wilayah Mindanao Filipina pada tanggal 23 Mei 2017 oleh Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, maka Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Filipina mengeluarkan edaran bernomor 379/01/2017. Dalam surat edaran itu menghimbau agar kepada Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah Minadao satu diantaranya untuk tidak berpergian keluar kota, wilayah berbahaya atau rawan konflik. Menindaklanjuti surat tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kabupaten Sangihe, LH Makagansa SIP ketika dikonfirmasi harian ini mengatakan, selaku instansi teknis pihaknya langsung memantau hadirnya orang asing masuk Sangihe.  Lokasi strategis, kata Makagansa, di antaranya pelabuhan. “Jadi saat ini di Negara Filipina diberlakukan darurat militer, dan untuk mengantisipasi jangan sampai ada pelarian terutama saudara-saudara kita yang saat ini berada di Filipina yang akan lari ke daerah kita, maka antisipasi kami akan melakukan pemantauan terutama pada pelabuhan- pelabuhan lokal yang ada di pesisir yang ada di Kabupaten Sangihe,” ujar Makagansa.

Lanjut dikatakannya, apalagi Kabupaten Sangihe berada di ujung utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) rentan terhadap ancaman masuknya paham radikalisme dan kelompok ISIS. Pasukan TNI dan Polri perketat penjagaan keamanan wilayah Sulawesi Utara (Sulut) di Pulau Miangas, Marore dan Pulau Karatung, berbatasan negara tetangga Filipina Selatan, dengan melakukan operasi rutin. "Yah, benar kapal Selam TNI AL KRI Nanggala 401 yang dikomandani mayor Laut (P) Yulius Azz Zaenal, saat ini berada di perairan laut perbatasan Indonesia dan Filipina. Tapi, ini operasi rutin sepanjang tahun," kata Penjabat sementara Kepala Dinas Penerangan Pangkalan VIII TNI AL, Mayor Laut (P) Dedy Irawan Eko Cahyono, di Manado, Minggu (28/5).

Menurut Dedy, selain kapal selam KRI KRI Nanggala 401, ada juga kapal perang KRI TNI AL lainnya posisinya berada diperbatasan. Pinsipnya yang dilakukan TNI AL melakukan operasi sepanjang tahun mengamankan yuridiksi nasional Indonesia. "Terkait dengan kegiatan diperbatasan tentunya itu sebuah dinamika dilapangan, dimana hal tersebut ada kerja sama pengamanan perbatasan dengan negara tetangga yg berbatasan laut," ujarnya. Disentil penempatan kapal Selam KRI Cakra bertalian dengan insiden di Marawi City Filipina, Dedy mengatakan, bahwa tugas timnya ialah menjaga keamanan wilayah perbatasan dan hal itu rutin dilakukan.(debe/try01/miol)

Read More

Polres Minsel jaring 724 tilang dan 56 teguran
by fadjrin haryanto - 0


Caption: OPERASI Patuh Samrat 2017 yang digelar Polri dan TNI
berhasil menjaring banyak pelanggaran.(foto: hms/plda)

AMURANG,SMCOM-Operasi Kepolisian Terpusat “Patuh Samrat – 2017” yang dilaksanakan seluruh jajaran Polri selama 14 hari telah selesai dilaksanakan. Untuk Polres Minsel sendiri berhasil mencetak 724 lembar kertas tilang dan 56 teguran. Kapolres Minsel, AKBP Arya Perdana SH SIK MSi, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa perolehan nominal jumlah tilang ini diyakinkan akan menekan angka kecelakaan lalulintas serta menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas setiap hari.

“Berdasarkan data jumlah tilang sebanyak 724 lembar ini diharapkan nantinya akan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam berlalulintas guna menekan angka kecelakaan lalulintas,” ungkap Kapolres. Dari data rekapitulasi, pelanggaran lalulintas didominasi oleh kendaran roda empat jenis mobil dan kendaraan khusus sejumlah 432 lembar tilang, sedangkan roda dua atau sepeda motor sejumlah 292 lembar tilang.(rob)
Read More

Penerimaan terpadu Polri 2017 diperketat
by fadjrin haryanto - 0


PESERTA seleksi penerimaan terpadu anggota Polri menjalani tes sistem CAT,
yang diawasi oleh pengawas internal dan eksternal.(foto: hms/plda)


MANADO,SMCOM—Polda Sulut bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Nasional dan Universitas De La Salle menggelar ujian akademik penerimaan terpadu anggota Polri tahun 2017. Kegiatan ini merupakan rangkaian seleksi penerimaan terpadu anggota Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Ujian yang dipusatkan di Kampus Unika De la Salle, Kombos Manado, dimulai tanggal 26-29 Mei 2017 yang diawali dengan ujian Calon Taruna (Catar) Akpol, selanjutnya Calon Siswa (Casis) Bintara dan Casis Tamtama. Ujian digelar di Kampus De La Salle, karena kampus tersebut menyediakan fasilitas tes berupa computer dengan system CAT (Computer Assisted Test).

Dijelaskan Dekan Fakultas Teknik De La Salle, Debby Paseru ST MMSI MEd, peserta melakukan tes akademik langsung melalui komputer. “Jadi soal yang kami peroleh langsung dari Dinas Diknas, kemudian kami input ke server kami, dan dari server menyebar ke jaringan masing-masing komputer para peserta,” jelasnya. Ditambahkannya, setiap peserta akan memiliki soal yang berbeda-beda, karena soal-soal diacak oleh komputer. “Jadi potensi kecurangan maupun menyontek tidak ada. Begitu peserta selesai mengisi jawaban, nilainya langsung keluar. System CAT ini sangat mendukung sekali prinsip penerimaan Polri yang transparan,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Tim Ujian Akademik, Kombes Pol Sambodo menjelaskan, bahwa Polda Sulut sudah menjalin kerja sama dengan Universitas Katolik De La Salle sejak tahun 2014. Menurutnya, untuk system CAT ini baru diterapkan 3 tahun terakhir. Pada Jumat (26/5) lalu, sebanyak 20 orang Catar mengikuti tes akademik, yang diawasi oleh pengawas internal dan eksternal.

“Kalian disiapkan untuk menjadi pimpinan Polri, makanya harus dipersiapkan dari sekarang, usahakan menjadi yang terbaik. Berdoa dan berusaha, kalau memang rejekimu, takdirmu menjadi taruna akpol, ya jadi,” ungkap Sambodo yang juga menjabat Kepala Biro (Karo) Perencanaan dan Anggaran (Rena) Polda Sulut itu. Sebelum pelaksanaan tes, seluruh peserta yang hadir termasuk panitia melaksanakan doa bersama bagi 3 anggota Polda Metro Jaya yang gugur, saat melaksanakan tugas di Kampung Melayu Jakarta pada 24 Mei 2017 lalu.(rob)
Read More

Gagasan dan ide GSVL-Mor kerap dilirik Pemerintah Pusat
by fadjrin haryanto - 0


Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE.


TIKALA,SMCOM—Gagasan serta ide dua pimpinan Kota Manado yakni Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL) dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, kerap dilirik dan menjadi perhatian pemerintah pusat. Kali ini mengatasi permasalahan sampah di Kota Manado mendapat perhatian Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Direktorat PPLP Ditjen Cipta karya (PUPR) dengan memberikan bantuan Tempat Pembuangan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

Dikatakan Walikota GSVL belum lama ini, jika Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di Sumompo, sudah tidak memadai, Jadi dibutuhkan area lagi untuk mengatasi sampah yang ada di Kota Manado yang semakin hari semakin banyak.

“Kita sudah mendapat bantuan dari Kementerian PUPR. Jadi saya berharap pembangunan TPS 3R yang akan dibangun di kelurahan bisa mengatasi masalah sampah selama ini. Untuk itu, saya mengajak masyarakat Kota Manado untuk selalu taat dan memahami betul waktu yang tepat untuk membuang sampah pada tempatnya dan sesuai dengan jam yang sudah ditentukan. Jadilah warga Manado yang lebih cerdas,” tutur Walikota GSVL.

Diketahui, usulan Pemkot Manado untuk mendapatkan bantuan TPS 3R direspon positif pemerintah pusat, untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Manado. Hal ini dibuktikan dengan diundangnya Walikota GSVL untuk menandatangani perjanjian kerjasama infrastruktur berbasis masyarakat di Sanur Paradise Hotel, Bali bersama Dirjen Cipta Karya/Direktur PPLP dengan beberapa Bupati dan Walikota, Selasa (23/5) lalu.(eres)

Read More

Pengusaha hiburan malam diminta hormati bulan puasa
by fadjrin haryanto - 0

DEKOT Manado mengingatkan para pengusaha hiburan malam agar mematuhi
 jam operasional kegiatan saat masa-masa puasa sesuai dengan aturan.(foto: dok) 

MANADO,SMCOM—Wakil Ketua Komisi A Dekot Manado Robert Ronald Tambuwun memperingatkan kepada seluruh pengusaha tempat hiburan untuk menghormati bulan puasa, dimana umat muslim tengah melaksanakan ibadah mereka. Menurut Tambuwun, penghormatan tersebut adalah dengan mengikuti aturan yang telah tertera jelas di dalam Peraturan Daerah, terkait jam operasional tempat hiburan malam saat hari-hari besar keagamaan. "Saya minta jangan sampai ada pelanggaran aturan lagi ya. Karena ini sudah jelas tertera dan diatur dalam peraturan daerah," tegas Tambuwun. 

Tambuwun sendiri mengungkapkan, pihak akan melakukan kunjungan lapangan secara mendadak, untuk mengecek ketaatan para pengusaha tempat hiburan, apakah sudah menuruti aturan yang berlaku. "Jadi jangan salahkan siapa-siapa kalau kemudian ada sanksi yang diberlakukan jika kedapatan melanggar aturan," tutur politisi Hanura tersebut. Sementara itu, Pemkot Manado melalui Dinas Pariwisata Manado, sudah mengeluarkan surat edaran Nomor D.14/PAR/121/2017 tentang penutupan sementara. Surat ini ditujukan bagi pelaku usaha tempat hiburan berupa pub, cafe, discotik, bar, karoeke, spa dan panti pijat yang ada di Manado. 

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Manado, Hendrik Warokka SPd DEA mengatakan, jika dalam surat edaran itu dijelaskan akan masa tutup tempat hiburan sementara yang berlaku sejak tanggal 24-26 Mei karena bulan Puasa dan dapat membuka usaha kembali pada tanggal 27 Mei. “Usaha dunia malam juga akan ditutup pada tanggal 24-26 Juni sehubungan dengan hari raya Idul Fitri. Usaha bisa dibuka kembali pada tanggal 27 Juni,” jelas Warokka.

Ditegaskan Warokka, jam operasional untuk dunia hiburan pun ikut diberlakukan sepanjang bulan Puasa ini. Adapun untuk usaha hiburan malam, cafe dan bar hanya bisa sampai jam 01.00 Wita. Lalu usaha karoeke berlaku sampai pukul 23.00 Wita dan usaha spa serta panti pijak hingga pukul 20.00 Wita. “Jika pelaku usaha ini tidak mematuhi usrat edaran ini, maka sanksi tegas beruka pembekuan ijin sementara usaha. Jadi kami harap ada pengertian bagi pelaku usaha untuk menghormati umat Muslim yang menjalani ibadah puasa,” tambah Warokka.(ren/efh)
Read More

GSVL: Pasar Bersehati bakal jadi pasar tradisional yang nyaman
by fadjrin haryanto - 0

WALIKOTA Manado GSVL bersama dirut PD Pasar Alfrets Ferry Keintjem , saat menghadiri penyerahan
hanggar Pasar Bersehati melalui Disperindag Manado ke PD Pasar Manado.(foto: humas/pemkotmanado)  

WENANG,SMCOM—Kenyamanan untuk masyarakat Manado, khususnya bagi para pembeli dan pedagang menjadi perhatian serius Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA (GSVL).  Dimana peningkatan fasilitas di Pasar Bersehati Manado Kelurahan Calaca Kecamatan Wenang, terus dilakukan. Hal ini  bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli dalam melakukan transaksi belanja. Hal itu dibuktikan dengan selesainya pembangunan hanggar yang terletak di belakang pasar tertua di Manado itu. Walikota GSVL dalam sangat menyambut baik penyerahan hanggar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Disperindag kepada Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado.  Menurut GSVL, dengan dibangunnya hanggar dengan semua fasilitas dalam pasar, akan menjadikan Pasar Bersehati sebagai pasar tradisional yang nyaman. “Saya berharap hanggar ini dimanfaatkan sebaik mungkin, serta dijaga dan dipelihara. 

Karena, hanggar ini dibangun pemerintah, tentunya untuk kenyamanan semua yang ada di pasar, baik pedagang maupun masyarakat sebagai pembeli. Mudah-mudahan dengan adanya hanggar ini, aktifitas jual beli di Pasar Bersehati berjalan lancar. Terima kasih saya kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta PD Pasar Manado silahkan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tutur Walikota GSVL. Dalam kesempatan itu, Walikota GSVL kembali mengingatkan tentang rencana Pemkot Manado membangun terminal Pasar Bersehati di Kali Mas. Pembangunan terminal ini akan dilakukan pada semua pasar tradisional di Kota Manado. Seperti pembangunan terminal Pasar Bahu yang nantinya dipindahkan di kawasan Kayu Bulan Malalayang, terminal Pasar Tuminting dipindahkan ke Kelurahan Pandu, Pasar Pinasungkulan dan Pasar Paal Dua.

“Kedepan, alur angkutan kota akan kita buat dari terminal ke terminal. Dan semuanya mengarah ke terminal Pasar Bersehati yang akan dibangun di Kali Mas. Karena, ada dua pasar yang akan kita pindahkan dan segera dibangun yaitu Pasar Bahu yang dipindahkan ke Kayu Bulan serta Pasar Tuminting yang akan dipindahkan ke Pandu,” tandas Walikota GSVL, belum lama ini. Walikota GSVL menjelaskan, jumlah lapak yang dibangun untuk ditempati pedagang Pasar Bersehati sebanyak 72 lapak. Selain itu, diserahkan pula lampu dan peralatan lainnya. 

Sehingga, diharapkan fasilitas yang dibangun itu bisa mendukung terciptanya pasar yang lebih baik dalam mendukung program pembangunan di Kota Manado. Sementara, Direktur Utama PD Pasar Ferry Keintjem berjanji untuk memanfaatkan hanggar Pasar Bersehati sesuai peruntukannya. “Terima kasih kepada pemerintah Kota Manado untuk pembangunan hanggar ini, dan kami akan memanfaatkan hanggar ini untuk kepentingan bersama dalam rangka memperlancar aktifitas jual beli disini,” tandas Keintjem. 

Kepala Disperindag Kota Manado Ir Meisye Wollah, dalam laporannya mengatakan hanggar Pasar Bersehati tersebut dibangun dengan menggunakan dana bantuan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp2.5 Miliar. “Perlu kami laporkan bahwa pembangunan hanggar di Pasar Bersehati ini sudah selesai kami bangun dengan menggunakan DAK. Saat ini kami menyerahkan hanggar ini kepada PD Pasar dan selanjutnya digunakan untuk aktifitas di Pasar Bersehati,” tutup Wollah.(boy)
Read More