Berita Terbaru

Slider Area

Politik Pemerintahan

Olahraga

Minahasa Utara

Sunday, February 18, 2018

Esok Ratusan Buruh Turun Jalan, SPSI Siap Mati
by wepe - 0



Kendaraan yang bakal digunakan kaum buruh besok


Bitung—Gertakan SPSI rupanya bukan isapan jempol semata. Setelah, Perusahaan dan Pemkot Bitung tidak mampu memenuhi tuntutan dari karyawan PT Delta Pasifik soal di pecatnya 512 karyawan yang dilaksanakan di DPRD pekan lalu, kini saatnya kaum buruh bergerak.
Read More

MM-HH terlihat “mesra” di GMIM Tasik
by wepe - 0


Ir Maurits Mantiri dan Hengky Honandar duduk paling Pojok


Bitung—Sejumlah jemaat yang datang beribadah Ibadah Sukur Hut yang ke 39 di Jemaat GMIM Tasik Tiberias Madidir Ure Wilayan Bitung satu yang dirangkaikan dengan  peneguhan Vikaris ke Pendeta Pelayanan Pdt. Meinhard Saruan, S.Th. 

Read More

Saturday, February 17, 2018

PKPI Tak Lolos pemilu 2019, DPK Bitung PD
by wepe - 0


Pimpinan DPK PKPI saat Rapat di Ruangan Ketua DPRD Bitung baru lalu.

Bitung—Tak Lolosnya Partai Persatuan dan Kesatuan Indonesia (PKPI) sebagai partai Peserta Pemilihan Umum 2019 yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (17/02) pagi tadi, tak membuat Dewan Pimpinan Kota (DPK) PKPI berkecil hati bahkan percaya diri (PD) partainya lolos dalam pemilu 2019.
Read More

Thursday, February 15, 2018

Lumingkewas: MIS Sudah 2 Tahun Tidak Membayar Retribusi APAR
by Frani Bagawie - 0

THEODORE Lumingkewas.
AIRMADIDI SMCOM--Setiap usaha perhotelan, restoran, rumah makan dan sebagainya, wajib memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dari sini, maka pemerintah pun akan melakukan penarikan retribusi APAR guna mendongkrak sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun sayangnya, tidak semua pelaku usaha membayar retribusi APAR ini.

Buktinya, Kasat Pol PP dan Damkar Minut, Drs Theodore Lumingkewas STTP mengakui jika sampai saat ini Manado Internasional School (MIS) yang berada di Kecamatan Kalawat, sudah 2 tahun tidak membayar retribusi APAR. "Sudah 2 tahun mereka tidak membayar retribusi APAR. Jika ditotal ada Rp12 juta yang belum dibayarkan. Sebab setiap tahun, mereka atau MIS itu wajib membayar Rp1 juta setiap tahunnya," ungkap Lumingkewas kepada wartawan, Kamis 15 Februari 2018.

Lanjut dikatakan Lumingkewas jika pihaknya sudah beberapa kali menyurat ke pihak managemen MIS, namun ada saja alasan yang disampaikan. Salah satu alasan dari managemen MIS adalah masih dalam proses keuangan dari pihak sekolah. "Kami memang sudah beberapa kali menyurat pada tahun kemarin, tapi alasan dari mereka adalah masih dalam proses pengurusan keuangan," tandas Lumingkewas.

Ditambahkan Lumingkewas, jika dalam waktu dekat ini pihak MIS belum bisa melakukan pembayaran retribusi APAR, maka proses sesuai hukum akan diberlakukan pihaknya. "Tiap tahun jika tidak membayar maka akan dikenakan denda 2% dari total Rp6 juta yang wajib dibayar. Jika tidak dibayarkan, maka sanksi hukumnya jelas yakni pidana hukuman badan," tambah Lumingkewas.(lee)
Read More

Wednesday, February 14, 2018

Pemkab Minut Rayakan Hari Valentine Lewat Kegiatan Donor Darah
by Frani Bagawie - 0

BUPATI Minut saat melakukan pengukuran darah sebelum mendonorkan darah.(foto:glen/smcom)
AIRMADIDI SMCOM--Pemkab Minut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut dan PMI Minut, turut merayakan hari kasih sayang atau Valentine Day mengadakan kegiatan bakti sosial dalam bentuk donor darah guna membantu sesama manusia yang membutuhkan. Kegiatan donor darah ini yang dilaksanakan di pendopo kantor Bupati, 14 Februari 2018 ini turut dihadiri oleh Bupati Minut Vonny A Panambunan bersama jajarannya.

Selain kegiatan donor darah, Pemkab Minut juga turut membagikan ucapan selamat lewat kartu Valentine ataupun memberikan coklat di hari Valentine.

Bupati Minut VAP saat membuka kegiatan tersebut mengatakan dengan kemanusian, oleh karena itu di hari kasih sayang ini Pemkab Minut bekerjasama dengan PMI Minut untuk mengadakan bakti sosial dalam ini aksi donor darah. “Kami menyadari bahwa setetes darah sangat berarti bagi kemanusian. Membantu orang yang sangat memerlukan darah adalah sikap yang mulia dan peduli dengan sesama. Oleh karena itu Pemkab Minut di hari kasih sayang ini bukannya berbagi coklat malah berbagi darah sebagai hadiah bagi yang memerlukannya di hari Valentine ini,” ujar Panambunan.

Diketahui dalam aksi donor darah yang dilakukan Pemkab Minut tersebut  ratusan kantong darah siap digunakan bagi yang membutuhkan. "Saya tahu ini donor darah semuanya diberikan karena ada kasih sayang, dari kita semua. Terlebih saya VAP mengapresiasi Dinas kesehatan yang telah mengadakan kegiatan aksi donor darah tersebut," tambah VAP.

Sementara itu juga Ketua PMI Minut yang juga Wakil Bupati Minut Ir. Joppi Lengkong melalui Sekertaris PMI Minut Melky Mewengkang memberikan apresiasi atas kerjasama dan bentuk kepedulian yang nyata dari Pemkab Minut dengan aksi sosial donor darah ini. Dalam aksi sosial tersebut, terkumpul sebanyak 68 kantong kantong darah. "PMI Minut sejak tahun kemarin sampai saat ini sudah mulai ada peningkatan dalam menyiapkan stok darah. Hal ini dikarenakan hampir setiap kegiatan dari masyarakat, selalu diadakan aksi donor darah dan hampir setiap bulan meningkat diatasi 200 kantong darah perbulan. Ini karena banyak kegiatan masyarakat selalu melakukan aksi sosial donor darah,” ujar Lengkong.(lee)
Read More

Disnaker Minut Siap Berikan Bantuan Bagi Pelaku Usaha UKM
by Frani Bagawie - 0

JOSEPH Aliks.
AIRMADIDI SMCOM--Sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk memajukan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Minut, maka Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Minut akan memberikan bantuan bagi pelaku usaha yang ada di di daerah itu. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Disnaker Minut, Joseph Aliks kepada wartawan, 14 Februari 2018. "Bantuan ini diberikan bukan pada kelompok usaha, melainkan perorangan," ujar Aliks.

Dikatakan Aliks, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pendataan kepada pelaku UKM yang layak mendapatkan bantuan. Bantuan ini berasal dari APBD 2018. "Bantuan akan diberikan sesuai dengan jenis usaha. Jadi misalnya individu itu memiliki profesi sebagai penjahit, maka akan mendapatkan bantuan mesin jahit," ungkapnya.

Ditambahkan Aliks, pemberdayaan usaha kecil menjadi prioritas Disnaker Minut. Sebab ini sesuai dengan visi dan misi dari Bupati Minut Vonny A Panambunan yang siap mensejahterakan masyarakat Minut. "Di SKPD ini, kami tidak hanya melayani soal tenaga kerja, tapi juga menyangkut koperasi dan UKM. Jadi apa yang sudah diprogramkan ibu Bupati yakni mensejahterakan rakyat Minut, itu akan kami laksanakan lewat bantua kepada UKM seperti ini," tambah Aliks.(lee)
Read More

Lengkong Setuju Minut Ada Pemekaran Desa
by Frani Bagawie - 0

WAKIL Bupati Minut Joppi Lengkong.
AIRMADIDI SMCOM--Dicabutnya moratorium pemekaran desa, menjadi angin segar bagi Pemkab Minut untuk melakukan pemekaran desa. Hal ini pun langsung mendapat dukungan dari Wakil Bupati Minut Ir Joppi Lengkong. "Saya sangat setuju jika pemekaran desa perlu dilakukan di Minut, apalagi moratoriumnya sudah dicabut," ujar Lengkong kepada wartawan, Selasa 13 Februari 2018.

Di Minut saat ini memiliki 125 desa. Sebagian besar desanya sudah berkembang dan sesuai dengan persyaratan untuk dilakukan pemekaran. "Jumlah penduduk di beberapa desa di Minut sudah sangat sesuai dengan persyaratan pemekaran desa. Pemekaran ini pun menjadi program kerja dari Bupati dan saya sebagai Wakil Bupati Minut saat terpilih beberapa waktu lalu," kata Lengkong.

Menurut Lengkong, dengan adanya pemekaran desa maka pelayanan pemerintah kepada masyarakat akan semakin baik dan dekat. Demikian juga bantuan Dana Desa bisa lebih bertambah sehingga pembangunan akan merata serta jumlah perangkat desa semakin bertambah. "Tak hanya desa, pemekaran juga sebaiknya dilakukan pada tingkat kecamatan," tambah Lengkong.

Kepala Dinas Sosial dan PMD Minut, Cakrawira Gundo mengatakan jika pihak siap melakukan pemekaran jika itu ada usulan dari pemerintah desa. "Kalau ada usulan, pasti akan kami tindaklanjuti jika ingin dimekarkan. Namun persyaratannya yakni sedikit 3.000 jiwa atau 600 kepala keluarga," tambah Gundo.(lee)
Read More

Kapolres: Tidak Ada Ajaran Radikalisme di Likupang
by wepe - 0

Kapolres Minut dan Bupati saat memberikan keterangan soal Provokasi dari oknum anggota dewan



AIRMADIDI SMCOM--Adanya pernyataan dari Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Netty Agnes Pantow (NAP) soal adanya gerakan radikalisme di wilayah Desa Maen Kecamatan Likupang Timur dan Desa Munte Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minut, langsung dibantah oleh Kapolres Minut, AKBP Alfaris Patiwael. "Tidak benar ada gerakan paham radikalisme di Likupang sesuai dengan pernyataan ibu Netty Pantow," ujar Kapolres kepada wartawan, Selasa 13 Februari 2018.
Read More